Di era media sosial, memotret makanan sebelum makan sudah jadi kebiasaan yang sangat umum. Mulai dari kopi pagi hingga makan malam di restoran, semuanya terasa “wajib” diabadikan dan dibagikan. Kebiasaan ini bahkan memicu munculnya istilah populer “phone eats first”, yang kurang lebih artinya adalah “foto dulu baru makan”.
Kebiasaan mengabadikan makanan umumnya dilakukan karena berbagai alasan. Tidak melulu untuk flexing, kadang pengguna ponsel melakukannya demi validasi atau sekedar keinginan untuk curhat. Namun, meski kebiasaan ini cukup umum dilakukan, namun, ternyata tidak semua orang memiliki dorongan tersebut. Ada segelintir orang yang memilih langsung makan tanpa merasa perlu mengambil foto.
Walau sekilas terlihat sederhana, namun perspektif psikologi mengungkap bahwa kebiasaan ini berkaitan dengan karakter kepribadian tertentu. Melansir Global English Editing, orang yang tidak merasa perlu memotret makanan biasanya menunjukkan beberapa presence traits atau kemampuan untuk benar-benar hadir dalam momen yang sedang dijalani.
Apa saja cirinya? Simak ulasannya berikut ini!
1. Lebih Menikmati Makanan dengan Penuh Kesadaran
|
Ilustrasi Orang yang Jarang Posting Makanan/Foto: Freepik.com/pvproductions |
Orang yang tidak sibuk mengambil foto cenderung lebih fokus menikmati makanan secara langsung, mulai dari rasa, aroma, hingga teksturnya. Mereka benar-benar hadir dalam pengalaman makan, bukan sekadar mendokumentasikannya. Bahkan, penelitian menunjukkan bahwa makan tanpa distraksi dapat meningkatkan kepuasan dan memori terhadap makanan tersebut.