8 Fakta Unik Kucing yang Jarang Diketahui

Nindya Putri Hermansyah | Beautynesia
Senin, 10 Aug 2026 18:30 WIB
5. Berjalan Hampir Tanpa Suara
Ilustrasi kucing berjalan/Freepik: wirestock

Selama ini kucing mungkin dikenal sebagai hewan yang suka tidur, bermain, dan sesekali menunjukkan tingkah laku yang membuat pemiliknya bingung. Namun, di balik wajah menggemaskan dan kebiasaannya yang terlihat sederhana, kucing ternyata memiliki kemampuan tubuh dan perilaku yang cukup luar biasa.

Beberapa di antaranya bahkan berkaitan dengan cara kucing berburu, berkomunikasi, dan mengenali lingkungan di sekitarnya. Lantas, apa saja fakta unik tentang kucing yang mungkin belum pernah kamu sadari?

1. Kucing Bisa Mendengar Suara yang Tidak Bisa Didengar Manusia

Ilustrasi kucing menangkap suara/Freepik; magnific

Kemampuan pendengaran kucing jauh lebih sensitif dibandingkan manusia. Kucing dapat mendengar frekuensi suara yang jauh lebih tinggi, termasuk suara ultrasonik yang tidak dapat ditangkap oleh telinga manusia.

Menurut VCA Animal Hospitals, kemampuan ini sangat berguna bagi kucing sebagai predator karena membantu mereka mendeteksi suara hewan kecil seperti tikus. Karena itu, jangan heran jika kucing tiba-tiba menoleh atau mengejar sesuatu yang seolah-olah tidak terdengar oleh manusia.

2. Sidik Hidung Kucing Unik

Ilustrasi bentuk hidung kucing/Freepik: freepik

Setiap kucing memiliki pola tonjolan dan lekukan pada permukaan hidung yang berbeda. Karena keunikannya, pola tersebut sering dianalogikan seperti sidik jari manusia.

Pola hidung ini terbentuk secara alami dan berbeda antara satu kucing dengan kucing lainnya. Namun, meskipun menarik untuk diamati, sidik hidung kucing belum menjadi metode identifikasi hewan yang umum digunakan seperti microchip.

3. Kucing Tidak Bisa Merasakan Rasa Manis

Ilustrasi kucing makan/Freepik: magnific

Pernah melihat kucing tertarik dengan makanan manis? Meski begitu, sebenarnya kucing tidak bisa merasakan rasa manis seperti manusia. Hal ini terjadi karena kucing tidak memiliki reseptor rasa manis yang berfungsi dengan normal.

Menurut penelitian yang diterbitkan dalam jurnal PLoS Genetics, kucing mengalami perubahan pada gen yang berperan dalam mendeteksi rasa manis. Kemampuan ini berkaitan dengan pola makan kucing yang secara alami lebih banyak mengonsumsi daging.

Jadi, ketika kucing terlihat menyukai makanan tertentu yang mengandung gula, bukan berarti ia menikmati rasa manisnya seperti manusia.

4. Kumis Kucing Bukan Sekadar Rambut

Ilustrasi kumis kucing/Freepik: wirestock

Kumis kucing atau whiskers merupakan rambut sensorik khusus yang disebut vibrissae. Rambut ini memiliki folikel yang sangat sensitif terhadap perubahan di sekitar tubuh kucing.

Kumis membantu kucing mendeteksi benda di dekat wajah, perubahan aliran udara, dan memperkirakan apakah tubuhnya dapat melewati suatu ruang. Karena sangat sensitif, kumis sebaiknya tidak dipotong sembarangan.

5. Berjalan Hampir Tanpa Suara

Ilustrasi kucing berjalan/Freepik: wirestock

Kucing memiliki kemampuan bergerak dengan sangat senyap, terutama ketika sedang mengintai mangsa. Salah satu alasannya adalah telapak kaki mereka memiliki bantalan yang membantu meredam suara ketika melangkah.

Kemampuan tersebut menjadi keuntungan bagi kucing sebagai predator. Dengan bergerak secara perlahan dan minim suara, kucing dapat mendekati mangsa tanpa mudah terdeteksi.

6. Kucing Seolah-Solah

Ilustrasi kucing dengan pemiliknya/Freepik: magnific

Pernah memanggil nama kucing berkali-kali, tetapi dia hanya menoleh sebentar atau malah tetap diam? Bukan berarti kucing benar-benar tidak mendengar. Kucing memiliki pendengaran yang sangat baik, tetapi tidak selalu merasa perlu merespons ketika dipanggil.

Penelitian yang diterbitkan dalam jurnal Animal Cognition menunjukkan bahwa kucing dapat membedakan suara pemiliknya dari suara orang lain. Namun, respons mereka terhadap suara tersebut cenderung lebih halus, seperti menggerakkan telinga, kepala, atau ekor, dibandingkan langsung menghampiri.

Jadi, istilah “pura-pura tuli” sebenarnya hanya ungkapan untuk menggambarkan kebiasaan kucing yang mendengar panggilan pemiliknya tetapi memilih tidak memberikan respons yang terlihat jelas.

7. Kucing Tidur Belasan Jam Per Hari

Ilustrasi kucing tidur/Freepik: magnific

Tidur dalam waktu lama merupakan aktivitas yang paling sering dilakukan oleh kucing dan hal tersebut merupakan sesuatu yang normal bagi mereka. Kucing dewasa umumnya menghabiskan sekitar 12–16 jam sehari untuk tidur, meskipun jumlahnya dapat berbeda tergantung usia, kesehatan, aktivitas, dan lingkungan.

Menurut Cornell Feline Health Center, kucing memang memiliki pola tidur yang berkaitan dengan sifat predatornya. Mereka dapat aktif pada waktu-waktu tertentu, terutama sekitar fajar dan senja, sehingga tidur pada siang atau malam hari bukan sesuatu yang aneh.

8. Kucing Menghabiskan Banyak Waktu untuk Merawat Tubuh

Ilustrasi kucing memberisihkan waktu/Freepik: magnififc

Kucing dikenal sebagai hewan yang sangat memperhatikan kebersihan tubuhnya. Mereka menggunakan lidah untuk menjilati bulu, menghilangkan kotoran, merapikan rambut, dan membantu menjaga kondisi bulu.

Perilaku grooming juga membantu menyebarkan minyak alami pada kulit dan bulu. Namun, jika kucing tiba-tiba melakukan grooming secara berlebihan hingga menyebabkan bulu rontok atau luka pada kulit, kondisi tersebut dapat menjadi tanda adanya masalah yang perlu diperhatikan.

__


Mau jadi bagian dari Buzznesia Community di mana kamu bisa ikutan berbagai online dan offline event seru yang diadakan oleh Buzznesia/Beautynesia? Komunitas ini terbuka untuk umum, baik perempuan dan juga laki-laki, kami juga memiliki komunitas khusus untuk kamu yang masih berstatus mahasiswa/mahasiswi. Yuk, gabung ke Buzznesia Community. Caranya DAFTAR DI SINI!

(ria/ria)
Komentar
0 Komentar TULIS KOMENTAR
Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama memberikan komentar.

RELATED ARTICLE