Beauties, pernah bertemu seseorang yang tampak selalu mengiyakan semua ajakan dan permintaan? Diajak nongkrong di akhir pekan? Mereka selalu mengiyakan. Dimintai tolong secara mendadak? Mereka tidak pernah menolak.
Jika semua permintaan dan ajakan yang mereka setujui masih dalam batas kemampuan mereka, artinya mereka benar-benar bisa melakukannya dan menginginkannya, mungkin tidak jadi masalah. Nah, yang sering jadi masalah adalah ketika mereka mengiyakan karena mereka tidak enak menolak dan tidak ingin mengecewakan orang lain, padahal dirinya sendiri tidak merasa nyaman. Hal ini dikenal dengan istilah people pleaser, Beauties.
Menurut psikolog Dr. Michelle Goldman, people pleaser adalah seseorang yang selalu berusaha menyenangkan orang lain. Sebenarnya, mereka tahu apa yang mereka inginkan dan butuhkan, tapi mereka menempatkan kebutuhan orang lain di atas kebutuhan diri sendiri.
"Individu seperti ini sering kali merasa sulit untuk berkata tidak dan senantiasa berusaha menuruti keinginan orang lain," tuturnya kepada Parade.
Lantas, apa saja ciri kepribadian orang yang selalu mengucapkan "ya" meskipun sebenarnya tidak ingin. Yuk, simak penjelasan psikolog berikut ini!
Menghindari Konflik
Menghadapi konflik memang tidak menyenangkan. Tapi terkadang konflik, yang dapat diselesaikan secara sehat, dibutuhkan agar hubungan bisa berkembang. Bagi people pleaser yang terbiasa selalu ingin menyenangkan orang lain, konflik layaknya mimpi buruk.
"Bagi mereka yang selalu ingin menyenangkan orang lain, perbedaan pendapat bisa terasa mengancam, sehingga biasanya sebisa mungkin dihindari," ujar Dr. Goldman.
"Konflik dianggap dapat membuat mereka tidak disukai, berselisih dengan teman, atau dipandang sebagai pribadi yang sulit. Akibatnya, mereka akan menghindari konflik sedapat mungkin demi menjaga hubungan baik dengan orang lain," tambahnya.