8 Tanda Kamu Sering Jadi Penengah dalam Keluarga Menurut Psikolog

Retno Anggraini | Beautynesia
Sabtu, 19 Sep 2026 19:30 WIB
Tanda Penengah dalam Keluarga Menurut Psikolog/Foto: Magnific.com/magnific

Konflik pasti sering terjadi dalam kehidupan sehari-hari, bahkan dalam hubungan keluarga. Biasanya ada satu orang yang berperan sebagai penengah dalam keluarga dan berusaha mendengarkan semua pihak serta mencari jalan agar suasana kembali tenang.

Menurut beberapa psikolog, penengah dalam keluarga atau family peacekeeper biasanya memiliki sejumlah karakteristik tertentu. Melansir dari Parade, berikut 8 tanda penengah dalam keluarga yang mungkin ada di kamu.

1. Peka terhadap Emosi dan Ketegangan di Sekitar


Penengah dalam keluarga peka terhadap emosi/Foto: Pexels.com/Anastasia Shuraeva

Dalam psikologi, karakter ini disebut emotional attunement. Artinya, seseorang menyadari perasaan dan kebutuhannya sendiri sekaligus mampu memperhatikan perasaan, kebutuhan, serta ketegangan yang dirasakan orang lain.

Dr. Golee Abrishami, PhD, seorang psikolog sekaligus Wakil Presiden Perawatan Klinis di Octave, menjelaskan bahwa kepekaan tersebut bisa berkembang sebagai cara untuk tetap terhubung dan menjaga kedamaian, terutama dalam lingkungan keluarga yang kurang dapat diprediksi.

Dalam kehidupan sehari-hari, kamu mungkin menjadi orang yang mengetahui adanya drama keluarga, mendengarkan cerita dari berbagai sudut pandang, kemudian mengajak anggota keluarga untuk membicarakan masalah bersama. Kepekaan ini bisa membuat kamu secara alami mengambil posisi sebagai orang yang membantu menjaga hubungan tetap harmonis.

2. Cenderung Berusaha Menyenangkan Semua Orang


Penengah dalam keluarga selalu berusaha menyenangkan orang lain/Foto: Pexels.com/Anna Shvets

Dr. Patricia Dixon, PsyD, seorang psikolog berlisensi di Florida, menjelaskan bahwa orang yang sering menjadi mediator keluarga biasanya berfokus pada kebahagiaan dan keharmonisan orang lain. Kamu ingin setiap pihak merasa aman, didengarkan, dan baik-baik saja. Dalam kondisi ini, people-pleasing menjadi salah satu tanda seseorang mengambil peran sebagai penengah keluarga.

Kecenderungan ini bisa membuat kamu berusaha mencari solusi yang bisa diterima semua pihak. Sikap ingin menjaga perasaan orang lain memang bisa membantu meredakan ketegangan. Namun, kamu juga perlu memperhatikan apakah selama ini kamu terlalu sering mengesampingkan perasaan dan kebutuhan sendiri hanya demi memastikan anggota keluarga lainnya tetap merasa nyaman.

(naq/naq)