7 Kebiasaan Orang dengan IQ Rendah saat Bermain Media Sosial

Nadya Quamila | Beautynesia
Minggu, 18 Oct 2026 21:30 WIB
Sering Mengeluh di Media Sosial
7 Kebiasaan Orang dengan IQ Rendah saat Bermain Media Sosial/Foto: Pexels/Ivan S

Media sosial sudah menjadi bagian dari kehidupan manusia di era digital saat ini. Bagi sebagian orang, mengawali hari tanpa menggulir media sosial rasanya ada yang kurang, bahkan mereka merasa was-was takut tertinggal informasi terbaru.

Jika diperhatikan ada banyak tipe-tipe pengguna media sosial yang bisa kita temukan. Ada yang hobi berbagi keseharian dalam hidup, hanya mengunggah liburan dan momen pentingnya, atau ada pula sosok misterius yang tidak kita temukan satupun unggahan di akunnya.

Bagi orang dengan IQ rendah, mereka biasanya menunjukkan beberapa kebiasaan tertentu ketika membuka media sosial. Kebiasaan ini tidak hanya berpotensi mencoreng citra mereka, tanpa mereka sadari, tapi juga membuat hubungan dengan orang lain bahkan orang asing menjadi terganggu.

Kira-kira kebiasaan apa saja yang sering dilakukan orang dengan IQ rendah saat bermain media sosial? Yuk, simak ulasannya dilansir dari Your Tango berikut ini!

Menulis Komentar Kasar dan Tidak Sopan

Orang dengan IQ rendah merasa aman untuk melontarkan komentar bernada negatif karena mereka berada di balik layar. Minimnya empati juga menjadi salah satu penyebab mengapa mereka mudah menuis komentar kasar dan tidak sopan.

7 Kebiasaan Orang dengan IQ Rendah saat Bermain Media Sosial/Foto: Pexels.com

Di media sosial, semua orang bisa menyampaikan pendapat dan isi kepala mereka dengan bebas. Begitu pula dengan komentar kasar dan tidak sopan yang penuh kebencian. Seseorang bisa dengan mudahnya mengetik kata-kata kasar kepada orang lain dan berlindung di balik akun anonim.

Sering melontarkan komentar kasar atau menyindir orang lain di media sosial akan membuat seseorang memiliki nilai diri yang rendah. Orang dengan IQ rendah merasa aman untuk melontarkan komentar bernada negatif karena mereka berada di balik layar. Minimnya empati juga menjadi salah satu penyebab mengapa mereka mudah menuis komentar kasar dan tidak sopan.

Secara umum, para ahli berpendapat bahwa media sosial membuat seseorang cenderung lebih kasar. Hal ini akibat minimnya isyarat nonverbal serta adanya perlindungan berupa anonimitas. Namun, bukan berarti berperilaku kejam dan tidak baik secara daring tidak akan berdampak buruk terhadap reputasi maupun persepsi orang lain terhadap diri kita, Beauties.

Sering Mengeluh di Media Sosial

Orang yang insecure menggunakan media sosial sebagai pelampiasan untuk terus-terusan mengeluh. Salah satu alasan mereka melakukan ini adalah mereka tidak memiliki seseorang yang benar-benar bisa mendengarkan kisahnya karena takut dihakimi.

7 Kebiasaan Orang dengan IQ Rendah saat Bermain Media Sosial/Foto: Pexels/Ivan S

Kita semua pasti pernah mengeluh. Tapi orang dengan IQ rendah menggunakan media sosial sebagai pelampiasan untuk terus-terusan mengeluh. Mereka akan mengeluhkan apa pun dari kehidupan mereka. Entah mantan pasangan, sekolah, pekerjaan, keluarga, dan masih banyak lagi.

Mereka tidak ragu membagikan hal yang bersifat personal tersebut di media sosial. Mereka lebih memilih membagikan kekesalannya di media sosial alih-alih curhat dengan orang terdekat. Ada rasa kepuasan tersendiri saat mereka memilih mengeluh dengan cara ini.

Salah satu alasan mereka melakukan ini adalah mereka tidak memiliki seseorang yang benar-benar bisa mendengarkan kisahnya karena takut dihakimi. Padahal, dengan membagikannya di media sosial juga bukan pilihan bijak karena akan ada lebih banyak orang, yang bahkan tidak dikenal, jadi mengetahuinya.

Mengekspresikan Emosi di saat Itu Juga

Orang dengan IQ rendah cenderung membutuhkan validasi eksternal atau pengakuan dari orang lain. Di sisi lain, mereka juga sulit untuk mengelola emosi mereka. Akibatnya, mereka mencurahkan isi hati atau emosi yang sedang mereka rasakan di saat itu juga ke media sosial untuk mendapatkan perhatian yang mereka butuhkan.

7 Kebiasaan Orang dengan IQ Rendah saat Bermain Media Sosial/Foto: Pexels.com

Orang dengan IQ rendah cenderung membutuhkan validasi eksternal atau pengakuan dari orang lain. Di sisi lain, mereka juga sulit untuk mengelola emosi mereka. Akibatnya, mereka mencurahkan isi hati atau emosi yang sedang mereka rasakan di saat itu juga ke media sosial untuk mendapatkan perhatian yang mereka butuhkan.

Alih-alih menenangkan diri atau berbicara dengan orang yang dipercaya, mereka lebih memilih untuk mengunggah setiap emosi yang mereka rasakan di dunia maya secara real time. Meskipun perilaku ini tampaknya tidak berbahaya, tapi mengeskpresikan emosi, misalnya yang intens seperti kemarahan, kekecewaan, atau kesedihan, bisa membawa risiko. Apa pun yang kita unggah di media sosial bisa meninggalkan jejak digital yang permanen. Selain itu, pesan emosional yang disampaikan di media sosial bisa saja disalahartikan oleh publik, sehingga bisa memicu salah paham.

Obsesi pada Jumlah Like

Orang insecure sedikit terobsesi dengan jumlah 'like' atau suka yang mereka dapatkan dari sebuah unggahan di media sosial. Orang yang insecure sering kali memiliki rasa percaya diri rendah dan mereka sulit menemukan rasa berharga dari dalam dirinya. Oleh karena itu, mereka mencari validasi dari luar, salah satunya media sosial, demi merasa baik akan dirinya sendiri.

7 Kebiasaan Orang dengan IQ Rendah saat Bermain Media Sosial/Foto: Pexels/Anna Shvets

Orang dengan IQ rendah sedikit terobsesi dengan jumlah 'like' atau suka yang mereka dapatkan dari sebuah unggahan di media sosial. Mereka akan membuka ponsel dan mengecek media sosial, ingin tahu berapa banyak orang yang telah menyukai dan berkomentar tentang unggahan mereka.

Media sosial sering kali berubah menjadi "panggung kompensasi" bagi mereka yang merasa kurang percaya diri di dunia nyata. Oleh karena itu, mereka mencari validasi dari luar, salah satunya media sosial, demi merasa baik akan dirinya sendiri.

Akhirnya, muncul pola pikir keliru, yaitu mereka menganggap harga diri mereka hanya sebatas jumlah like di media sosial. Ketika mereka mendapat banyak like, mereka akan senang dan merasa berharga. Sebaliknya, jika konten mereka sepi atau jumlah like tidak sesuai ekspektasi, mereka merasa dirinya gagal.

Oversharing

Orang IQ rendah menganggap media sosial layaknya buku harian terbuka, mereka mencurahkan isi hati agar merasa lebih lega tanpa memikirkan konsekuensinya. Mereka juga cenderung mengungkapkan terlalu banyak informasi mengenai diri sendiri.

7 Kebiasaan Orang dengan IQ Rendah saat Bermain Media Sosial/Foto: Pexels.com

Orang IQ rendah menganggap media sosial layaknya buku harian terbuka, mereka mencurahkan isi hati agar merasa lebih lega tanpa memikirkan konsekuensinya. Mereka juga cenderung mengungkapkan terlalu banyak informasi mengenai diri sendiri.

Menurut sebuah studi dari Computers in Human Behavior Reports, berbagi informasi secara berlebihan atau oversharing di media sosial bisa menimbulkan beberapa risiko. Misalnya, membahayakan keselamatan pengguna itu sendiri, membuat orang lain yang membaca bisa terasa tidak nyaman, hingga merusak reputasi mereka di lingkungan sosial.

Terlalu Sering Scrolling di Media Sosial

Cara mengenali orang insecure dari cara bermain media sosial adalah mereka terus mengecek berbagai platform, mulai dari X, Instagram, TikTok, Facebook, dan lainnya. Mereka lebih memilih menghabiskan waktu untuk berselancar di dunia maya daripada berinteraksi langsung di dunia nyata.

7 Kebiasaan Orang dengan IQ Rendah saat Bermain Media Sosial/Foto: Pexels/mikoto.raw Photographer

Kebiasaan orang dengan IQ rendah adalah mereka terlalu sering scrolling di media sosial. Mereka terus mengecek berbagai platform, mulai dari X, Instagram, TikTok, Facebook, dan lainnya. Mereka lebih memilih menghabiskan waktu untuk berselancar di dunia maya daripada berinteraksi langsung di dunia nyata.

Mereka berusaha melupakan masalah di dunia nyata dengan menggulir berbagai konten hiburan yang mereka temukan di media sosial. Kesenangan instan yang mereka rasakan dirasa mampu menutupi masalah yang sedang mereka alami. Padahal jika dilakukan terus-menerus, hal ini bisa berdampak pada kesehatan mental.

Mudah Percaya Berita Hoaks

Mereka menelan mentah-mentah informasi yang mereka lihat di internet. Tak hanya dikonsumsi sendiri, mereka juga gemar membagikan ulang informasi yang belum divalidasi tersebut untuk menarik perhatian.

7 Kebiasaan Orang dengan IQ Rendah saat Bermain Media Sosial/Foto: Pexels.com

Derasnya arus informasi saat ini membuat kita kadang kewalahan dalam menyaringnya, apakah informasi tersebut valid atau hanya hoaks. Sebagian orang sering kali menganggap informasi yang mereka lihat di internet sebagai fakta, padahal kenyataannya tidak demikian.

Inilah yang sering dilakukan orang dengan IQ rendah. Mereka menelan mentah-mentah informasi yang mereka lihat di internet. Tak hanya dikonsumsi sendiri, mereka juga gemar membagikan ulang informasi yang belum divalidasi tersebut untuk menarik perhatian.

***

Mau jadi bagian dari Buzznesia Community di mana kamu bisa ikutan berbagai online dan offline event seru yang diadakan oleh Buzznesia/Beautynesia? Komunitas ini terbuka untuk umum, baik perempuan dan juga laki-laki, kami juga memiliki komunitas khusus untuk kamu yang masih berstatus mahasiswa/mahasiswi. Yuk, gabung ke Buzznesia Community. Caranya DAFTAR DI SINI!

(naq/naq)
Komentar
0 Komentar TULIS KOMENTAR
Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama memberikan komentar.

RELATED ARTICLE