7 Amalan saat Peringatan Isra Mikraj yang Bisa Datangkan Pahala Besar

Natasha Riyandani | Beautynesia
Jumat, 16 Jan 2026 07:30 WIB
Apa Itu Isra Mikraj?
Masjidil Haram, Makkah/ Foto: Unsplash.com/ibrahim uz

Isra Mikraj menjadi salah satu peringatan keagamaan yang istimewa bagi umat Muslim di seluruh dunia. Peristiwa ini bukan hanya mengenang perjalanan luar biasa Nabi Muhammad saw., tetapi juga sebagai momen penting untuk memperkuat keimanan dan ketakwaan kepada Allah Swt.

Maka itu, penting untuk kita menyiapkan berbagai amalan sunnah jelang Isra Mikraj agar nilai spiritualnya bisa diteladani dan tertanam dalam hati.

Apa Itu Isra Mikraj?

Masjidil Haram, Makkah/ Foto: Unsplash.com/ibrahim uz

Dikutip dari laman detikSumbagsel, Isra Mikraj merupakan dua peristiwa bersejarah yang dialami Nabi Muhammad saw. dalam satu malam. Kejadiannya terbagi menjadi dua bagian, yakni Isra dan Mikraj. Peristiwa Isra meliputi perjalanan Nabi Muhammad saw. dari Masjidil Haram di Makkah menuju Masjidil Aqsa di Yerusalem.

Perjalanan berlanjut menuju Sidratul Muntaha di langit ketujuh sampai ke Baitul Makmur, tempat pertemuan antara Nabi Muhammad saw dengan Allah Swt.. Kejadian tersebut dikenal dengan peristiwa Mikraj. Saat itu, turun perintah salat lima waktu sebagai ibadah wajib bagi umat Muslim.

Perjalanan agung itu pun menjadi bukti nyata kebesaran Allah Swt. dan tonggak penting dalam sejarah Islam.

Kapan Malam Isra Mikraj 2026?

Isra Miraj 2026/ Foto: Unsplash.com/Windi Setyawan

Perjalanan Isra dan Mikraj Nabi Muhammad saw. terjadi pada malam 27 Rajab dalam kalender Hijriah. Di tahun ini, jatuhnya bertepatan pada Jumat 16 Januari 2026.

Lalu, mulai kapan Isra Mikraj diperingati? Penanggalan Hijriah dan Masehi berbeda dalam menentukan pergantian tanggal. Dalam Islam, atau kalender Hijriah, ketika tenggelamnya matahari dan memasuki waktu magrib merupakan tanda pergantian tanggal.

Oleh karena itu, peringatan Isra Mikraj sudah di mulai sejak malam sebelumnya, atau pada malam 15 Januari 2026 karena saat itu telah masuk tanggal 17 Rajab berdasarkan penanggalan Hijriah. Artinya, umat Islam dapat mengerjakan amalan-amalan sunnah pada malam tersebut.

Adapun tujuh amalan sunnah yang dapat dilakukan untuk memaknai Isra Mikraj. Amalan-amalan ini tidak hanya mendekatkan diri kepada Allah Swt., tetapi juga menguatkan iman dan hubungan sosial dengan sesama umat Muslim. Beauties bisa melakukannya sendiri ataupun berjamaah. Berikut amalannya:

1. Berpuasa

Ilustrasi berbuka puasa/ Foto: Freepik.com/rawpixel-com

Meskipun hukumnya sunnah, umat Muslim dianjurkan untuk menjalankan ibadah puasa selama bulan Rajab. Amalan ini bisa dilakukan untuk menyambut Isra Mikraj, seperti yang diriwayatkan dalam hadis Imam Al-Baihaqi dari Anas bin Malik, Rasulullah saw. bersabda:

“Sesungguhnya di surga ada suatu sungai bernama ‘rajab’, warnanya lebih putih dari susu, rasanya lebih manis dari madu. Barangsiapa berpuasa sehari dalam bulan Rajab, maka akan diberi minum oleh Allah Swt. dari sungai itu,” (HR. Bukhari Muslim).

Pelaksanaan puasa Rajab ini sama seperti puasa pada umumnya, yang membedakan hanyalah bacaan niatnya saja.

Adapun bacaan niat puasa Rajab, sebagai berikut: “Nawaitu Shauma Ghadin ‘An Adai sunnati rajaba lillahita’ala”.

2. Memperbanyak Istighfar

Ilustrasi beristighfar/ Foto: Unsplash.com/SERHAT TUG

Sebenarnya, membaca bacaan istighfar tidak hanya dilakukan pada hari-hari tertentu saja. Namun, tidak ada salahnya untuk memperbanyak istighfar, terutama menjelang Isra Mikraj.

Jangan lupa untuk meminta maaf dan mohon pengampunan atas segala kesalahan dan kekhilafan yang telah dilakukan. Rajab dikenal sebagai bulan istighfar atau pengampunan. Pada malam Isra Mikraj, Allah Swt. akan mengampuni segala dosa, kesalahan, dan kekhilafan yang dilakukan hambanya sebanyak apa pun itu.

Salah satu amalan yang dianjurkan adalah membaca Sayyidul Istighfar pada pagi dan sore hari, berikut bacaannya:

اللَّهُمَّ أَنْتَ رَبِّي لَا إِلَهَ إِلَّا أَنْتَ خَلَقْتَنِي وَأَنَا عَبْدُكَ وَأَنَا عَلَى عَهْدِكَ وَوَعْدِكَ مَا اسْتَطَعْتُ أَعُوذُ بِكَ مِنْ شَرِّ مَا صَنَعْتُ وَأَبُوءُ لَكَ بِنِعْمَتِكَ عَلَيَّ وَأَعْتَرِفُ بِذُنُوبِي فَاغْفِرْ لِي ذُنُوبِي إِنَّهُ لَا يَغْفِرُ الذُّنُوبَ إِلَّا أَنْتَ

Artinya: "Ya Allah, Engkaulah Tuhanku. Tidak ada Tuhan selain Engkau. Engkau sudah menciptakan aku, dan aku adalah hambaMu. Aku akan berusaha selalu taat kepada-Mu, sekuat tenagaku Yaa Allah. Aku berlindung kepada-Mu, dari keburukan yg kuperbuat. Ku akui segala nikmat yang Engkau berikan padaku, dan ku akui pula keburukan-keburukan dan dosa-dosaku. Maka ampunilah aku ya Allah. Sesungguhnya tidak ada yg bisa mengampuni dosa kecuali Engkau."

3. Melangitkan Doa

Melangitkan doa/ Foto: Freepik.com/wayhomestudio

Memperbanyak doa di bulan Rajab menjadi salah satu amalan untuk menyambut Isra Mikraj. Selain doa-doa yang biasanya dilantunkan, Beauties juga bisa membaca doa Rajab yang sering dibaca para ulama:

اَللّٰهُمَّ بَارِكْ لَنَا فِي رَجَبَ وَشَعْبَانَ وَبَلِّغْنَا رَمَضَانَ

Arab-Latin: Allahumma baarik lanaa fii rojaba wa sya'bana wa ballighnaa ramadhan

Artinya: "Ya Allah berilah kami keberkahan di bulan Rajab dan Syaban dan sampaikan kami pada bulan Ramadan."

4. Berzikir

Memperbanyak zikir/ Foto: Freepik.com.rawpixel-com

Selanjutnya, Beauties juga bisa memperbanyak bacaan zikir sebagai cara mendekatkan diri kepada Allah Swt..

Adapun bacaan zikir yang pernah diajarkan Nabi Ibrahim kepada Nabi Muhammad saw. untuk menyambut Isra Mikraj, yang berbunyi:

لاَ حَوْلَ وَلاَ قُوَّةَ إِلاَّ بِاللَّ

Arab-Latin: Laa haula walaa quwwata illa billah

Artinya: "Tidak ada daya dalam menjauhi maksiat dan tidak ada upaya menjalankan ketaatan melainkan dengan pertolongan Allah Swt.”

5. Salat Sunnah

Ilustrasi salat sunnah/ Foto: Unsplash.com/Alim

Pada malam 27 Rajab, salat sunnah bisa menjadi momen seseorang untuk mendekatkan diri kepada Allah Swt. Salat sunnah ini dilakukan setelah Magrib dan Isya, seperti hajat, taubat, witir, hingga tahajud.

6. Membaca Salawat

Ilustrasi membaca salawat/ Foto: Unsplash.com/Aldin Nasrun

Selain zikir, umat Muslim juga sangat dianjurkan memperbanyak bacaan salawat saat peringatan Isra Mikraj sebagai bentuk penghormatan dan kecintaan kepada Nabi Muhammad saw.

Meskipun tidak ada salawat khusus pada saat Isra Mikraj, namun bacaan salawat yang dianjurkan seperti Ibrahimiyah, hajat dunia akhirat, Al-Fatih, dan Nariyah. Salawat ini bisa dibaca kapan saja untuk mengenang peristiwa mulia tersebut.

7. Membaca Al-Qur'an

Membaca Al-Qur'an/ Foto: Unsplash.com/Ed Us

Membaca Al-Qur'an dapat dilakukan setiap hari, termasuk saat Isra Mikraj. Al-Qur'an diturunkan sebagai obat segala macam penyakit kejiwaan. Dengan membaca Al-Qur'an dapat menenangkan hati dan pikiran.

Selain itu, membaca Al-Qur'an juga akan mengingatkan umat Muslim dengan peristiwa Isra Mikraj yang tertulis di dalamnya pada surah Al-Isra ayat 1, menjadikannya waktu istimewa untuk merenung dan meningkatkan keimanan dengan membacanya.

Nah, itulah sederet amalan sunnah yang bisa dilakukan untuk menyambut malam Isra Mikraj, yang jatuh pada Jumat 16 Januari 2026 mendatang. Jangan sampai terlewat, ya, Beauties!

***

Ingin jadi salah satu pembaca yang bisa ikutan beragam event seru di Beautynesia? Yuk gabung ke komunitas pembaca Beautynesia B-Nation. Caranya DAFTAR DI SINI!

(ria/ria)
Komentar
0 Komentar TULIS KOMENTAR
Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama memberikan komentar.

RELATED ARTICLE