6 Cara Memotivasi Anak di Sekolah agar Tidak Mudah Menyerah dan Tetap Percaya Diri

Retno Anggraini | Beautynesia
Kamis, 12 Feb 2026 18:00 WIB
5. Bekerja Sama dengan Guru
Komunikasi orang tua dan guru dibutuhkan agar dukungan belajar tetap konsisten/Foto: Freepik.com

Setiap anak menghadapi tantangan yang berbeda di sekolah, mulai dari kesulitan akademik hingga tekanan sosial. Untuk mengatasi hal tersebut, ada beberapa cara memotivasi anak yang bisa dilakukan agar mereka mampu menghadapi tantangan belajar dengan sikap yang lebih positif.

Motivasi belajar anak tidak tumbuh begitu saja, melainkan dipengaruhi oleh lingkungan di rumah dan di sekolah. Dengan pendekatan yang tepat, orang tua dapat membantu anak menghargai proses belajar, menerima kegagalan, serta membangun rasa percaya diri.

Enam langkah sederhana berikut dapat diterapkan untuk mendukung anak agar tetap kuat secara mental dan konsisten menjalani aktivitas sekolah.

1. Membangun Rutinitas Terstruktur

Rutinitas yang teratur membantu anak merasa aman, fokus, dan lebih siap menghadapi aktivitas sekolah setiap hari.
Rutinitas harian yang teratur membantu anak agar lebih fokus/Foto: Freepik.com/Freepik

Rutinitas harian yang konsisten, seperti jadwal bangun tidur, belajar, bermain, dan istirahat, berperan besar dalam membuat anak lebih termotivasi. Struktur yang jelas membantu anak memahami apa yang diharapkan dari dirinya, sehingga mengurangi rasa cemas dan kebingungan.

Melansir Oxford Summer Courses, rutinitas juga membantu anak mengembangkan disiplin diri. Ketika anak terbiasa menjalani hari dengan pola yang teratur, mereka akan lebih mudah mengelola waktu dan merasa lebih percaya diri saat menjalani kegiatan sekolah.

2. Terlibat dalam Kegiatan Sekolah

Keterlibatan orang tua dalam kegiatan sekolah dapat meningkatkan motivasi dan rasa percaya diri anak.
Keterlibatan orang tua dalam aktivitas sekolah membuat anak merasa didukung/Foto: Freepik.com/prostooleh

Menghadiri acara sekolah, mendukung kegiatan ekstrakurikuler, atau sekadar menanyakan aktivitas anak di kelas merupakan cara yang sederhana, tapi berdampak besar. Anak akan merasa diperhatikan dan dihargai.

Dukungan orang tua membantu anak merasa sekolah adalah ruang yang aman untuk berkembang. Perasaan didukung ini membuat anak lebih berani mencoba hal baru dan tidak mudah menyerah.

3. Menghargai Usaha, Bukan Hanya Hasil

Menghargai usaha anak dalah cara memotivasi anak agar tidak mudah menyerah/Foto: Freepik.com/prostooleh

Salah satu cara memotivasi anak di sekolah yang efektif adalah memberi penghargaan pada usaha anak, bukan hanya nilai atau prestasi akhir. Pujian atas kerja keras dan ketekunan membuat anak merasa proses belajarnya berarti.

Pendekatan ini membantu anak membangun growth mindset. Anak belajar bahwa kemampuan bisa berkembang, sehingga mereka lebih percaya diri dan tidak takut menghadapi tantangan.

4. Menormalisasi Kegagalan

Menormalisasi kegagalan membantu anak melihat kesalahan sebagai bagian dari proses belajar, bukan alasan untuk berhenti mencoba.
Menormalisasi kegagalan membantu anak agar belajar dari kesalahan/Foto: Freepik.com/Freepik

Melansir Child Mind Institute, gagasan bahwa kegagalan dapat digunakan untuk menciptakan peluang baru ternyata didukung oleh penelitian dari Universitas Stanford. Penelitian tersebut menemukan bahwa anak yang dipuji atas usahanya cenderung lebih mau bekerja keras dan tidak mudah menyerah.

Sebaliknya, anak yang takut gagal justru lebih mudah merasa putus asa saat melakukan kesalahan, bahkan cenderung berhenti mencoba alih-alih belajar memperbaiki cara belajarnya.

Jika orang tua ingin terus memotivasi anak untuk belajar dengan sungguh-sungguh, salah satu langkah terbaik adalah membangun budaya keluarga yang menerima bahwa kegagalan adalah hal yang wajar.

Meski begitu, hindari terlalu berfokus pada kegagalan anak dan bantu mereka mengenali proses belajar di balik kesalahan tersebut serta mencari cara untuk memperbaikinya di kesempatan berikutnya.

5. Bekerja Sama dengan Guru

Komunikasi orang tua dan guru dibutuhkan agar dukungan belajar tetap konsisten/Foto: Freepik.com

Dalam hal motivasi anak di sekolah, guru memiliki pemahaman yang sangat baik mengenai perkembangan akademik anak, strategi perilaku yang paling efektif, serta pendekatan belajar yang sesuai dengan kebutuhan mereka.

Melalui komunikasi yang terbuka dengan guru, orang tua bisa mendapatkan banyak wawasan tambahan tentang cara mendampingi anak agar tetap termotivasi. Keselarasan antara dukungan di sekolah dan di rumah membuat anak merasa diperhatikan secara menyeluruh, sehingga kepercayaan diri dan semangat belajarnya pun terus terjaga.

6. Menggunakan Penguatan Positif

Penguatan positif membantu anak merasa dihargai, meningkatkan rasa percaya diri, dan memotivasi mereka untuk terus berusaha di sekolah.
Penguatan positif membantu anak lebih percaya diri/Foto: Freepik.com/pch.vector

Penguatan positif merupakan cara memotivasi anak di sekolah yang efektif karena berfokus pada penghargaan terhadap perilaku baik. Anak merespons dengan sangat baik penguatan sosial seperti pujian, pelukan, tos, atau bentuk apresiasi sederhana lainnya. Ketika anak merasa dihargai secara emosional, mereka akan lebih terdorong untuk mengulangi perilaku positif tersebut.

Laura Phillips, PsyD, seorang neuropsikolog klinis, menjelaskan bahwa anak mulai berusaha dan mencapai tujuan bukan semata-mata karena tuntutan, melainkan karena proses tersebut terasa menyenangkan bagi mereka.

Perasaan dihargai dan diterima inilah yang kemudian membangun motivasi dari dalam diri anak, sehingga mereka lebih percaya diri dan tidak mudah menyerah dalam menghadapi tantangan di sekolah.

Memotivasi anak di sekolah adalah proses yang membutuhkan kesabaran, konsistensi, dan empati. Dengan menerapkan cara-cara di atas, orang tua dapat membantu anak tumbuh menjadi pribadi yang tangguh, tidak mudah menyerah, dan percaya pada kemampuannya sendiri.

***

Ingin jadi salah satu pembaca yang bisa ikutan beragam event seru di Beautynesia? Yuk gabung ke komunitas pembaca Beautynesia, B-Nation. Caranya DAFTAR DI SINI!

(naq/naq)
Komentar
0 Komentar TULIS KOMENTAR
Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama memberikan komentar.

RELATED ARTICLE