6 Cara Menghemat Uang In This Economy yang Banyak Dipraktikkan Perempuan Cerdas
Harga kebutuhan pokok yang terus naik membuat banyak orang mulai memutar otak bagaimana cara menghemat uang agar pengeluaran tidak semakin membengkak. Mulai dari belanja bulanan, tagihan rumah, hingga kebutuhan sehari-hari terasa semakin mahal dibanding beberapa tahun lalu. Kondisi ini tentu membuat kita perlu lebih bijak dalam mengatur uang agar kondisi finansial tetap stabil.
Banyak perempuan cerdas berhasil menjaga kondisi keuangan lewat kebiasaan-kebiasaan sederhana yang dilakukan secara konsisten. Kira-kira kebiasaan apa saja yang dilakukan perempuan cerdas hingga berhasil bertahan in this economy? Yuk, simak 6 cara menghemat uang yang dilakukan perempuan cerdas agar pengeluaran lebih terkendali, sebagaimana telah dilansir dari The Queen Zone!
1. Belanja Pakaian Secondhand Berkualitas
![]() Belanja pakaian secondhand sebagai cara menghemat uang saat inflasi/Foto: Pexels.com/cottonbro studio |
Tren thrifting saat ini semakin digemari karena menawarkan banyak pilihan fashion berkualitas dengan harga jauh lebih murah dibanding produk baru. Bahkan banyak orang berhasil menemukan pakaian bermerek dengan kondisi yang masih sangat layak pakai.
Banyak pembeli cerdas yang saat ini memilih membeli barang preloved demi menghemat pengeluaran sekaligus mengurangi limbah tekstil. Jika dilakukan secara rutin, kebiasaan sederhana ini bisa memangkas anggaran belanja fashion tanpa harus mengorbankan gaya berpakaian.
2. Membuat Meal Plan Sebelum Belanja
Membuat meal plan sebagai cara menghemat uang saat inflasi/Foto: Magnific.com/benzoix
Tanpa rencana belanja yang jelas, kita sering kali tergoda memasukkan berbagai makanan ke dalam keranjang karena terlihat menarik. yang membuat banyak bahan makanan justru tidak terpakai hingga akhirnya terbuang. Kebiasaan kecil seperti ini bisa membuat anggaran belanja bulanan membengkak tanpa disadari.
Banyak perempuan cerdas memilih membuat meal plan sebelum pergi berbelanja. Dengan daftar belanja yang sudah disiapkan, kita lebih mudah fokus membeli kebutuhan yang benar-benar diperlukan.
Survei LendingTree 2025 menunjukkan bahwa 88 persen responden mengaku inflasi mengubah cara berbelanja bahan makanan. Tidak sedikit pula yang mulai menerapkan batch cooking atau memasak dalam jumlah besar agar tidak tergoda membeli makanan siap saji saat sibuk bekerja. Kebiasaan ini terbukti membantu menghemat uang sekaligus mengurangi food waste di rumah.
3. Menghentikan Langganan yang Tidak Terpakai
![]() Menghentikan langganan bulanan sebagai cara menghemat uang saat inflasi/Foto: Pexels.com/Jakub Zerdzicki |
Tagihan-tagihan bulanan bernominal kecil untuk layanan streaming, aplikasi premium, hingga membership gym sering kali menguras rekening kita secara diam-diam. Karena itu, sempatkan diri untuk mengecek mutasi rekening atau kartu kredit setiap beberapa bulan sekali. Jika menemukan langganan yang sudah tidak relevan dengan kebutuhan, segera hentikan.
Sebuah studi riset C+R Research 2024 mengungkapkan bahwa konsumen rata-rata mengira hanya menghabiskan sekitar 86 USD atau sekitar Rp1,5 juta untuk langganan, padahal angka riilnya bisa mencapai 219 USD sebulan atau sekitar Rp3,9 juta. Uang yang berhasil dihemat dari menghentikan langganan yang tidak terpakai bisa dialihkan ke dana darurat, tabungan, atau kebutuhan yang lebih penting.
4. Memanfaatkan Aplikasi Cashback dan Kupon Digital
|
Memanfaatkan aplikasi cashback sebagai cara menghemat uang saat inflasi/Foto: Magnific.com/rawpixel.com |
Saat berbelanja kebutuhan rumah tangga, jangan langsung mengabaikan promo yang tersedia. Banyak aplikasi belanja maupun platform cashback menawarkan potongan harga, poin, hingga pengembalian sebagian uang dari setiap transaksi.
Meski begitu, pastikan cashback tidak menjadi alasan untuk membeli barang yang sebenarnya tidak dibutuhkan. Gunakan promo hanya untuk produk yang memang sudah masuk daftar belanja.
Berdasarkan laporan Insider Intelligence 2023, sebanyak 67 persen konsumen di Amerika Serikat memanfaatkan kupon digital dan aplikasi cashback saat berbelanja. Banyak pengguna kemudian menukarkan poin yang terkumpul menjadi gift card untuk membantu mengurangi pengeluaran saat musim liburan atau kebutuhan tertentu.
5. Terapkan Aturan Menunggu Sebelum Membeli Barang
Aturan menunggu 48 jam sebagai cara menghemat uang saat inflasi/Foto: Magnific.com/tirachardz
Kemudahan belanja online lewat berbagai platform e-commerce membuat kita sangat rentan tergiur membeli barang-barang karena dorongan emosi sesaat. Tidak heran jika banyak dari kita akhirnya membeli barang yang sebenarnya tidak terlalu dibutuhkan hanya karena tergoda diskon, promo terbatas, atau tren di media sosial.
Salah satu kebiasaan yang banyak diterapkan perempuan cerdas adalah membuat aturan menunggu selama 48 jam sebelum membeli barang non-esensial. Jeda waktu ini membantu kita berpikir lebih rasional apakah barang tersebut benar-benar dibutuhkan atau hanya keinginan sesaat.
Sering kali, hasrat yang tadinya begitu membara untuk segera melakukan check-out keranjang belanjaan akan pudar dengan sendirinya setelah melewati beberapa hari pertimbangan. Jika setelah masa tunggu tersebut keinginan untuk membeli masih tetap kuat dan beralasan, kita bisa membelinya tanpa perasaan bersalah.
6. Menghemat Penggunaan Energi di Rumah
![]() Menghemat energi di rumah sebagai cara menghemat uang saat inflasi/Foto: Magnific.com/magnific |
Tagihan utilitas bulanan seperti listrik dan air tanpa disadari menyumbang porsi cukup besar dalam anggaran rumah tangga. Menurut U.S. Energy Information Administration (EIA), penggunaan energi untuk pemanas dan pendingin ruangan menyumbang sekitar 51 persen konsumsi energi rumah tangga. Selain itu, perangkat elektronik yang tetap tersambung ke listrik meski tidak digunakan juga dapat membuat tagihan listrik terus bertambah.
Penyesuaian kebiasaan kecil seperti mematikan lampu saat tidak digunakan, mencabut charger yang masih terpasang, atau menggunakan peralatan elektronik secara lebih efisien dapat membantu menekan biaya setiap bulan. Kita juga bisa mulai membiasakan diri mencuci pakaian menggunakan air dingin serta memaksimalkan pencahayaan alami di siang hari untuk menjaga pengeluaran tetap terkendali di tengah inflasi.
Kebiasaan finansial yang baik selalu dimulai dari keputusan-keputusan sederhana yang dilakukan secara konsisten. Melalui keenam strategi cerdas di atas, pengelolaan keuangan yang bijak bisa dijalankan dengan cara-cara yang menyenangkan, kreatif, dan tetap realistis. Yuk, terapkan mulai dari sekarang!
***
Mau jadi bagian dari Buzznesia Community di mana kamu bisa ikutan berbagai online dan offline event seru yang diadakan oleh Buzznesia/Beautynesia? Komunitas ini terbuka untuk umum, baik perempuan dan juga laki-laki, kami juga memiliki komunitas khusus untuk kamu yang masih berstatus mahasiswa/mahasiswi. Yuk, gabung ke Buzznesia Community. Caranya DAFTAR DI SINI!


