7 Kalimat yang Diucapkan oleh Pemimpin yang Benar-Benar Baik Hati Menurut Ahli
Memiliki pemimpin yang benar-benar baik hati adalah salah satu bentuk benefit berharga yang bisa dimiliki oleh karyawan. Pasalnya, pemimpin yang baik hati tak hanya menciptkan lingkungan kerja yang positif, tapi juga mampu membantu karyawan melakukan pekerjaan dengan hati yang tenang.
Menurut Lynn Taylor, seorang pakar tempat kerja dan penulis buku, mengatakan bahwa pemimpin terbaik adalah mereka yang menyadari bahwa kata dan tindakan mereka memiliki dampak signifikan terhadap motivasi, kepuasan kerja, dan produktivitas karyawan.
Lebih lanjut, menurut Michael Kerr, seorang pembicara bisnis internasional, komunikasi bukan hal yang dianggap remeh oleh pemimpin yang benar-benar baik hati. Bagi mereka, komunikasi yang baik adalah inti dari pekerjaan mereka. Pemimpin tipe ini paham bahwa bukan hanya tentang apa yang mereka katakan, tapi bagaimana cara mereka menyampaikannya.
Menurut Taylor, ada beberapa kalimat khas yang digunakan oleh pemimpin yang benar-benar baik hati. Kira-kira apa saja? Dirangkum dari Business Insider, yuk, simak berikut ini!
“Kerja yang Bagus”
Kalimat yang Diucapkan oleh Pemimpin yang Benar-Benar Baik Hati Menurut Ahli/Foto: Freepik
Pujian dan pengakuan, di mana pun, akan selalu disambut baik daan membuat si penerima merasa kerja kerasnya telah diakui. Begitu pula di tempat kerja. Pemimpin yang benar-benar baik hati tidak akan pernah lupa mengatakan "kerja yang bagus" kepada karyawan.
"Kita semua adalah manusia dengan kebutuhan dasar untuk dihargai," kata Taylor. "Tetapi hal itu juga bisa disalahgunakan dan kehilangan maknanya, jadi gunakan frasa ini dengan hemat."
“Tentu, Mari Kita Coba”
Kalimat yang Diucapkan oleh Pemimpin yang Benar-Benar Baik Hati Menurut Ahli/Foto: Pexels/Pavel Danilyuk
Bersikap positif daan memberi "lampu hijau" kepada karyawan untuk mencoba sesuatu membantu mereka untuk berkembang.
"Mungkin apa yang dicoba karyawan bisa menyebabkan kesalahan. Tapi tanpa risiko, perusahaan dan tim akan stagnan," tutur Taylor.
Bersikap terbuka terhadap cara-cara baru dan inovatif dalam melakukan sesuatu juga membangun tim dan perusahaan yang hebat. "Para bos yang percaya pada pepatah, 'Tidak ada usaha, tidak ada hasil,' akan menarik talenta terbaik dan menciptakan lingkungan yang dinamis," tambahnya.
“Itu adalah Kesalahan Saya”
Pemimpin yang benar-benar baik hati tidak akan malu mengakui kesalahannya. Mereka tak segan untuk mengatakan "itu adalah kesalahan saya" dan bertanggung jawab.
Mengakui kesalahan adalah sesuatu yang dilakukan oleh para bos berpengalaman. Mereka tidak lepas tanggung jawab dan aksi mereka ini menjadi contoh bagi karyawan lain.
"Dengan melakukan itu, mereka juga menciptakan lingkungan yang aman bagi tim mereka untuk mengambil risiko yang terukur. Begitulah cara orang belajar," kata Taylor.
“Terima Kasih”
Kalimat yang Diucapkan oleh Pemimpin yang Benar-Benar Baik Hati Menurut Ahli/Foto: Pexels
Salah satu alasan utama karyawan resign atau mengundurkan diri dari perusahaan adalah karena mereka merasa tidak dihargai. Apresiasi adalah salah satu faktor yang membuat karyawan tetap bertahan meskipun sedang mengalami kesulitan di kantor.
"Tempat kerja di mana para bos lebih konsisten menunjukkan rasa terima kasih kepada karyawan memiliki tingkat absensi yang lebih rendah, tingkat pergantian karyawan yang lebih rendah, skor layanan pelanggan yang lebih baik, dan produktivitas yang lebih tinggi," jelas Kerr.
Oleh karena itu, pemimpin yang benar-benar baik hati tidak akan pernah lupa mengucapkan "terima kasih" kepada karyawan. Mereka terbiasa untuk menyampaikan pujian positif secara tulus.
“Saya Percaya padamu Sepenuhnya”
Pemimpin yang benar-benar baik hati sering mengucapkan kalimat "saya percaya padamu sepenuhnya" kepada karyawan yang sedang mengerjakan proyek yang menantang. Kepercayaan dari pemimpin ini bisa membantu meningkatkan kepercayaan diri karyawan.
Taylor menceritakan bahwa ada seorang pemimpin yang mengatakan kepada karyawan bahwa dia akan mempertaruhkan sebagian dari gajinya untuk memastikan karyawan tersebut dapat menyelesaikan pekerjaan yang sulit. Pada akhirnya, karena kepercayaan dari pemimpin, karyawan itu bahkan bisa melampaui ekspektasi.
"Dia mendapat dukungan dan kepercayaan penuh dari atasannya, yang menurut semua pihak merupakan faktor utama yang berkontribusi," ungkap Taylor.
“Bagaimana Saya Bisa Berikan Dukungan agar Kamu Bisa Melakukan Pekerjaan dengan Maksimal?”
Kalimat yang Diucapkan oleh Pemimpin yang Benar-Benar Baik Hati Menurut Ahli/Foto: Freepik
Kalimat ini sering diucapkan oleh pemimpin yang benar-benar baik hati untuk mengetahui apa yang bisa ia berikan untuk karyawannya.
"Ini menunjukkan kepedulian dan kasih sayang terhadap karyawan, dan membuktikan bahwa Anda memahami bahwa tugas sebenarnya seorang bos adalah untuk mendukung dan memberikan bantuan kepada karyawan," kata Taylor.
"Mengatakan Anda siap membantu dan secara proaktif meminta bantuan adalah dua hal yang berbeda," tambah Taylor. "Para bos yang menepati janji mereka dengan memberikan dukungan nyata adalah motivator terbaik, dengan tingkat pergantian karyawan terendah."
“Ini Pendapat Saya”
Karyawan terkadang tidak cukup tahu tentang apa saja yang berhasil dan apa yang tidak saat mereka mengerjakan sesuatu. Pemimpin yang benar-benar baik hati akan memberikan feedback atau pendapatnya terkait hasil atau progres karyawan.
"Manajer yang hebat menyadari bahwa semakin banyak umpan balik yang diterima tim mereka, semakin baik hasil proyek berikutnya," tutur Taylor.
***
Mau jadi bagian dari Buzznesia Community di mana kamu bisa ikutan berbagai online dan offline event seru yang diadakan oleh Buzznesia/Beautynesia? Komunitas ini terbuka untuk umum, baik perempuan dan juga laki-laki, kami juga memiliki komunitas khusus untuk kamu yang masih berstatus mahasiwa/mahasiswi. Yuk, gabung ke Buzznesia Community. Caranya DAFTAR DI SINI!