Beberapa orang terlihat sangat sabar dan tenang dalam menghadapi kehidupan. Mereka jarang marah, jarang mengeluh, dan sering terlihat “dewasa” dalam menyikapi konflik. Orang-orang macam ini biasanya akan dikagumi karena tidak sedikit yang memuji kesabaran mereka.
Namun, kamu wajib waspada. Di balik sikap kalem itu, ada tipe kepribadian yang justru jauh lebih melelahkan untuk dihadapi, yaitu orang yang pendendam secara emosional.
Bukan tipe yang meledak-ledak atau terang-terangan membalas. Justru sebaliknya, mereka menyimpan, menghitung, dan menunggu momen yang tepat. Dendamnya halus, tapi efeknya panjang. Lalu bagaimana cara mendeteksi orang-orang seperti ini?
Melansir The Truly Charming, berikut ini kebiasaan-kebiasaan yang sering dimiliki orang yang terlihat sabar, namun sebenarnya sangat pendendam.
1. Sering Mengungkit Kebaikan yang Pernah Dilakukan
|
Ilustrasi Perempuan Pendendam/Foto: Freepik.com |
Orang pendendam jarang melakukan kebaikan tanpa motif. Setiap bantuan, perhatian, atau pengorbanan selalu “dicatat” dalam ingatan. Mereka mungkin tidak langsung menagih, tapi suatu hari kalimat seperti, “Ingat nggak waktu aku bantu kamu dulu?” akan muncul.
Relasi bagi mereka bukan soal ketulusan, melainkan transaksi. Ada ekspektasi balasan yang harus dipenuhi. Jika kamu dianggap kurang membalas atau tidak sesuai harapan, rasa bersalah akan digunakan sebagai alat kontrol.