8 Daftar Negara yang Terletak di Dua Benua, Termasuk Indonesia?

Natasha Riyandani | Beautynesia
Rabu, 21 Jan 2026 14:30 WIB
1. Rusia
Rusia/ Foto: Unsplash.com/Artem Beliaikin

Dunia ini menyimpan banyak sekali keunikan geografis, salah satunya adalah keberadaan sejumlah negara yang terletak di dua benua sekaligus. Fenomena unik ini disebut dengan negara transkontinental atau lintas benua, di mana suatu negara memiliki wilayah yang membentang di lebih dari satu benua.

Menariknya, negara-negara transkontinental ini ada yang areanya tidak terpisah antara wilayah di benua yang satu dengan benua lainnya. Namun, ada juga yang letaknya tidak bersebelahan, di mana wilayah utama negara berada di satu benua, dan wilayah lainnya terpisah di benua lain. 

Lantas, negara mana sajakah yang terletak di dua benua? Dilansir dari World Atlas, berikut daftar lengkapnya.

1. Rusia

Rusia/ Foto: Unsplash.com/Artem Beliaikin

Rusia merupakan negara transkontinental terbesar di dunia. Sebagian besar wilayahnya berada di benua Eropa dan Asia (Eurasia), dengan Pegunungan Ural sebagai batas alaminya.

Wilayah Eropanya berada di sebelah barat Pegunungan Ural, sedangkan wilayah Asianya membentang hampir di seluruh bagian timur Pegunungan Ural. Meskipun wilayahnya lebih condong di Asia, Rusia sering kali diklasifikasikan sebagai bagian dari Eropa dalam banyak konteks. Sekitar 75% penduduknya tinggal di bagian Eropa sehingga populasinya lebih padat dibanding di wilayah Asia.

2. Mesir

Mesir/ Foto: Unsplash.com/Roaming Pictures

Mesir merupakan negara lintas benua antara Afrika dan Asia. Negara yang terkenal dengan piramidanya ini sekitar 96% wilayahnya berada di Afrika Utara, sedangkan sebagian kecilnya termasuk bagian dari Asia Barat, yakni Semenanjung Sinai.

Titik pertemuan Afrika dan Asia di Sinai adalah Terusan Suez. Wilayah ini berfungsi sebagai jembatan darat yang menghubungkan antara Afrika dan Asia.

3. Turkiye

Turkiye/ Foto: Unsplash.com/Hussein A.Kamal

Wilayah Turkiye terbagi menjadi dua bagian. Bagian yang lebih besar dikenal sebagai Anatolia atau Asia Kecil, sedangkan bagian sisanya wilayah yang masuk Eropa.

Fakta menariknya, terdapat satu kota di Turkiye yang menjadi penanda perbatasan antara Eropa dan Asia. Kota itu adalah Istanbul, satu-satunya kota di dunia yang wilayahnya berada di dua benua sekaligus.

Meskipun sebagian wilayahnya terletak di Asia, kota ini menjadi salah satu yang terpadat di Eropa. Diketahui pula, jika sebagian besar penduduk Turkiye tinggal di wilayah Asia negara tersebut.

4. Kazakhstan

Kazakhstan/ Foto: Unsplash.com/paws and prints

Kazakhstan juga termasuk salah satu negara yang terletak di dua benua, dengan sebagian besar wilayahnya berada di Asia Tengah dan sebagian kecil di Eropa Timur. Kedua wilayahnya dibatasi oleh Sungai Ural dan Laut Kaspia sebagai batas alami.

Negara dengan bentang alam menakjubkan ini memiliki perbatasan panjang dengan sejumlah negara, di antaranya Rusia di barat, Laut Kaspia di barat daya, serta Turkmenistan, Uzbekistan dan Kirgistan di selatan.

5. Georgia

Georgia/ Foto: Unsplash.com/mostafa meraji

Georgia merupakan salah satu negara yang berada di persimpangan strategis antara Eropa dan Asia, yang berbatasan langsung dengan negara-negara seperti Rusia, Turkiye, Armenia, dan Azerbaijan. Hal tersebut menjadikannya jembatan budaya dan geografis antara Eropa Timur dan Asia Barat yang menarik.

Posisinya di wilayah Kaukasus, dengan sebagian besar wilayahnya berada di Eropa, sedangkan sisanya berada di Asia. Meski begitu, banyak orang Georgia yang mengklasifikasikan negaranya bagian dari Eropa, dan secara umum dianggap bagian dari Eropa Timur.

6. Prancis

Prancis/ Foto: Unsplash.com/Leonard Cotte

Keunikan Prancis tak hanya terletak pada keanekaragaman seni dan arsitekturnya saja, melainkan letak geografisnya. Prancis termasuk negara yang terletak di lebih dari satu benua, tepatnya empat benua.

Wilayah metropolitan utamanya memang berada di Eropa Barat, tetapi banyak wilayahnya yang tersebar di benua lain. Guyana Prancis terletak di Amerika Selatan, Guadeloupe di Amerika Utara, Saint-Martin di Karibia, serta terletak di Samudra Hindia & Pasifik (Réunion, Mayotte, Kaledonia Baru, Polinesia Prancis).

7. Spanyol

Spanyol/ Foto: Unsplash.com/Henrique Ferreira

Meski identik dengan Eropa, Spanyol ternyata punya wilayah di Afrika seperti Ceuta, Melilla, dan Kepulauan Canary. Hal tersebut menjadikannya termasuk dalam kategori negara transkontinental.

Meski begitu, sebagian besar wilayah Spanyol terletak di Eropa, berbatasan dengan Portugal, Prancis, Andorra, dan Samudra Atlantik.

8. Indonesia

Indonesia/ Foto: Unsplash.com/Afif Ramadhasuma

Siapa sangka, Indonesia termasuk salah satu negara transkontinental. Berdasarkan letak geografisnya, Indonesia terletak di antara dua benua, yaitu Benua Asia di barat laut dan Benua Australia (atau Oseania) di sebelah tenggara.

Wilayah barat Indonesia (Sumatra, Jawa, Kalimantan, sebagian Sulawesi) termasuk di Asia, sedangkan wilayah timur (Maluku, Papua, dan pulau sekitarnya) masuk bagian Australia.

Menariknya lagi, Indonesia juga diapit oleh dua samudra besar, yaitu Samudra Pasifik dan Samudra Hindia, menjadikannya jalur perdagangan internasional yang strategis dengan keanekaragaman budaya yang unik.

Nah, itulah delapan negara yang terletak di dua benua alias transkontinental. Negara-negara di atas menjadi bukti nyata betapa kompleks dan menariknya letak geografis setiap negara di dunia ini.

***

Ingin jadi salah satu pembaca yang bisa ikutan beragam event seru di Beautynesia? Yuk gabung ke komunitas pembaca Beautynesia B-Nation. Caranya DAFTAR DI SINI!

(ria/ria)
Komentar
0 Komentar TULIS KOMENTAR
Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama memberikan komentar.

RELATED ARTICLE