6 Kepribadian Orang yang Suka Hujan, Terlihat Tenang, Peka, dan Punya Dunia Sendiri

Gayuh Tri Pinjungwati | Beautynesia
Sabtu, 24 Jan 2026 12:30 WIB
6 Kepribadian Orang yang Suka Hujan, Terlihat Tenang, Peka, dan Punya Dunia Sendiri
Kepribadian Orang yang Suka Hujan, Terlihat Tenang, Peka, dan Punya Dunia Sendiri/Foto: Pexels.com/ Doci

Tidak semua orang mengeluh saat hujan turun. Ada sebagian orang yang justru merasa lebih nyaman, lebih tenang, bahkan lebih hidup ketika langit mendung dan rintik hujan mulai terdengar. Jika kamu termasuk orang yang suka hujan, atau mengenal seseorang seperti ini, bisa jadi ada kepribadian menarik di baliknya.

Orang yang suka hujan biasanya memiliki sisi reflektif yang kuat. Mereka senang berpikir, merenung, dan memahami perasaan sendiri. Hujan memberi suasana yang pas untuk menata pikiran tanpa distraksi berlebihan. Bagi mereka, diam bukan berarti kosong, melainkan ruang untuk berdialog dengan diri sendiri.

Nah, jika kamu suka dengan hujan, bisa jadi kamu memiliki beberapa ciri kepribadian berikut, seperti yang dilansir dari Your Tango berikut ini. Yuk, simak!

1. Mereka Menghargai Introspeksi

Mereka Menghargai Introspeksi/Foto: Pexels.com/ Rio Kuncoro

Orang-orang pencinta hujan biasanya nyaman dengan keheningan. Mereka tidak selalu butuh keramaian untuk merasa hidup. Saat hujan turun, mereka justru menikmati momen melambat: duduk diam, memikirkan banyak hal, atau sekadar membiarkan pikiran mengembara. Bukan karena mereka sedih, tetapi karena hujan memberi ruang untuk mendengarkan suara hati sendiri. Bagi mereka, introspeksi bukan hal yang menakutkan, melainkan kebutuhan.

Kepribadian ini sering membuat mereka lebih reflektif. Mereka terbiasa bertanya pada diri sendiri tentang apa yang mereka rasakan. Hujan menjadi semacam pengingat untuk berhenti sejenak dari tuntutan dunia dan menengok ke dalam diri. Perempuan dengan karakter seperti ini biasanya punya kesadaran diri yang baik. Mereka tahu kapan harus maju, dan kapan perlu mundur untuk merawat diri.

2. Orang yang Romantis

Orang yang Romantis/Foto: Pexels.com/Si Tong

Orang yang benar-benar menyukai hari hujan biasanya memiliki sifat kepribadian langka seperti menjadi seorang romantis sejati. Mereka tidak takut untuk meromantiskan momen-momen biasa, mulai dari berinteraksi dengan orang asing hingga membaca di kedai kopi, atau duduk di dekat jendela dan menyaksikan hujan.

Mereka menemukan kegembiraan, kedamaian, dan apresiasi dalam segala hal, bahkan jika hal-hal itu diabaikan oleh orang biasa yang terburu-buru menjalani rutinitas harian mereka. Seperti yang dijelaskan oleh pakar psikologi Arthur J. Clark, rasa syukur dan apresiasi kecil seperti inilah yang membentuk rasa kebahagiaan yang solid dalam kehidupan orang yang romantis, mereka menemukan hal-hal yang membuat mereka bersemangat dan gembira.

3. Mereka Sangat Kreatif

Mereka Sangat Kreatif/Foto: Pexels.com/ Reynaldo Yodia

Menurut sebuah studi dari jurnal Creativity Research, orang-orang kreatif cenderung lebih menikmati waktu luang daripada orang lain, karena waktu luang menawarkan ruang untuk kreativitas dan inovasi dengan cara yang digagalkan oleh kesibukan kehidupan sehari-hari. Mereka menyukai hari hujan, karena menawarkan ruang luang semacam waktu tenang, kesadaran, dan sedikit tekanan untuk mengisi jadwal dan hari-hari mereka.

Bahkan jika mereka tidak secara aktif menghabiskan waktu ini untuk membuat karya seni atau menjadi sangat kreatif, waktu luang tetap memberikan ruang yang aman bagi otak mereka yang inovatif, berpikiran bebas, dan penuh kesadaran untuk beristirahat.

4. Menikmati Ketenangan

Menikmati Ketenangan/Foto: Pexels.com/ Thá»›i Nam Cao

Menurut para ahli dari Harvard Health, menikmati ketenangan secara teratur tidak hanya menawarkan momen-momen tenang untuk beristirahat, tetapi juga dapat menurunkan tingkat stres dan gula darah tanpa mengganggu produktivitas. Bahkan jika itu hanya mengambil beberapa istirahat selama jam kerja atau meluangkan waktu di rumah saat hari hujan, hal itu sangat bermanfaat.

Orang yang benar-benar menyukai hari-hari hujan tidak merasa tertekan untuk selalu produktif, jadi mereka senang menikmati ketenangan yang diberikan hari-hari tersebut. Mereka senang menghabiskan waktu sendirian, merenung, beristirahat, dan mengatur emosi mereka, serta menghargai izin alami untuk melakukannya.

5. Menghargai Kedalaman daripada Obrolan Ringan

Menghargai Kedalaman daripada Obrolan Ringan /Foto: Pexels.com/ Felix Young

Orang-orang pecinta hujan biasanya tidak terlalu menikmati percakapan kosong yang hanya mengisi keheningan. Mereka lebih tertarik pada percakapan yang punya makna, yang membuat pikiran bekerja dan hati ikut terlibat. Obrolan tentang mimpi, ketakutan, pengalaman hidup, atau pandangan tentang cinta terasa jauh lebih memuaskan.

Kepribadian ini erat kaitannya dengan kedalaman emosi. Orang yang suka hujan cenderung reflektif dan peka. Mereka terbiasa memikirkan banyak hal, termasuk perasaan sendiri dan orang lain. Itulah sebabnya mereka menghargai percakapan yang jujur dan apa adanya. Bagi mereka, berbagi cerita bukan sekadar bertukar kata, tetapi membangun koneksi yang nyata.

Dalam pertemanan atau hubungan, mereka dikenal sebagai pendengar yang baik. Mereka tidak terburu-buru menyela atau menghakimi. Saat seseorang bercerita, mereka benar-benar hadir, mendengarkan, memahami, dan merespons dengan empati. Hujan seakan menjadi simbol kepribadian mereka: tenang, tidak ribut, tetapi penuh makna.

6. Memiliki Rasa Nostalgia yang Sehat

Memiliki Rasa Nostalgia yang Sehat/Foto: Pexels.com/ Christiano Sinisterra

Orang-orang yang menghargai sifat introspektif dan lambat dari hari hujan juga cenderung memiliki hubungan yang sehat dengan nostalgia. Seperti yang dijelaskan dalam sebuah studi dari Current Opinion in Psychology, masa lalu dan semua perasaan nostalgia kita seringkali dapat mendorong kebiasaan yang lebih sehat di saat ini, jika kita sengaja memberi ruang untuknya.

Tentu saja, depresi nostalgia dan hidup di masa lalu dapat merusak rasa kedamaian kita di saat ini, tetapi bagi orang-orang yang menyukai hari-hari hujan, kelambatan seperti ini sering kali memberi mereka ruang untuk menyimpan dan menghargai nostalgia mereka tanpa membiarkannya menguasai mereka.

Jadi, jika kamu merasa lebih tenang, lebih jujur dengan diri sendiri, atau lebih terinspirasi saat hujan turun, itu bukan kebetulan. Bisa jadi kamu adalah pribadi yang menghargai ketenangan, kedalaman, dan makna hidup. Di balik langit kelabu, kamu justru menemukan ruang untuk tumbuh dan mengenal diri lebih dalam.

***

Ingin jadi salah satu pembaca yang bisa ikutan beragam event seru di Beautynesia? Yuk, gabung ke komunitas pembaca Beautynesia, B-Nation. Caranya DAFTAR DI SINI!

 

(naq/naq)
Komentar
0 Komentar TULIS KOMENTAR
Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama memberikan komentar.

RELATED ARTICLE