7 Barang yang Bisa Memicu Rezeki Seret Menurut Feng Shui

Nazwa Yuliana | Beautynesia
Jumat, 17 Jul 2026 12:00 WIB
1. Barang Rusak yang Tidak Pernah Diperbaiki
Barang rusak yang tidak pernah diperbaiki/ Foto: Pexels.com/ Fabricio Rivera

Beauties, pernahkah kamu merasa segala sesuatu berjalan kurang lancar? Misalnya, peluang kerja terasa sulit datang, usaha sepi pelanggan, atau kondisi keuangan terasa stagnan meski sudah bekerja keras. Dalam kehidupan sehari-hari, kondisi seperti ini sering dikaitkan dengan rezeki terhambat.

Tentu saja, dalam kenyataannya rezeki dipengaruhi oleh banyak faktor, seperti usaha, kemampuan mengelola keuangan, peluang, hingga kondisi ekonomi. Namun, dalam kepercayaan feng shui, kondisi rumah juga dipercaya dapat memengaruhi aliran energi atau chi yang berhubungan dengan kenyamanan, keseimbangan, dan keberuntungan.

Feng shui merupakan filosofi kuno dari Tiongkok yang berfokus pada penataan ruang agar aliran energi dapat mengalir dengan baik. Salah satu prinsipnya adalah mengurangi penumpukan barang yang rusak, tidak terpakai, atau menyimpan energi negatif. Barang-barang tersebut dipercaya menjadi salah satu penyebab terhambatnya rezeki karena menghambat sirkulasi energi positif di dalam rumah.

Dilansir dari Homes & Gardens dan The Qi Flow, terdapat beberapa benda yang menurut feng shui sebaiknya tidak dibiarkan menumpuk di rumah. Lalu, apa saja buang barang yang dipercaya dapat membantu menciptakan suasana rumah lebih nyaman dan harmonis? Simak ulasannya berikut ini, Beauties.

1. Barang Rusak yang Tidak Pernah Diperbaiki

Barang rusak yang tidak pernah diperbaiki/ Foto: Pexels.com/ Fabricio Rivera

Salah satu benda yang paling sering dikaitkan dengan rezeki terhambat adalah barang-barang rusak yang terus disimpan tanpa ada rencana untuk diperbaiki. Misalnya, jam dinding yang sudah mati, kursi patah, lampu yang tidak menyala, peralatan elektronik rusak, atau dekorasi rumah yang pecah.

Dalam feng shui, benda-benda tersebut melambangkan energi yang "mandek" atau tidak bergerak. Rumah yang dipenuhi barang rusak dipercaya membuat aliran energi positif ikut terhambat.

Jika memang masih ingin digunakan, sebaiknya segera diperbaiki. Namun, apabila sudah tidak memungkinkan untuk digunakan kembali, lebih baik dibuang atau didaur ulang agar tidak terus memenuhi rumah. Selain membuat rumah terasa lebih lega, kebiasaan ini juga membantu menciptakan lingkungan yang lebih rapi dan nyaman.

2. Barang yang Menumpuk Tanpa Pernah Digunakan

Barang yang menumpuk tanpa pernah digunakan/ Foto: Pexels.com/ Leticia Ribeiro

Pernah membeli sesuatu hanya karena sedang diskon, tetapi akhirnya tidak pernah dipakai? Kebiasaan menyimpan barang yang sebenarnya sudah tidak memiliki fungsi dapat membuat rumah terasa penuh tanpa disadari.

Dalam feng shui, tumpukan barang yang tidak digunakan dianggap menghambat pergerakan energi positif karena memenuhi ruang yang seharusnya dapat dimanfaatkan dengan lebih baik. Mulailah memilah isi lemari, gudang, atau sudut-sudut rumah yang jarang dibersihkan.

Jika ada pakaian, tas, sepatu, atau peralatan rumah tangga yang sudah bertahun-tahun tidak digunakan, pertimbangkan untuk mendonasikan atau membuangnya. Langkah sederhana ini dipercaya dapat membantu menghadirkan energi baru sekaligus membuat rumah terasa lebih lapang.

3. Tanaman Mati atau Layu

Tanaman mati atau layu/ Foto: Pexels.com/ Jonathan Lusilva

Tanaman hidup sering dikaitkan dengan pertumbuhan, kesegaran, dan energi positif. Sebaliknya, tanaman yang sudah mati atau layu dipercaya membawa simbol energi yang melemah.

Karena itu, salah satu penyebab terhambatnya rezeki menurut feng shui adalah membiarkan tanaman mati tetap berada di dalam rumah. Jika tanaman masih dapat diselamatkan, rawat kembali dengan baik.

Namun, apabila sudah benar-benar mati, sebaiknya segera disingkirkan dan diganti dengan tanaman baru yang lebih sehat. Selain mempercantik ruangan, tanaman yang terawat juga membantu menciptakan suasana rumah yang lebih segar.

4. Barang Pecah atau Retak

Barang pecah atau retak/ Foto: Pexels.com/ Beyzanur K.

Piring retak, gelas pecah, cermin yang retak, hingga hiasan rumah yang rusak sering kali tetap digunakan karena dianggap masih berfungsi. Padahal, dalam feng shui, benda-benda yang pecah melambangkan hubungan yang tidak utuh dan energi yang tidak harmonis.

Terutama untuk cermin retak, banyak praktisi feng shui menyarankan agar benda tersebut segera diganti karena dipercaya memantulkan energi yang kurang baik. Walaupun kepercayaan ini bersifat filosofis, mengganti barang yang rusak juga dapat meningkatkan kenyamanan sekaligus mengurangi risiko cedera akibat benda yang sudah tidak layak digunakan.

5. Tumpukan Sampah atau Barang Kotor

Tumpukan sampah atau barang kotor/ Foto: Pexels.com/ Yura Forrat

Rumah yang dipenuhi sampah atau barang-barang kotor tentu akan terasa kurang nyaman. Dalam feng shui, kondisi tersebut dipercaya menghalangi aliran chi sehingga energi positif tidak dapat bergerak dengan baik.

Karena itu, biasakan membuang sampah secara rutin dan menjaga kebersihan setiap sudut rumah. Dapur, kamar mandi, dan area pintu masuk menjadi bagian yang perlu mendapat perhatian khusus karena merupakan area yang paling sering digunakan. Meskipun terdengar sederhana, kebiasaan menjaga kebersihan juga memberikan manfaat nyata bagi kesehatan dan kenyamanan seluruh penghuni rumah.

6. Barang yang Menyimpan Kenangan Buruk

Barang yang menyimpan kenangan buruk/ Foto: Pexels.com/ www.kaboompics.com

Feng shui juga menekankan pentingnya kondisi emosional penghuni rumah. Apabila terdapat benda yang setiap kali dilihat justru mengingatkan pada pengalaman menyakitkan, konflik, atau kegagalan di masa lalu, tidak ada salahnya mempertimbangkan untuk melepaskannya.

Misalnya, hadiah dari hubungan yang telah berakhir dengan buruk, barang yang berkaitan dengan pengalaman traumatis, atau benda lain yang selalu memunculkan emosi negatif. Menyimpan terlalu banyak kenangan yang menyakitkan dapat membuat seseorang sulit membuka lembaran baru. Melepaskan barang tersebut bukan berarti melupakan masa lalu, tetapi memberi ruang bagi pengalaman yang lebih positif.

7. Pintu Masuk yang Dipenuhi Barang

Pintu masuk yang dipenuhi barang/ Foto: Pexels.com/ William Larsen

Pintu utama dianggap sebagai jalur utama masuknya energi ke dalam rumah. Karena itu, area ini sebaiknya tidak dipenuhi tumpukan kardus, sepatu yang berserakan, barang bekas, atau berbagai benda lain yang menghalangi akses masuk.

Pintu masuk yang bersih, terang, dan rapi dipercaya membantu menciptakan aliran energi yang lebih baik. Selain sesuai dengan prinsip feng shui, area pintu yang tertata juga memberikan kesan pertama yang lebih nyaman bagi penghuni maupun tamu yang datang.

Beauties, itu dia deretan penyebab terhambatnya rezeki menurut feng shui. Meski demikian, penting untuk diingat juga bahwa rezeki terhambat dalam kehidupan nyata dipengaruhi oleh banyak faktor, seperti usaha, keterampilan, kesempatan, dan cara mengelola keuangan.

Menjaga rumah tetap bersih dan melakukan buang barang yang sudah tidak diperlukan dapat menjadi langkah positif untuk menciptakan lingkungan yang lebih nyaman, rapi, dan mendukung produktivitas sehari-hari. Dengan begitu, rumah tidak hanya terasa lebih lega, tetapi juga menjadi tempat yang lebih menyenangkan untuk beristirahat dan memulai berbagai peluang baru.

___

Mau jadi bagian dari Buzznesia Community di mana kamu bisa ikutan berbagai online dan offline event seru yang diadakan oleh Buzznesia/Beautynesia? Komunitas ini terbuka untuk umum, baik perempuan dan juga laki-laki, kami juga memiliki komunitas khusus untuk kamu yang masih berstatus mahasiswa/mahasiswi. Yuk, gabung ke Buzznesia Community. Caranya DAFTAR DI SINI!

(ria/ria)
Komentar
0 Komentar TULIS KOMENTAR
Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama memberikan komentar.

RELATED ARTICLE