7 Hal yang Perlu Dilakukan agar Rumah Tidak Terasa Sumpek
Rumah kecil bukan satu-satunya alasan sebuah ruangan terasa sumpek. Terlalu banyak barang, furnitur yang memenuhi jalur berjalan, minim cahaya, hingga udara yang tidak bergerak juga bisa membuat rumah terasa semakin sempit dan kurang nyaman.
Kamu pun tidak harus langsung membeli furnitur baru atau melakukan renovasi besar-besaran. Dengan sedikit perubahan pada cara menata ruangan, rumah bisa terasa lebih lapang tanpa harus benar-benar menambah luas bangunan.
Lantas, apa saja cara agar rumah tidak terasa sumpek yang bisa kamu lakukan? Simak, yuk!
1. Rapikan dan Kurangi Barang yang Tidak Terpakai
Ilustrasi merapikan dan mengurangi barang/FreepiK; teksomolika
Tips rumah tidak sumpek, coba mulai dengan melihat benda-benda yang memenuhi meja, lantai, rak, atau sudut ruangan. Pisahkan barang yang masih sering digunakan, jarang digunakan, bisa disimpan, didonasikan, atau memang sudah waktunya dibuang.
Dilansir dari University of California, Los Angeles (UCLA), penelitian tentang kondisi rumah menunjukkan adanya hubungan antara kepadatan barang di rumah dengan respons stres penghuni, terutama dalam konteks lingkungan rumah yang dianggap berantakan. Karena itu, kamu tidak harus langsung membereskan seluruh rumah. Mulai dari satu area yang paling penuh, lalu lanjutkan sedikit demi sedikit.
2. Maksimalkan Cahaya dan Udara
Ilustrasi memaksimalkan cahaya/freepik: magnific
Pada siang hari, buka tirai atau gorden agar cahaya alami bisa masuk. Jika memungkinkan, buka jendela dan pintu pada waktu tertentu untuk membantu pertukaran udara.
Dilansir dari U.S. Environmental Protection Agency (EPA), ventilasi merupakan salah satu cara untuk meningkatkan kualitas udara dalam ruangan dengan membawa udara luar masuk dan membantu mengurangi konsentrasi polutan di dalam rumah. Kalau rumah memiliki ruangan yang minim jendela, kipas atau exhaust fan juga bisa digunakan untuk membantu menggerakkan udara.
3. Pilih Warna Terang
Ilustrasi warna terang di ruangan/freepik: magnific
Untuk dinding, kamu bisa memilih warna seperti putih, krem, beige, abu-abu muda, atau warna pastel. Warna tersebut dapat memantulkan lebih banyak cahaya sehingga ruangan terlihat lebih terang.
Namun, bukan berarti seluruh rumah harus menggunakan warna putih. Kamu tetap bisa menambahkan warna yang lebih kuat melalui bantal sofa, karpet, lukisan, atau dekorasi sebagai aksen.
4. Atur Furnitur agar Tidak Menghalangi Ruang Gerak
Ilustrasi furtinur menghalangi ruang gerak/Freepik: magnific
Coba perhatikan posisi sofa, meja, kursi, lemari, dan furnitur lainnya. Hindari menempatkan terlalu banyak benda di satu area hingga membuat kamu sulit bergerak.
Kalau ukuran ruangan terbatas, pilih furnitur yang ukurannya sesuai. Jangan hanya melihat apakah furnitur tersebut muat dimasukkan ke ruangan, tetapi pertimbangkan juga ruang yang tersisa setelah furnitur ditempatkan. Itulah cara membuat rumah terasa lebih lega.
5. Gunakan Penyimpanan yang Praktis atau Furnitur Multifungsi
Ilustrasi penyimpanan praktis/freepik: magnific
Kamu bisa menggunakan rak vertikal, kotak penyimpanan, laci, atau furnitur yang memiliki ruang penyimpanan tambahan. Cara ini membantu memanfaatkan ruang yang tersedia dengan lebih efisien.
Untuk rumah atau kamar berukuran kecil, furnitur multifungsi juga bisa menjadi pilihan. Misalnya, tempat tidur dengan laci penyimpanan atau meja yang memiliki rak tambahan. Namun, jangan menjadikan tempat penyimpanan sebagai alasan untuk menumpuk barang. Tetap sortir barang secara berkala agar tidak semakin penuh.
6. Jaga Rumah Tetap Bersih
Ilustrasi membersihkan rumah/freepik: prostooleh
Bersihkan debu secara rutin, buang sampah, rapikan barang setelah digunakan, dan jangan membiarkan pakaian atau benda lain menumpuk di lantai. Perhatikan juga area yang mudah lembap seperti kamar mandi, dapur, dan sudut ruangan.
Dilansir dari Environmental Protection Agency (EPA), mengendalikan kelembapan merupakan salah satu langkah penting untuk mencegah pertumbuhan jamur di dalam rumah.
Beauties, itu dia cara agar rumah tidak terasa sumpek yang bisa kamu lakukan. Bagaimana, mau mencoba?
___
Mau jadi bagian dari Buzznesia Community di mana kamu bisa ikutan berbagai online dan offline event seru yang diadakan oleh Buzznesia/Beautynesia? Komunitas ini terbuka untuk umum, baik perempuan dan juga laki-laki, kami juga memiliki komunitas khusus untuk kamu yang masih berstatus mahasiswa/mahasiswi. Yuk, gabung ke Buzznesia Community. Caranya DAFTAR DI SINI!