7 Ciri Kepribadian Orang yang Suka Memasak Sendiri di Rumah daripada Jajan di Luar

Gayuh Tri Pinjungwati | Beautynesia
Rabu, 11 Mar 2026 21:30 WIB
3. Sadar Kesehatan
Sadar Kesehatan/Foto: pexels.com/ Anna Pou

Di tengah tren kuliner yang makin beragam dan aplikasi pesan-antar yang tinggal klik, memilih memasak di rumah terdengar seperti keputusan yang terkesan kuno. Tapi faktanya, masih banyak perempuan yang justru lebih nyaman berkutat di dapur sendiri daripada jajan di luar. Pilihan itu bukan tanpa alasan, Beauties.

Orang yang suka memasak di rumah biasanya punya hubungan yang lebih personal dengan makanan. Bagi mereka, masak bukan cuma soal mengenyangkan perut, tapi juga bentuk perhatian untuk diri sendiri, pasangan, anak, atau bahkan teman yang datang berkunjung.

Ada rasa puas yang berbeda saat melihat masakan matang sempurna hasil usaha sendiri. Nah, berikut adalah ciri kepribadian orang yang suka memasak sendiri di rumah daripada jajan di luar, seperti yang dilansir dari Geediting.

1. Kreatif

Kreatif/Foto: Pexels.com/ Yaroslav Shuraev

Di tengah menjamurnya kafe estetik dan promo delivery yang menggoda, masih ada tipe perempuan yang lebih memilih berdiri di dapur sendiri daripada jajan di luar. Menariknya, orang-orang seperti ini biasanya punya satu kesamaan, mereka kreatif. Bukan cuma soal rasa, tapi juga cara berpikir dan melihat sesuatu.

Kalau kamu termasuk yang lebih senang masak sendiri, coba perhatikan. Kamu jarang benar-benar terpaku pada resep. Resep buatmu hanya panduan, bukan aturan mutlak. Kurang satu bahan? Kamu akan mencari alternatif. Kreativitasmu muncul justru saat situasi tidak ideal.

Orang yang suka memasak di rumah biasanya juga pandai mengolah bahan sederhana. Telur, misalnya, bisa diolah jadi omelet sayur, telur gulung ala rumahan, atau dijadikan topping nasi goreng spesial. Sisa ayam kemarin? Bisa berubah jadi isian sandwich atau campuran mie goreng. Buatmu, tidak ada bahan yang membosankan.

2. Hemat

Hemat/Foto: Pexels.com/ Vlada Karpovich

Orang yang suka memasak di rumah juga biasanya tidak mudah tergoda promo. Flash sale makanan, diskon ongkir alias ongkos kirim, atau promo buy one get one memang menggiurkan. Tapi kamu akan berpikir dua kali. Kebiasaan ini menunjukkan kamu punya kontrol diri yang baik dalam hal keuangan.

Kamu cukup sadar dengan pengeluaran harian. Kamu sadar bahwa uang untuk jajan kalau dikumpulkan sebulan bisa jadi angka yang lumayan besar. Bukan berarti kamu pelit, tapi kamu paham prioritas. Uang yang bisa dihemat dari masak sendiri sering kali kamu alihkan untuk tabungan, investasi kecil, atau kebutuhan lain yang lebih penting.

Mereka tahu nilai uang hasil jerih payah mereka dan lebih memilih membelanjakannya dengan bijak untuk bahan-bahan daripada hidangan mahal di restoran. Jadi, jika kamu senang memasak dan tetap mengendalikan pengeluaran, kamu tidak sendirian. Banyak juru masak rumahan memiliki sifat hemat dan pandai memanfaatkan anggaran makanan mereka.

3. Sadar Kesehatan

Sadar Kesehatan/Foto: pexels.com/ Anna Pou

Di tengah banyaknya pilihan makanan enak dan praktis di luar sana, memilih memasak di rumah sering kali bukan sekadar soal hemat. Banyak perempuan yang lebih suka berdiri di dapur sendiri karena satu alasan penting, mereka sadar kesehatan.

Kamu cukup peduli dengan apa yang masuk ke tubuhmu. Kamu tidak sekadar makan asal kenyang, tapi juga memikirkan kandungan gizinya. Saat memasak sendiri, kamu tahu persis berapa banyak gula, garam, dan minyak yang digunakan. Kamu bisa mengurangi penyedap, memilih minyak yang lebih sehat, atau memperbanyak sayur tanpa harus kompromi dengan rasa.

4. Memiliki Kesabaran

Memiliki Kesabaran/Foto: Pexels.com/ Polina Tankilevitch

Kalau kamu termasuk tim masak sendiri, coba deh perhatikan. Memasak itu butuh proses, tidak ada tumisan yang langsung matang dalam lima detik. Tidak ada kuah yang langsung kaya rasa tanpa ditunggu. Semua ada tahapannya. Dan kamu menjalaninya tanpa terburu-buru.

Kamu tidak keberatan menghabiskan waktu untuk persiapan. Mulai dari mencuci bahan, memotong, sampai merapikan dapur setelah selesai. Buat sebagian orang, ini terasa melelahkan. Tapi buatmu, ini bagian dari proses yang memang harus dijalani. Kamu tidak mengeluh hanya karena butuh waktu lebih lama dibanding pesan makanan.

5. Penuh Perhatian

Penuh Perhatian/Foto: Pexels.com/ cottonbro studio

Jika kamu suka memasak sendiri, kamu orang yang penuh perhatian. Tidak hanya pada orang terdekat, tetapi saat proses memasak pun kamu menunjukkan perhatian. Kamu memotong sayuran tidak melakukannya secara asal-asalan, kamu memperhatikan setiap irisannya. Rasanya hampir seperti meditasi karena begitu asyik dengan apa yang kamu lakukan. 

Menariknya, perhatian itu tidak selalu untuk orang lain. Banyak juga yang memasak di rumah karena peduli pada diri sendiri. Kamu ingin makan lebih sehat, lebih teratur, dan lebih terkontrol. Itu juga bentuk self-love yang sering tidak disadari.

6. Kamu Seorang Petualang

Kamu Seorang Petualang/Foto: pexels.com/ Los Muertos Crew

Kalau kamu termasuk yang hobi masak di rumah, mungkin kamu sering merasa penasaran mencoba menu baru. Hari ini masak makanan rumahan sederhana, minggu depan tiba-tiba ingin mencoba hidangan ala Korea, Jepang, atau Timur Tengah. Buatmu, dapur adalah tempat eksplorasi rasa. Tidak harus pergi jauh untuk mencicipi dunia.

Kamu tidak terpaku pada satu gaya masakan. Kamu bisa fleksibel, menyesuaikan dengan bahan yang ada. Ketika stok di kulkas terbatas, kamu justru tertantang untuk menciptakan sesuatu yang berbeda. Buatmu, keterbatasan bukan penghalang, tapi peluang untuk bereksperimen.

7. Mandiri

Mandiri/Foto: Pexels.com/ Antonius Ferret

Pada intinya, memasak adalah tindakan kemandirian. Ini tentang mengelola bahan mentah dan mengubahnya menjadi makanan bergizi. Mereka yang lebih suka memasak di rumah sering kali adalah individu yang mandiri, nyaman dengan kemampuan mereka untuk mengurus diri sendiri.

Mereka tidak bergantung pada kemudahan makanan siap saji atau daya tarik restoran mewah. Mereka mengambil kendali sendiri, secara harfiah, dan menciptakan hidangan yang sesuai dengan selera pribadi dan kebutuhan diet mereka. Hal yang terpenting, mereka bangga dengan kemandirian mereka. Mereka bukan hanya konsumen tetapi juga pencipta, mampu menciptakan pengalaman kuliner mereka sendiri.

Memilih memasak di rumah bukan soal kuno atau tidak mengikuti tren. Itu tentang preferensi dan kenyamanan. Tentang menemukan kebahagiaan dalam hal-hal sederhana. Sering kali, perempuan yang suka memasak di rumah adalah mereka yang tahu bagaimana menciptakan rasa hangat, bukan hanya di meja makan, tapi juga dalam kehidupan sehari-hari.

***

Mau jadi bagian dari Buzznesia Community di mana kamu bisa ikutan berbagai online dan offline event seru yang diadakan oleh Buzznesia/Beautynesia? Komunitas ini terbuka untuk umum, baik perempuan dan juga laki-laki, kami juga memiliki komunitas khusus untuk kamu yang masih berstatus mahasiswa/mahasiswi. Yuk, gabung ke Buzznesia Community. Caranya DAFTAR DI SINI!

(naq/naq)
Komentar
0 Komentar TULIS KOMENTAR
Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama memberikan komentar.