6 Ciri Kepribadian Orang yang Suka Nonton Kisah True Crime untuk Healing

Sri Purwantiningrum | Beautynesia
Sabtu, 04 Jul 2026 19:30 WIB
Cenderung Kurang Pandai Bersosialisasi
Ciri kepribadian orang yang suka nonton kisah true crime untuk healing/ Foto: Pexels/Doci

Bagi sebagian orang, menonton kisah kriminal terdengar mengerikan. Namun, data dari Edison Research menunjukkan sekitar 84 persen orang mengonsumsi media true crime untuk bersantai.

Neuropsikolog forensik Dr. Richard Lettieri, Ph.D., di laman Psychology Today, menjelaskan bahwa ketertarikan ini didasari keinginan bawah sadar manusia untuk menghadapi sisi gelap dari sifat alami kita secara aman. Menonton true crime membantu memahami batas antara kebajikan dan kejahatan tanpa membahayakan diri sendiri.

Melansir dari laman YourTango, jika kamu suka genre ini untuk healing, berikut adalah 6 ciri kepribadianmu menurut para pakar. Simak selengkapnya, yuk!

Suka Memecahkan Masalah yang Rumit

Ciri kepribadian orang yang suka nonton kisah true crime untuk healing/ Foto: Pexels/Ivan S

Bagi mereka, menonton true crime mirip seperti menyusun puzzle. Mereka memiliki jiwa detektif amatir yang kuat. 

Patricia Bryan, seorang Profesor Hukum dari UNC-Chapel Hill, mengonfirmasi bahwa unsur misteri dalam true crime mendorong penontonnya untuk memeriksa bukti dan mencari tahu sendiri apa yang sebenarnya terjadi. 

Mereka tertantang untuk berpacu dengan waktu demi menebak siapa pelaku aslinya sebelum akhir acara mengungkapkannya.

Mudah Stres dan Cemas

Ciri kepribadian orang yang suka nonton kisah true crime untuk healing/ Foto: Pexels/Tima Miroshnichenko

Di balik keseruan menonton, kebiasaan ini juga mencerminkan tingkat kecemasan yang cukup tinggi dalam diri seseorang. Menurut psikolog dari Cleveland Clinic, Dr. Chivonna Childs, Ph.D., paparan kisah kriminal yang intens bisa memicu kondisi kewaspadaan berlebih.

Didukung oleh studi dalam Resting Brain and Individual Differences, konsumsi berita negatif dapat meningkatkan stres. Hal ini juga membuat mereka cenderung sulit mempercayai orang lain di kehidupan nyata.

Selalu Waspada dan Ingin Merasa Aman

Ciri kepribadian orang yang suka nonton kisah true crime untuk healing/ Foto: Pexels/Vitaly Gariev

Survei mengungkapkan bahwa perempuan lebih banyak menyukai genre ini seiring dengan mereka yang juga lebih sering jadi korban kejahatan. 

Kriminolog, Dr. Scott Bonn, Ph.D., mengungkapkan bahwa tayangan true crime dimanfaatkan oleh para penonton perempuan sebagai sarana untuk mengelola rasa takut mereka akan kriminalitas. 

Mereka sengaja menonton untuk menyerap tips bertahan hidup dan belajar mendeteksi tanda bahaya dari orang asing. Dengan demikian, mereka merasa lebih siap dan berani dalam menjaga diri.

Rasa Ingin Tahu yang Tinggi

Ciri kepribadian orang yang suka nonton kisah true crime untuk healing/ Foto: Pexels/Vitaly Gariev

Sifat dasar dari kepribadian ini adalah rasa penasaran yang tinggi terhadap hal-hal yang tabu, tidak biasa, atau di luar batas normal masyarakat. Penyuka true crime didorong oleh rasa ingin tahu terhadap hal-hal yang mengerikan.

Karakter ini juga memiliki keberanian mental untuk mempelajari apa yang mendorong seorang penjahat melakukan aksi kejinya, sebuah dunia kelam yang sangat jauh dari realitas kehidupan damai mereka sehari-hari.

Cenderung Kurang Pandai Bersosialisasi

Ciri kepribadian orang yang suka nonton kisah true crime untuk healing/ Foto: Pexels/Doci

Dalam teori Big Five Personality, terdapat sifat yang disebut agreeableness, yaitu kemampuan seseorang untuk membaur demi keharmonisan sosial. Seorang life coach profesional, Sherri Gordon, CLC, memaparkan bahwa pencinta true crime cenderung memiliki tingkat agreeableness yang lebih rendah. 

Orang dengan tingkat keharmonisan sosial yang tinggi biasanya akan menghindari konten yang tidak menyenangkan. Sebaliknya, orang yang agak kesulitan bersosialisasi tidak keberatan menyelami kisah kriminal yang kelam karena dirasa lebih cocok dengan pembawaan mereka.

Jiwa Empati yang Tinggi

Ciri kepribadian orang yang suka nonton kisah true crime untuk healing/ Foto: Pexels/Liza Summer

Pencinta true crime memiliki empati mendalam yang membuat mereka mudah terhubung secara emosional dengan korban. Mereka juga sangat menjunjung tinggi keadilan hukum dan moral. Mereka telah melihat berbagai kejahatan keji yang sangat perlu untuk dipertanggung jawabkan.

Menariknya, menurut kriminolog, Scott Bonn, empati ini kadang meluas hingga ke pola pikir pelaku semata-mata agar mereka bisa mengantisipasi bahaya di dunia nyata. Penulis, Doug Kari, juga menambahkan bahwa karakter ini terbiasa membedah kasus dari berbagai sudut pandang termasuk sisi pelaku.

Namun, konsumsi visual kekerasan ini juga bisa memicu sifat agresif ringan karena otak mulai menormalisasi konflik dan mengurangi kepekaan terhadap penderitaan.

Meski bisa melatih kewaspadaan, sebaiknya segera mengambil jeda jika tontonan ini mulai mengganggu tidur atau membuatmu merasa tidak aman di rumah sendiri, ya, Beauties.

***

Mau jadi bagian dari Buzznesia Community di mana kamu bisa ikutan berbagai online dan offline event seru yang diadakan oleh Buzznesia/Beautynesia? Komunitas ini terbuka untuk umum, baik perempuan dan juga laki-laki, kami juga memiliki komunitas khusus untuk kamu yang masih berstatus mahasiswa/mahasiswi. Yuk, gabung ke Buzznesia Community. Caranya DAFTAR DI SINI!

(naq/naq)
Komentar
0 Komentar TULIS KOMENTAR
Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama memberikan komentar.

RELATED ARTICLE