8 Ciri Kepribadian Orang yang Jarang Posting Makanan di Medsos

Riswinanti Pawestri Permatasari | Beautynesia
Kamis, 16 Apr 2026 21:30 WIB
8 Ciri Kepribadian Orang yang Jarang Posting Makanan di Medsos
Ciri Kepribadian Orang yang Jarang Posting Makanan di Medsos/Foto: Freepik.com

Di era media sosial, memotret makanan sebelum makan sudah jadi kebiasaan yang sangat umum. Mulai dari kopi pagi hingga makan malam di restoran, semuanya terasa “wajib” diabadikan dan dibagikan. Kebiasaan ini bahkan memicu munculnya istilah populer “phone eats first”, yang kurang lebih artinya adalah “foto dulu baru makan”.

Kebiasaan mengabadikan makanan umumnya dilakukan karena berbagai alasan. Tidak melulu untuk flexing, kadang pengguna ponsel melakukannya demi validasi atau sekedar keinginan untuk curhat. Namun, meski kebiasaan ini cukup umum dilakukan, namun, ternyata tidak semua orang memiliki dorongan tersebut. Ada segelintir orang yang memilih langsung makan tanpa merasa perlu mengambil foto.

Walau sekilas terlihat sederhana, namun perspektif psikologi mengungkap bahwa kebiasaan ini berkaitan dengan karakter kepribadian tertentu. Melansir Global English Editing, orang yang tidak merasa perlu memotret makanan biasanya menunjukkan beberapa presence traits atau kemampuan untuk benar-benar hadir dalam momen yang sedang dijalani.

Apa saja cirinya? Simak ulasannya berikut ini!

1. Lebih Menikmati Makanan dengan Penuh Kesadaran

Ilustrasi Orang yang Jarang Posting Makanan/Foto: Freepik.com/pvproductions
Ilustrasi Orang yang Jarang Posting Makanan/Foto: Freepik.com/pvproductions

Orang yang tidak sibuk mengambil foto cenderung lebih fokus menikmati makanan secara langsung, mulai dari rasa, aroma, hingga teksturnya. Mereka benar-benar hadir dalam pengalaman makan, bukan sekadar mendokumentasikannya. Bahkan, penelitian menunjukkan bahwa makan tanpa distraksi dapat meningkatkan kepuasan dan memori terhadap makanan tersebut.

2. Mengutamakan Interaksi Nyata

Ilustrasi Orang yang Jarang Posting Makanan/Foto: Freepik.com/garetsvisual

Alih-alih sibuk dengan kamera, mereka lebih fokus pada orang-orang di sekitarnya. Kontak mata, percakapan, dan respon emosional jadi lebih terasa. Secara psikologis, ini menunjukkan kemampuan empati dan koneksi sosial yang lebih kuat.

3. Tidak Bergantung pada Validasi Sosial

Ilustrasi Orang yang Jarang Posting Makanan/Foto: Freepik.com
Ilustrasi Orang yang Jarang Posting Makanan/Foto: Freepik.com

Tidak semua momen harus dibagikan ke publik. Orang dengan kebiasaan ini biasanya tidak membutuhkan “like” atau komentar untuk merasa puas. Mereka menikmati pengalaman secara pribadi tanpa harus mendapat pengakuan dari orang lain.

4. Memiliki Batasan Privasi yang Jelas

Ilustrasi Orang yang Jarang Posting Makanan/Foto: Freepik.com/tonodiaz

Mereka tahu mana yang perlu dibagikan dan mana yang cukup dinikmati sendiri. Sikap ini mencerminkan kontrol diri yang baik dalam penggunaan media sosial serta kemampuan menjaga keseimbangan antara kehidupan publik dan pribadi.

5. Lebih Peka terhadap Pengalaman Sensorik

Ilustrasi Orang yang Jarang Posting Makanan/Foto: Freepik.com/Drazen Zigic
Ilustrasi Orang yang Jarang Posting Makanan/Foto: Freepik.com/Drazen Zigic

Tanpa distraksi layar, otak dapat memproses pengalaman dengan lebih dalam. Orang yang jarang memotret makanan cenderung memiliki kesadaran sensorik yang lebih tinggi, mulai dari rasa hingga suasana sekitar, sehingga pengalaman terasa lebih “hidup”.

6. Tidak Terjebak dalam Pencarian Validasi

Ilustrasi Orang yang Jarang Posting Makanan/Foto: Freepik.com

Kebanyakan pengguna media sosial menggunakan akunnya untuk mencari pengakuan atau validasi. Tapi mereka yang memiliki kebiasaan tidak memotret makanan jelas menunjukkan rendahnya kebutuhan akan persetujuan sosial. Mereka memilih makanan berdasarkan keinginan pribadi, bukan karena tampilannya menarik untuk dibagikan.

7. Nyaman dengan Hal-Hal Sederhana

Ilustrasi Orang yang Jarang Posting Makanan/Foto: Freepik.com/pikisuperstar
Ilustrasi Orang yang Jarang Posting Makanan/Foto: Freepik.com/pikisuperstar

Tidak semua momen harus terlihat “spesial”. Orang dengan karakter ini justru bisa menikmati hal-hal sederhana, seperti makan sehari-hari, tanpa merasa perlu menjadikannya konten. Sikap ini bahkan dikaitkan dengan tingkat kepuasan hidup yang lebih tinggi.

8. Memiliki Mindfulness yang Alami

Ilustrasi Orang yang Jarang Posting Makanan/Foto: Freepik.com

Hal yang paling menarik, mereka cenderung memiliki kemampuan mindfulness (kesadaran penuh) secara natural. Tanpa perlu latihan khusus, mereka sudah terbiasa hadir sepenuhnya dalam momen yang sedang dijalani, termasuk saat makan.

Tak hanya saat makan, umumnya mereka juga menerapkan mindfullness dalam kehidupan sehari-hari. Mereka benar-benar ada dalam setiap momen dan sangat jarang dari sifat “badannya di sini, tapi pikiran entah di mana”.

Dengan demikian, bisa disimpulkan bahwa kebiasaan tidak memotret makanan bukan berarti seseorang tidak mengikuti tren atau kurang ekspresif. Justru sebaliknya, hal ini bisa menjadi tanda bahwa mereka lebih fokus pada pengalaman nyata, hubungan sosial, dan kepuasan pribadi. Di tengah budaya media sosial yang serba visual, kemampuan untuk tetap hadir tanpa distraksi bisa jadi sesuatu yang semakin langka, tapi sangat berharga.

***

Mau jadi bagian dari Buzznesia Community di mana kamu bisa ikutan berbagai online dan offline event seru yang diadakan oleh Buzznesia/Beautynesia? Komunitas ini terbuka untuk umum, baik perempuan dan juga laki-laki, kami juga memiliki komunitas khusus untuk kamu yang masih berstatus mahasiswa/mahasiswi. Yuk, gabung ke Buzznesia Community. Caranya DAFTAR DI SINI!

(naq/naq)
Komentar
0 Komentar TULIS KOMENTAR
Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama memberikan komentar.

RELATED ARTICLE