7 Benda di Kamar Mandi yang Harus Rutin Dibersihkan Menurut Ahli

Retno Anggraini | Beautynesia
Minggu, 30 Aug 2026 12:30 WIB
4. Shower dan Bathtub
Shower atau bathtub, benda di kamar mandi yang perlu rutin dibersihkan/Foto: Pexels.com/Gustavo Fring

Benda di kamar mandi ternyata tidak cukup hanya dibersihkan ketika sudah terlihat kotor saja. Beberapa benda yang digunakan setiap hari dapat menjadi tempat berpindahnya kuman. Sejumlah ahli mikrobiologi dan kesehatan masyarakat menyebut kamar mandi sebagai area yang berisiko menjadi tempat berkembangnya bakteri, virus, dan patogen lain karena kelembapan serta frekuensi penggunaannya yang tinggi.

Oleh sebab itu, menjaga kebersihan kamar mandi sebaiknya menjadi bagian dari rutinitas, bukan pekerjaan yang baru dilakukan ketika kamar mandi sudah bau atau terlihat kusam. Frekuensi membersihkannya pun berbeda-beda, tergantung jumlah orang di rumah dan seberapa sering kamar mandi digunakan.

Melansir dari Everyday Health, berikut 7 benda di kamar mandi yang menurut ahli wajib masuk daftar rutinitas bersih-bersih kamu.

1. Tirai dan Liner Shower

Tirai dan liner shower perlu rutin dibersihkan untuk membantu mencegah penumpukan kotoran dan pertumbuhan jamur akibat lingkungan yang lembap.
Tirai shower, benda di kamar mandi yang perlu rutin dibersihkan/Foto: Pexels.com/Andrea Davis

Tirai dan liner shower perlu rutin dibersihkan karena terus-menerus terkena air dan berada di lingkungan lembap. Kondisi ini membuat keduanya rentan ditumbuhi jamur. Karen R. Studer, MD, MBA, MPH, Chair of Preventive Medicine di Loma Linda University School of Medicine, menyarankan tirai shower diganti setiap enam bulan atau lebih cepat jika sudah berjamur atau terlalu kotor untuk dibersihkan.

Di antara waktu penggantian, tirai dan liner tetap perlu dibersihkan secara berkala. Studer juga menyarankan permukaannya dilap menggunakan disinfektan secara rutin. Kalau tirai sudah terlihat kotor atau mulai mengeluarkan bau tidak sedap, itu bisa menjadi tanda bahwa kamu terlalu lama menunda untuk membersihkannya.

2. Handuk Mandi

Handuk, benda di kamar mandi yang harus rutin dicuci/Foto: Pexels.com/karola g

Handuk mandi perlu diperhatikan kebersihannya karena menyerap air dan sebaiknya benar-benar kering sebelum digunakan kembali. Praktik yang umum direkomendasikan adalah mencuci atau mengganti handuk mandi setiap minggu. Handuk juga sebaiknya digantung agar kelembapannya dapat berkurang setelah digunakan.

Kalau handuk tidak sempat kering sepenuhnya sebelum digunakan lagi, Studer menyarankan untuk menggantinya dengan handuk yang baru. Ia juga menyarankan penggunaan handuk berbeda untuk area bokong karena adanya perbedaan bakteri alami di area tersebut. Pemisahan ini bertujuan mengurangi risiko perpindahan bakteri ke bagian tubuh lain.

3. Toilet

Toilet perlu dibersihkan dan didisinfeksi secara rutin, dengan frekuensi yang dapat ditingkatkan ketika ada anggota keluarga yang sedang sakit.
Toilet, benda di kamar mandi yang harus rutin dibersihkan/Foto: Pexels.com/karola g

Toilet jelas menjadi salah satu benda di kamar mandi yang membutuhkan perhatian khusus dalam urusan kebersihan. Menurut Kadi Banjoko, PhD, infection preventionist di Department of Clinical Epidemiology, The Ohio State University Wexner Medical Center, toilet termasuk salah satu bagian kamar mandi yang paling kotor karena menjadi tempat urine dan feses dibuang.

Itulah yang menyebabkan dudukan toilet perlu didisinfeksi secara rutin, dengan frekuensi harian atau mingguan bergantung pada jumlah dan frekuensi penggunaannya. Frekuensi pembersihan juga perlu ditingkatkan jika ada anggota keluarga yang sedang mengalami diare, muntah, pilek, atau flu.

Selain bagian toilet, sikat toilet juga perlu diperhatikan. Tidak ada aturan pasti kapan sikat harus diganti, tetapi Banjoko menyarankan menggantinya ketika bulu sikat mulai aus atau berubah warna.

4. Shower dan Bathtub

Shower atau bathtub, benda di kamar mandi yang perlu rutin dibersihkan/Foto: Pexels.com/Gustavo Fring

Shower dan bathtub termasuk benda di kamar mandi yang frekuensi pembersihannya perlu disesuaikan dengan kondisi rumah. Tidak semua rumah membutuhkan jadwal pembersihan yang sama.

Menurut Banjoko, beberapa rumah yang hanya dihuni orang dewasa mungkin cukup membersihkan area shower atau bathtub setiap minggu atau bahkan setiap bulan, terutama jika penggunaannya tidak terlalu sering.

Meski begitu, pembersihan mingguan atau dua mingguan disebut sebagai jadwal yang ideal untuk membersihkan atau mendisinfeksi area tersebut. Rumah dengan penggunaan kamar mandi atau bathtub yang lebih sering bahkan mungkin membutuhkan pembersihan setiap hari.

5. Wastafel dan Permukaan Kamar Mandi

Wastafel dan permukaan kamar mandi sebaiknya dibersihkan setidaknya seminggu sekali dan lebih sering ketika ada anggota keluarga yang sakit.
Wastafel, benda di kamar mandi yang harus rutin dibersihkan/Foto: Pexels.com/karola g

Wastafel dan berbagai permukaan lain di kamar mandi juga bisa menjadi tempat berkumpulnya kuman penyebab penyakit. Permukaan yang sering disentuh atau terkena air sebaiknya tidak luput dari rutinitas membersihkan kamar mandi.

Michael G. Schmidt, PhD, profesor di Department of Pharmacology & Immunology, Medical University of South Carolina, menyarankan pembersihan lebih sering ketika ada seseorang di rumah yang sedang mengalami gejala penyakit, khususnya muntah atau diare.

Ketika tidak sedang musim pilek atau flu, kamu bisa membersihkan permukaan kamar mandi setidaknya seminggu sekali. Tentu saja, frekuensinya bisa ditambah jika permukaan sudah terlihat kotor.

6. Keset dan Bath Mat

Keset, benda di kamar mandi yang harus rutin dibersihkan/Foto: Pexels.com/Arina Krasnikova

Keset dan bath mat sebaiknya tidak hanya dibersihkan ketika sudah terlihat kotor. Schmidt menyarankan keset kamar mandi dibersihkan setidaknya sebulan sekali, meskipun pembersihan setiap minggu dianggap lebih ideal. Keset juga perlu diganti ketika mulai rusak, aus, atau sudah terurai.

Alasannya karena barang-barang yang berada di lantai kamar mandi dapat menyebabkan risiko kutu air. Schmidt juga menambahkan bahwa kulit kering atau pecah-pecah dapat memberi kesempatan bagi dermatofit untuk menempel di kaki. Karena itu, permukaan yang biasa diinjak tanpa alas kaki, termasuk keset dan bath mat, perlu dijaga kebersihannya.

7. Gagang Pintu dan Sakelar Lampu

Gagang pintu dan sakelar lampu termasuk benda yang sering disentuh dan direkomendasikan untuk dilap setiap hari.
Gagang pintu dan sakelar, benda di kamar mandi yang harus rutin dibersihkan/Foto: Pexels.com/Max Vakhtbovych

Gagang pintu dan sakelar lampu merupakan benda yang sering disentuh, tetapi juga sering mudah terlupakan saat bersih-bersih. Kedua benda ini termasuk area dengan frekuensi sentuhan tinggi. Benda seperti gagang pintu dan sakelar dapat menjadi perantara bagi kuman infeksius atau disebut sebagai fomites.

Karena sering disentuh, Studer merekomendasikan gagang pintu dan sakelar lampu dilap setiap hari. Kamu bisa menggunakan tisu disinfektan siap pakai sebagai salah satu cara yang mudah untuk membersihkan dua benda ini. Mulai sekarang, jangan lupa memasukkan dua benda kecil ini ke dalam daftar saat kamu sedang membersihkan kamar mandi.

Berdasarkan penjelasan para ahli, frekuensi pembersihan bisa disesuaikan dengan tingkat penggunaan kamar mandi, jumlah penghuni rumah, serta kondisi kesehatan anggota keluarga. Beberapa benda perlu diperhatikan setiap hari, sementara yang lain cukup dibersihkan mingguan atau bulanan.

***

Mau jadi bagian dari Buzznesia Community di mana kamu bisa ikutan berbagai online dan offline event seru yang diadakan oleh Buzznesia/Beautynesia? Komunitas ini terbuka untuk umum, baik perempuan dan juga laki-laki, kami juga memiliki komunitas khusus untuk kamu yang masih berstatus mahasiswa/mahasiswi. Yuk, gabung ke Buzznesia Community. Caranya DAFTAR DI SINI!

(naq/naq)
Komentar
0 Komentar TULIS KOMENTAR
Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama memberikan komentar.