7 Kebiasaan Orang dengan IQ Rendah di Lingkungan Pertemanan Menurut Ilmu Psikologi

Nadya Quamila | Beautynesia
Jumat, 09 Oct 2026 21:30 WIB
Suka Membatalkan Rencana
7 Kebiasaan Orang dengan IQ Rendah di Lingkungan Pertemanan Menurut Ilmu Psikologi/Foto: Magnific.com

Beauties, kamu mungkin pernah melihat berbagai kepribadian hingga kebiasaan setiap individu di lingkungan pertemanan. Ada yang super ceria dan suka mengobrol, ada yang diam mendengarkan tapi punya nasihat bijaksana, hingga mungkin ada pula yang terlihat sedikit arogan dan terlalu percaya diri.

Tipe yang terakhir ini biasanya suka membual soal kecerdasan yang mereka miliki. Mereka seolah-olah mengetahui segala hal dan informasi yang mereka bagikan, menurutnya, sangatlah penting. Biasanya, sikap mereka satu ini punya satu tujuan, yaitu melindungi citra diri.

Tak jarang, mereka juga suka melebih-lebihkan keterampilan dan kemampuan mereka, bahkan sampai merendahkan orang lain. Padahal meski tamengnya tampak percaya diri, jauh di dalam hati mereka sebenarnya merasa insecure dan was-was, Beauties.

Berikut ini beberapa kebiasaan orang dengan IQ rendah yang biasa mereka tunjukkan di lingkungan pertemanan. Yuk, simak penjelasannya dilansir dari Your Tango!

Hanya Mengandalkan Kepercayaan Diri Tanpa Ilmu yang Mumpuni

Orang dengan IQ rendah biasanya tampak sangat percaya diri. Tapi sebenarnya, hanya hal itu yang mereka andalkan. Mereka menutupi kurangnya informasi yang mereka ketahui dengan menunjukkan rasa percaaya diri yang tinggi.

Kebiasaan Orang dengan IQ Rendah di Lingkungan Pertemanan Menurut Ilmu Psikologi/Foto: Magnific.com/DC Studio

Orang dengan IQ rendah biasanya tampak sangat percaya diri. Hal ini bisa terlihat dari nada suaranya yang lantang dan penuh keyakinan. Tapi sebenarnya, hanya hal itu yang mereka andalkan, Beauties. Mereka menutupi kurangnya informasi yang mereka ketahui dengan menunjukkan rasa percaya diri yang tinggi.

Menurut sebuah studi dari jurnal Human Brain Mapping, nada suara yang lantang dan penuh keyakinan sering kali dianggap lebih dapat dipercaya, meskipun hal tersebut biasanya merupakan tanda kepercayaan diri yang berlebihan, bukan kecerdasan yang sesungguhnya.

Jadi, tidak heran jika orang yang minim kecerdasan hanya mengandalkan ekspresi dan nada bicara untuk meyakinkan orang lain, alih-alih menggunakan bukti nyata atau menunjukkan kompetensi.

Seringnya, mereka berbicara dengan lantang, tapi tidak akurat. Hal ini bisa menimbulkan kebingungan, kekecewaan, bahkan menambah beban kerja bagi orang lain.

Menggunakan Bahasa yang Rumit saat Mengobrol agar Terdengar Cerdas

Orang dengan IQ rendah suka mengucapkan satu atau dua kalimat yang membuat mereka tampak lebih pintar dari sebenarnya. Tapi kalimat yang terkesan cerdas dan rumit ini sebenarnya tidak berbobot dan hanya terkesan ikut-ikutan saja.

7 Kebiasaan Orang dengan IQ Rendah di Lingkungan Pertemanan Menurut Ilmu Psikologi/Foto: Pexels/George Pak

Selain suara yang lantang untuk menunjukkan kepercayaan diri, orang IQ rendah juga gemar mengobrol menggunakan bahasa yang rumit agar terdengar cerdas. Padahal, kalimat yang terkesan cerdas dan rumit ini sebenarnya tidak berbobot dan hanya terkesan ikut-ikutan saja.

Mereka mungkin akan mengatakan kalimat yang terdengar intelektual pada awalnya. Tapi semakin lama ia mengoceh, kamu sadar bahwa apa yang diucapkan hanya omong kosong dan tidak berbasis fakta.

Mereka akan berusaha menggunakan kata-kata rumit dan membingungkan dengan harapan ingin terlihat cerdas. Padahal, menurut penelitian yang dipublikasikan di PubMed Central, orang dengan IQ tinggi justru berupaya membuat percakapan dan interaksi lebih inklusif bagi semua orang. Mereka akan menyederhanakan bahasa mereka dan memilih kata-kata yang mudah dipahami.

Sering Menyela, Mengejek, dan Mencari Perhatian

Cara mengenali orang dengan IQ rendah dilihat dari cara bergaul adalah mereka suka menyela, mengejek, dan mencari perhatian saat mengobrol.

7 Kebiasaan Orang dengan IQ Rendah di Lingkungan Pertemanan Menurut Ilmu Psikologi/Foto: Magnific.com

Kebiasaan yang dilakukan orang IQ rendah di lingkungan pertemanan adalah mereka sering menyela dan mengejek omongan orang lain. Semua itu mereka lakukan agar perhatian hanya tertuju pada mereka, Beauties.

Menurut sebuah studi dari jurnal Frontieris in Psychiatry, hal ini biasanya dipicu oleh tingkat kecerdasan dan kesadaran sosial yang rendah. Akibatnya, mereka menyebabkan konflik dan stres dalam interaksi.

Rasa harga diri mereka tidak berasal dari dalam diri, Beauties. Rasa harga diri mereka biasanya tumbuh karena perhatian dan validasi dari orang lain. Inilah mengapa mereka gemar mencari perhatian orang lain, tapi dengan cara yang tidak patut.

Suka Membagikan Informasi yang Belum Valid

Orang dengan IQ rendah gemar membagikan informasi yang ia dapatkan di media sosial kepada teman-temannya tanpa mengecek terlebih dahulu kebenarannya.

Kebiasaan Orang dengan IQ Rendah di Lingkungan Pertemanan Menurut Ilmu Psikologi/Foto: Magnific.com/tirachardz

Informasi mengalir begitu deras di media sosial. Terkadan memang cukup sulit untuk mengetahui mana informasi yang valid dan kredibel dan mana yang hoaks.

Tapi orang dengan IQ rendah gemar membagikan informasi yang ia dapatkan di media sosial kepada teman-temannya tanpa mengecek terlebih dahulu kebenarannya. Menurut sebuah penelitian yang diterbitkan dalam jurnal Current Directions in Psychological Science, orang yang memiliki kecerdasan tinggi akan selalu menelaah terlebih dahulu informasi yang mereka terima.

Setelah itu, mereka akan menggunakan kemampuan berpikir kritis mereka dalam mengecek kredibilitas informasi tersebut. Namun, hal ini tidak dilakukan orang dengan kecerdasan rendah karena mereka dengan cepat menganggap semua informasi yang mereka terima adalah fakta.

Mereka menerima begitu saja segala sesuatu yang mereka lihat di media sosial maupun setiap judul berita yang mereka temui sebagai fakta. Mereka tidak berupaya menelusuri lebih jauh untuk melakukan verifikasi.

Tidak Mau Meminta Bantuan saat Butuh

Cara mengenali orang dengan IQ rendah pertama adalah mereka sangat enggan meminta bantuan. Bukan karena mereka merasa tidak enak merepotkan orang lain, tapi karena mereka tidak mau dipandang sebagai sosok yang lemah.

7 Kebiasaan Orang dengan IQ Rendah di Lingkungan Pertemanan Menurut Ilmu Psikologi/Foto: Magnific.com

Orang dengan IQ rendah enggan meminta bantuan. Menurut mereka, meminta bantuan adalah bentuk kelemahan.

Menurut sebuah studi dari jurnal Intelligence, refleksi diri dan kesadaran adalah pilar kecerdasan sejati. Tapi orang dengan IQ rendah umumnya kesulitan menyadari kapan mereka membutuhkan dukungan.

Mereka secara keliru mengaitkan kesalahan atau ketidaktahuan sebagai kelemahan. Di sisi lain, mereka gencar pada upaya untuk menunjukkan citra diri bahwa mereka adalah sosok yang cerdas. Mereka berpikir bahwa orang cerdas tidak membutuhkan bantuan, padahal ini konsep yang keliru, Beauties. Orang yang punya IQ tinggi justru tidak ragu meminta bantuan saat membutuhkannya.

Tersinggung saat Diberi Saran

Orang dengan IQ rendah sering bersikap defensif ketika berhadapan dengan kritik dan feedback apa pun, bahkan yang bersifat membangun sekalipun. Mereka langsung terpacu untuk mengalihkan topik pembicaraan agar tidak harus mendengar saran tersebut.

7 Kebiasaan Orang dengan IQ Rendah di Lingkungan Pertemanan Menurut Ilmu Psikologi/Foto: Magnific.com

Kritik dan saran adahal hal yang dibenci orang dengan IQ rendah. Mereka akan tersinggung dan bersikap defensif ketika menerimanya. Mereka langsung terpacu untuk mengalihkan topik pembicaraan agar tidak harus mendengar saran tersebut.

Menurut peneliti psikologi Dr. Rob Nash, menerima umpan balik sering kali terasa tidak nyaman bagi semua orang, terlepas dari tingkat kecerdasannya. Namun, belajar untuk menerimanya dan menerapkan perubahan yang mendorong pertumbuhan sangatlah penting. Tanpa adanya hal ini, seseorang cenderung stuck dan hiudp dalam siklus yang tidak sehat.

Suka Membatalkan Rencana

Mereka sering mengatakan

7 Kebiasaan Orang dengan IQ Rendah di Lingkungan Pertemanan Menurut Ilmu Psikologi/Foto: Magnific.com

Membatalkan rencana tiba-tiba tanpa alasan yang jelas memang terkadang bisa membuat hubungan pertemanan jadi agak tegang, ya, Beauties. Menurut sebuah studi dari Journal of Personality and Social Psychology, orang dengan IQ rendah lebih cenderung membuat prediksi yang tidak akurat tentang masa depan. Bahkan, studi tersebut mengungkapkan bahwa mereka lebih dari dua kali lebih mungkin membuat prediksi yang tidak akurat dibandingkan dengan rekan-rekan mereka yang cerdas.

Hal ini termasuk ketika membuat janji dengan orang lain. Mereka sering mengatakan "ya" pada rencana yang sebenarnya tidak dapat mereka wujudkan secara realistis, dan mereka tahu hal itu. Pada akhirnya, karena mereka tidak mampu, mereka terus-menerus membatalkan rencana. Hal ini pada akhirnya bisa merusak hubungan.

Beauties, itulah beberapa kebiasaan orang dengan IQ rendah yang kerap mereka lakukan di lingkungan pertemanan. Bagaimana menurutmu?

***

Mau jadi bagian dari Buzznesia Community di mana kamu bisa ikutan berbagai online dan offline event seru yang diadakan oleh Buzznesia/Beautynesia? Komunitas ini terbuka untuk umum, baik perempuan dan juga laki-laki, kami juga memiliki komunitas khusus untuk kamu yang masih berstatus mahasiswa/mahasiswi. Yuk, gabung ke Buzznesia Community. Caranya DAFTAR DI SINI!

(naq/naq)
Komentar
0 Komentar TULIS KOMENTAR
Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama memberikan komentar.

RELATED ARTICLE