7 Kebiasaan Kecil yang Memicu Kecemasan, Hindari!

Nazwa Yuliana | Beautynesia
Minggu, 25 Jan 2026 22:00 WIB
4. Terlalu Fokus pada Hal yang Tidak Bisa Dikendalikan
Terlalu fokus pada hal yang tidak bisa dikendalikan/ Foto: Pexels.com/ Anna Shvets

Beauties, kamu pernah nggak sih merasa kecemasan berlebihan muncul tiba-tiba hanya karena hal kecil? Entah itu karena notifikasi yang belum dibuka, tugas yang menumpuk, atau hal yang sebenarnya remeh. Kadang, kita bertanya-tanya, apa yang membuat kecemasan muncul di waktu yang nggak tepat?

Kecemasan adalah respons alami tubuh terhadap stres atau ancaman. Namun, ketika respons ini muncul terlalu sering atau terlalu kuat, itu bisa berubah menjadi gangguan kecemasan yang mengganggu kualitas hidup. Nah, ternyata bukan hanya hal besar yang bisa memicu kecemasan. Kebiasaan kecil sehari-hari pun bisa menjadi “jatuhnya batang kecil” yang membuat pikiran kita gampang gelisah.

Dilansir dari Healthline dan OnlyMyHealth, ada beberapa kebiasaan yang memicu kecemasan. Yuk, kenali sebelum kebiasaan ini membuatmu terus gelisah dan susah fokus.

1. Terlalu Sering Mengecek Notifikasi

Terlalu sering mengecek notifikasi/ Foto: Pexels.com/ RDNE Stock project

Kebiasaan membuka ponsel setiap beberapa menit sekali untuk mengecek notifikasi — entah dari pesan, Instagram, atau email, bisa membuat pikiran terus “on alert”. Ini karena otak kita dipaksa untuk selalu merespons hal baru yang masuk, sehingga stres ringan pun bisa berubah menjadi kecemasan berlebihan.

Menurut para ahli, gangguan perhatian seperti ini dapat memperkuat rasa gelisah karena pikiran tidak pernah benar-benar “beristirahat”. Beauties bisa mulai mengatur jadwal mengecek ponsel, misalnya hanya setiap jam atau beberapa jam sekali untuk mengurangi kecemasan tanpa sadar ini.

2. Menghindari Masalah Tanpa Penyelesaian

Menghindari masalah tanpa penyelesaian/ Foto: Pexels.com/ Alex Green

Sering kali, ketika kita menghadapi masalah, entah itu tugas kuliah, pekerjaan, atau urusan pribadi, kita memilih menghindar. Padahal, kebiasaan menghindar tanpa menyelesaikan masalah dapat membuat pikiran “menggulung” kekhawatiran secara berulang-ulang.

Dalam psikologi, kebiasaan ini bisa menjadi pemicu kecemasan karena masalah yang tidak terselesaikan terus berada di bawah sadar kita, memicu stres setiap kali kita mengingatnya. Alih-alih menjauhi, coba pecah masalah itu menjadi langkah-langkah kecil yang bisa diselesaikan satu per satu.

3. Kurang Tidur Berkualitas

Kurang tidur berkualitas/ Foto: Pexels.com/ Andrea Piacquadio

Tidur ternyata bukan hanya kebutuhan fisik, tapi juga kebutuhan mental. Saat kamu kurang tidur, otak tidak punya cukup waktu untuk memproses emosi dan stres. Akibatnya, kamu menjadi lebih mudah merasa gelisah, khawatir, atau bahkan merasa kecemasan berlebihan saat bangun.

Kebiasaan begadang sambil menonton drama atau scrolling media sosial hingga larut malam bisa memengaruhi pola tidur dan meningkatkan kecemasan secara tidak langsung. Cobalah rutinitas tidur yang lebih teratur, matikan ponsel satu jam sebelum tidur, dan jaga suasana kamar agar lebih tenang.

4. Terlalu Fokus pada Hal yang Tidak Bisa Dikendalikan

Terlalu fokus pada hal yang tidak bisa dikendalikan/ Foto: Pexels.com/ Anna Shvets

Ketika Beauties terlalu memikirkan hal-hal di luar kendali kita, seperti pendapat orang lain, masa depan yang belum pasti, atau hal-hal kecil yang tidak penting, itu dapat menimbulkan kecemasan berlebihan. Pikiran kita sering lupa membedakan antara apa yang bisa dan tidak bisa kita ubah.

Alih-alih memikirkan hal yang tidak bisa dikendalikan, fokuskan energimu pada apa yang bisa dilakukan sekarang. Ini termasuk merencanakan tindakan yang realistis, bernafas dalam, atau mengalihkan perhatian ke aktivitas yang lebih menyenangkan.

5. Konsumsi Kafein Berlebihan

Konsumsi kafein berlebihan/ Foto: Pexels.com/ Oktay Köseoğlu

Kopi memang bisa membuat kita lebih melek, tapi konsumsi kafein berlebihan dari kopi, teh kuat, atau minuman energi, bisa menjadi salah satu penyebab meningkatnya kecemasan. Kafein adalah stimulan yang meningkatkan detak jantung dan kadar kortisol, hormon stres sehingga tubuh merasa “siaga”.

Jika Beauties sering merasa gelisah beberapa jam setelah minum kopi atau minuman berkafein tinggi, bisa jadi itu adalah reaksi tubuh terhadap stimulasi yang berlebihan. Mengurangi asupan kafein atau menggantinya dengan minuman herbal bisa membantu menenangkan sistem saraf dan mengurangi kecemasan.

6. Menunda Tugas dan Deadline

Menunda tugas dan deadline/ Foto: Pexels.com/ Jakub Zerdzicki

Beauties, siapa nih yang sering merasa terganggu karena tugas yang menumpuk dan tidak langsung dikerjakan? Kebiasaan menunda pekerjaan membuat otak menumpuk kekhawatiran tentang deadline, dan ini bisa menjadi pemicu kecemasan besar ketika batas waktu semakin dekat.

Alih-alih menunda, buatlah daftar tugas kecil yang bisa kamu selesaikan sedikit-sedikit setiap harinya. Mencoret tugas dari daftar kerja bisa memberi rasa lega dan mengurangi rasa cemas yang sering muncul saat deadline mendekat.

7. Kurangnya Waktu untuk Me-Time dan Relaksasi

Kurangnya waktu untuk me-time dan relaksasi/ Foto: Pexels.com/ Kampus Production

Terus-menerus bekerja tanpa jeda dapat membuat tubuh dan pikiran “panas”. Tanpa waktu untuk istirahat, stres bisa menumpuk dan berubah menjadi kecemasan berlebihan tanpa kamu sadari.

Psikolog sering menekankan pentingnya me-time dan relaksasi sebagai bagian dari menjaga kesehatan mental. Me-time bisa berupa jalan santai, bermeditasi, membaca, atau hal lain yang membuat kamu rileks. Kebiasaan ini membantu menurunkan kadar stres dan memberi ruang bagi pikiran untuk pulih sehingga kecemasan tidak semakin kuat.

Beauties, kecemasan bisa datang dari hal-hal kecil yang sering kita anggap “biasa saja”. Kebiasaan seperti mengecek notifikasi terlalu sering, kurang tidur, terlalu banyak kafein, hingga menunda tugas bisa menjadi pemicu kecemasan tanpa kita sadari. Bahkan, terlalu memikirkan hal yang tidak bisa dikendalikan bisa membuat kecemasan berlebihan semakin kuat.

Mulailah dari perubahan kecil di rutinitasmu, Beauties. Karena kesehatan mentalmu itu penting!

***

Ingin jadi salah satu pembaca yang bisa ikutan beragam event seru di Beautynesia? Yuk, gabung ke komunitas pembaca Beautynesia, B-Nation. Caranya DAFTAR DI SINI!

(ria/ria)
Komentar
0 Komentar TULIS KOMENTAR
Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama memberikan komentar.

RELATED ARTICLE