7 Aktivitas saat Gap Year yang Bikin Kamu Produktif dan Naik Level

Justina Nur | Beautynesia
Kamis, 26 Mar 2026 09:15 WIB
Mempersiapkan Tes Masuk Perguruan Tinggi atau Mencari Beasiswa
Gap year juga bisa memudahkanmu mendapatkan waktu yang cukup untuk mempersiapkan tes masuk perguruan tinggi dan menyiapkan dokumen penting untuk beasiswa./ Foto: Freepik.com/ijeab

Langsung mendapatkan kampus atau pekerjaan impian usai lulus sekolah atau kuliah memang selalu jadi mimpi banyak orang. Namun tidak dapat dipungkiri bahwa kita tidak selalu bisa mendapatkan semua hal yang kita inginkan untuk meneruskan sekolah di perguruan tinggi favorit. Selain itu, mendapatkan pekerjaan apalagi sesuai dengan passion mungkin cukup sulit diraih akhir-akhir ini.

Menyikapi hal itu, sebagian orang mungkin memilih memanfaatkan gap year sebagai jeda waktu untuk beristirahat sejenak, agar bisa mengeksplorasi minat dan mempersiapkan langkah selanjutnya.

Gap year bisa jadi momen yang tepat buat kamu untuk mencoba meningkatkan keterampilan, mempersiapkan tes masuk ke perguruan tinggi, atau mencoba mencari tahu bidang apa yang memang benar-benar kamu tekuni. Agar gap year ini tidak terasa sia-sia, kamu bisa melakukan beberapa hal produktif berikut ini biar goals-mu tercapai!

Menjadi Volunteer atau Sukarelawan

Menjadi volunteer saat gap year membantumu memperluas networking, meningkatkan empati, dan belajar banyak hal baru./ Foto: Freepik.com/partystock

Menjadi volunteer saat gap year bisa membantu mengembangkan keterampilan praktis, memperluas networking, belajar hal baru, dan meningkatkan empati./ Foto: Freepik.com/partystock

Volunteering atau mengajukan diri sebagai sukarelawan untuk melakukan pekerjaan amal adalah salah satu cara yang paling umum dilakukan banyak orang untuk mengisi waktu gap year.

Jangan khawatir, meski bersifat sukarela, tetap ada manfaat tersendiri dari kegiatan ini, yaitu membantumu mengembangkan keterampilan praktis, memperluas networking, belajar hal baru, dan membentuk nilai serta prinsip hidup.

Pengalaman ini juga sangat berharga, karena akan membantu kamu yang akan melanjutkan pendidikan di perguruan tinggi atau memasuki dunia kerja agar bisa lebih berempati dan memahami berbagai situasi yang dihadapi oleh orang lain.

Ada berbagai macam kegiatan relawan yang bisa kamu lakukan, seperti menjaga lingkungan, ikut aktivitas menjaga ekosistem sekaligus birdwatching, mengajar anak-anak putus sekolah atau anak-anak jalanan, mengunjungi lansia yang ada di panti, menyelamatkan dan merawat hewan yang sakit atau terluka di shelter, dan masih banyak lagi.

Belajar Keterampilan Hidup

Belajar keterampilan hidup akan membantumu lebih siap dan cepat beradaptasi untuk hidup mandiri./ Foto: Freepik.com/jcomp

Belajar keterampilan hidup bisa diwujudkan dengan belajar memasak menu makan sehari-hari, menjahit baju yang rusak, mengelola keuangan pribadi, dan sebagainya./ Foto: Freepik.com/jcomp

Gap year bisa kamu manfaatkan untuk beradaptasi menuju kehidupan dewasa setelah lulus sekolah atau kuliah. Di waktu jeda ini, kamu bisa belajar mengembangkan keterampilan hidup seperti memasak menu makan sehari-hari, membuat anggaran dan mengelola keuangan pribadi, belajar lebih ahli menggunakan maps, belajar menjahit pakaian sendiri, berkebun, dan masih banyak lagi.

Keterampilan hidup ini akan membantu meningkatkan kesehatan fisik dan emosionalmu, menumbuhkan kedewasaan, dan membangun kemampuan dalam menghadapi berbagai tantangan dalam kehidupan.

Magang

Mengikuti program magang selama gap year bisa jadi cara yang tepat buat kamu yang ingin melatih keterampilan profesional./ Foto: Freepik.com

Mengikuti program magang selama gap year bisa jadi cara yang tepat buat kamu yang ingin melatih keterampilan profesional./ Foto: Freepik.com

Mendaftar dan mengikuti program magang selama gap year bisa jadi cara yang tepat buat kamu yang ingin melatih keterampilan profesional sebelum kamu benar-benar memasuki dunia perkuliahan atau pekerjaan.

Melalui magang, kamu juga bisa mulai mengamati bagaimana cara kerja para profesional di berbagai bidang dan mencari tahu karier apa yang paling menarik untuk kamu tekuni. Selain itu jika kamu tidak kunjung mendapatkan program magang yang menerimamu, kamu juga bisa membuat project sendiri sebagai latihan untuk kerja.

Misalnya, jika kamu sedang tertarik menggeluti profesi social media specialist, kamu bisa mencoba membuat project akun media sosial yang kamu rancang sendiri, mulai dari tujuan akun media sosial tersebut, gaya bahasa yang digunakan, dan cara mengoptimasinya.

Dengan langkah ini, kamu secara tidak langsung telah belajar untuk langsung bekerja, dan nanti hasil kerjamu bisa digunakan sebagai portofolio saat melamar kerja.

Mencoba Pekerjaan Sampingan

Jika kamu masih belum yakin tentang apa yang harus dilakukan selama gap year, kamu bisa mulai melakukan pekerjaan sampingan atau pekerjaan lepas./ Foto: Freepik.com

Jika kamu masih belum yakin tentang apa yang harus dilakukan selama gap year, kamu bisa mulai melakukan pekerjaan sampingan atau pekerjaan lepas./ Foto: Freepik.com

Jika kamu masih belum yakin tentang apa yang harus dilakukan selama gap year, kamu bisa mulai melakukan pekerjaan sampingan atau pekerjaan lepas. Tidak hanya mendapatkan penghasilan tambahan, lewat pekerjaan sampingan ini kamu bisa mendapatkan berbagai pengalaman unik dan mencoba berbagai keterampilan dalam waktu singkat.

Selain itu, pekerjaan sampingan ini bisa membantu membiayai berbagai rencana kegiatan lain yang ingin kamu lakukan selama gap year, tanpa harus terikat pada pekerjaan jangka panjang. Beberapa pekerjaan sampingan yang bisa kamu coba seperti menjual pakaian bekas atau thrifting, bekerja di festival musik, menulis artikel, dan memulai usaha kecil-kecilan.

Aktif Secara Fisik atau Olahraga

Gap year bisa kamu manfaatkan untuk mulai fokus pada kesehatan, misalnya dengan mulai melakukan olahraga atau aktivitas fisik. / Foto: Freepik.com/benzoix

Gap year bisa kamu manfaatkan untuk mulai fokus pada kesehatan, misalnya dengan mulai melakukan olahraga atau aktivitas fisik. / Foto: Freepik.com/benzoix

Gap year bisa kamu gunakan untuk mulai fokus pada kesehatan, misalnya dengan mulai melakukan olahraga atau aktivitas fisik lainnya, seperti lari, yoga, trail run, dan masih banyak lagi. Sisi positifnya, meski saat ini kamu bukan orang yang terlalu aktif, gap year bisa kamu manfaatkan untuk penetapan target baru dan perlahan meningkatkan kemampuan fisikmu.

Selain itu, aktif bergerak dan berolahraga membuatmu jadi lebih disiplin, menerapkan pola hidup yang sehat, dan menjaga keseimbangan antara kesehatan fisik dengan tuntutan hidup. Bahkan, aktivitas olahraga ini bisa membawamu menemukan hobi atau passion baru yang bisa terus kamu lakukan setelah gap year berakhir.

Menghabiskan Waktu di Alam Terbuka

Menghabiskan waktu di alam terbuka akan membantu menyegarkan pikiranmu, apalagi buat kamu yang selama ini lebih sering merasa jenuh dan pusing di dalam ruangan./ Foto: Freepik.com/Jcomp

Menghabiskan waktu di alam terbuka akan membantu menyegarkan pikiranmu, apalagi buat kamu yang selama ini lebih sering merasa jenuh dan pusing di dalam ruangan./ Foto: Freepik.com/Jcomp

Mumpung punya waktu luang, gap year bisa kamu isi dengan lebih sering beraktivitas di alam atau di luar ruangan. Hal ini karena menghabiskan waktu di alam terbuka dapat membantu menyegarkan pikiranmu, terutama bagi kamu yang lebih sering menghabiskan waktu di ruang kelas.

Selain itu, aktivitas di alam terbuka akan menuntutmu untuk berlatih lebih teliti dan waspada saat mengamati, tangguh, mampu mengambil keputusan, memiliki empati, dan lebih sadar.

Beberapa aktivitas di luar ruangan yang bisa kamu lakukan seperti meneliti jamur liar di alam, birdwatching, mengikuti perjalanan survival trip, mengamati flora dan fauna lokal, mengamati rasi bintang, dan masih banyak lagi.

Mempersiapkan Tes Masuk Perguruan Tinggi atau Mencari Beasiswa

Gap year juga bisa memudahkanmu mendapatkan waktu yang cukup untuk mempersiapkan tes masuk perguruan tinggi dan menyiapkan dokumen penting untuk beasiswa./ Foto: Freepik.com/ijeab

Gap year juga bisa memudahkanmu mendapatkan waktu yang cukup untuk mempersiapkan tes masuk perguruan tinggi dan menyiapkan dokumen penting untuk beasiswa./ Foto: Freepik.com/ijeab

Buat kamu yang akan mengambil gap year sebelum kuliah, waktu jeda ini bisa kamu manfaatkan untuk mempersiapkan diri menghadapi tes masuk perguruan tinggi. 

Selain itu, gap year bisa kamu manfaatkan untuk belajar tes bahasa asing seperti IELTS, TOEFL, atau JLPT dan mencari informasi beasiswa, apalagi buat kamu yang berencana melanjutkan studi di luar negeri, sehingga bisa mempersiapkan berbagai dokumen penting dan rencana studi yang dibutuhkan.

Waktu yang lebih fleksibel seperti gap year akan memudahkanmu belajar dengan lebih fokus tanpa harus terburu-buru karena jadwal sekolah. Dengan persiapan yang matang selama gap year, peluangmu untuk diterima di kampus idaman akan jadi semakin besar.

Itu tadi Beauties, deretan aktivitas seru dan produktif yang bisa kamu lakukan saat gap year!

***

Mau jadi bagian dari Buzznesia Community di mana kamu bisa ikutan berbagai online dan offline event seru yang diadakan oleh Buzznesia/Beautynesia? Komunitas ini terbuka untuk umum, baik perempuan dan juga laki-laki, kami juga memiliki komunitas khusus untuk kamu yang masih berstatus mahasiswa/mahasiswi. Yuk, gabung ke Buzznesia Community. Caranya DAFTAR DI SINI! 

(dmh/dmh)
Komentar
0 Komentar TULIS KOMENTAR
Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama memberikan komentar.