9 Amalan Baik saat Bulan Ramadan yang Dianjurkan Rasulullah saw. untuk Menambah Pahala

Belinda Safitri | Beautynesia
Sabtu, 21 Feb 2026 09:00 WIB
1. Mengakhirkan Sahur
Mengakhirkan sahur/ Foto: Freepik.com/freepik

Beauties, Ramadan bukan sekadar menahan lapar dan dahaga. Lebih dari itu, bulan suci ini juga menjadi waktu terbaik untuk memperbaiki diri. Setiap amalan yang dilakukan dengan niat ibadah akan bernilai pahala, bahkan bisa berlipat ganda dibanding bulan-bulan lainnya.

Rasulullah saw. telah memberikan banyak teladan tentang amalan yang sebaiknya dilakukan selama Ramadan. Dari kebiasaan sederhana seperti tidak melewatkan sahur hingga amalan yang lebih mendalam seperti i’tikaf, semuanya memiliki nilai spiritual yang besar jika dijalankan dengan konsisten. Dirangkum dari NU Online dan Baznas, simak beberapa amalan baik saat bulan Ramadan yang dianjurkan Rasulullah saw.

1. Mengakhirkan Sahur

Mengakhirkan sahur/ Foto: Freepik.com/freepik

Melaksanakan sahur merupakan salah satu sunah yang sangat dianjurkan selama Ramadan. Waktu sahur yang paling utama adalah menjelang imsak, karena hal tersebut sesuai dengan kebiasaan Rasulullah saw. yang mengakhirkan sahur mendekati waktu subuh.

لَا تَزَالُ أُمَّتِي بِخَيْرٍ مَا أَخَّرُوا السَّحُورَ وَعَجَّلُوا الْفِطْرَ

Artinya, “Umatku senantiasa berada dalam kebaikan selama mereka mengakhirkan sahur dan menyegerakan berbuka.” (HR Ahmad). 

Hadis ini menunjukkan bahwa sahur bukan sekadar makan sebelum puasa, tetapi juga bagian dari sunah yang membawa kebaikan.

2. Menyegerakan Berbuka

Menyegerakan berbuka/ Foto: Freepik.com/rawpixel.com

Saat azan magrib berkumandang, umat Islam dianjurkan untuk segera membatalkan puasa. Menunda-nunda berbuka tidak termasuk sunah, karena Rasulullah saw. selalu menyegerakan berbuka setelah waktu magrib tiba.

Sunahnya, berbuka dimulai dengan kurma. Namun, jika tidak tersedia, air putih juga sudah cukup sebagai pembatal puasa. Kebiasaan sederhana ini mengajarkan keseimbangan, kesederhanaan, dan kepatuhan terhadap ajaran Nabi Muhammad saw.

3. Membaca Doa saat Berbuka

Membaca doa saat berbuka/ Foto: Freepik.com/freepik

Saat berbuka, Rasulullah saw. menganjurkan umatnya untuk membaca doa sebagai bentuk syukur atas nikmat yang diberikan. Doa ini menjadi penutup dari ibadah puasa yang telah dijalankan sejak fajar.

Salah satu doa masyhur yang disarankan adalah:

اللَّهُمَّ لَكَ صُمْتُ وَبِك آمَنْتُ وَعَلَى رِزْقِكَ أَفْطَرْتُ بِرَحْمَتِكَ يَا أَرْحَمَ الرَّاحِمِيْنَ

Doa tersebut mencerminkan rasa syukur, ketundukan, dan harapan akan rahmat Allah setelah menunaikan ibadah puasa.

4. Mandi Besar Sebelum Fajar

Mandi besar sebelum fajar/ Foto: Freepik.com/wirestock

Sebelum waktu subuh, umat Islam dianjurkan untuk mandi besar jika dalam keadaan junub, haid, atau nifas. Tujuannya agar ibadah seperti salat dapat dilakukan dalam keadaan suci.

Selain itu, mandi sebelum fajar juga membantu mempersiapkan tubuh secara fisik dan mental sebelum memulai puasa. Kebersihan diri pun menjadi bagian dari kesempurnaan ibadah selama Ramadan.

5. Menunaikan Salat Tarawih

Menunaikan salat tarawih/ Foto: Freepik.com/rawpixel.com

Salat Tarawih menjadi salah satu ibadah yang paling identik dengan Ramadan. Salat sunah ini hanya dilakukan pada malam hari selama bulan puasa, sehingga memiliki nilai spiritual yang istimewa.

Tarawih bisa dilaksanakan secara berjamaah di masjid atau sendiri di rumah. Yang terpenting adalah menjaga konsistensi dan kekhusyukan, karena amalan ini menjadi kesempatan untuk memperbanyak pahala di malam-malam Ramadan. 

6. Menjaga Ucapan dan Perilaku

Menjaga ucapan dan perilaku/ Foto: Freepik.com/freepik

Puasa bukan hanya menahan lapar dan dahaga, tetapi juga menahan diri dari ucapan dan perilaku yang tidak baik. Rasulullah saw. menganjurkan umatnya untuk menjaga lisan dari perkataan sia-sia, dusta, atau hal yang menyakiti orang lain.

Dengan menjaga ucapan, puasa menjadi lebih bermakna dan tidak sekadar menahan makan dan minum. Sikap ini juga membantu membentuk kepribadian yang lebih sabar, tenang, dan penuh empati.

7. Memperbanyak Sedekah

Memperbanyak sedekah/ Foto: Freepik.com/freepik

Rasulullah saw. dikenal sebagai sosok yang sangat dermawan, terutama di bulan Ramadan. Maka dari itu, umat Islam dianjurkan untuk memperbanyak sedekah, baik dalam bentuk uang, makanan, maupun bantuan lainnya.

Memberi makanan kepada orang yang berpuasa juga memiliki keutamaan besar lho, Beauties. Orang yang memberikan hidangan berbuka akan mendapatkan pahala yang setara dengan orang yang berpuasa, tanpa mengurangi pahala orang tersebut.

8. Membaca Al-Qur'an

Membaca Al-Qur'an/ Foto: Freepik.com/freepik

Ramadan dikenal sebagai bulan diturunkannya Al-Qur’an, sehingga memperbanyak tilawah menjadi salah satu amalan utama yang dianjurkan. Rasulullah saw. sendiri setiap Ramadan bertadarus bersama Malaikat Jibril untuk mengulang bacaan Al-Qur’an. Hal ini menunjukkan betapa istimewanya memperbanyak interaksi dengan kitab suci pada bulan penuh berkah ini.

Membaca Al-Qur’an tidak hanya bernilai ibadah, tetapi juga menjadi sarana memperdalam pemahaman dan memperbaiki diri. Banyak ulama menganjurkan untuk mengkhatamkan Al-Qur’an setidaknya sekali selama Ramadan, bahkan lebih jika mampu. 

9. I'tikaf di Masjid

I'tikaf di masjid/ Foto: Freepik.com/rawpixel.com

I’tikaf adalah berdiam diri di masjid dengan niat beribadah dan mendekatkan diri kepada Allah. Amalan ini mengajarkan umat Islam untuk sejenak melepaskan diri dari kesibukan dunia. Rasulullah saw. dikenal rutin melaksanakan i’tikaf pada bulan Ramadan. 

Namun, jika tidak mampu sebulan penuh, dianjurkan melakukan i'tikaf di sepuluh hari terakhir Ramadan. Yang terpenting adalah menghadirkan kesungguhan hati untuk mencari rida Allah dan menghidupkan malam-malam penuh kemuliaan.

Hal ini sesuai dengan hadis riwayat Sayyidah ‘Aisyah, “Dari ‘Aisyah ra, dia berkata, sesungguhnya Nabi Muhammad saw. beri’tikaf pada sepuluh terakhir bulan Ramadan sampai beliau wafat." (HR Al-Bukhari dan Muslim).

Jadi, itulah sejumlah amalan sunnah bulan Ramadan yang dianjurkan Rasulullah saw. untuk menambah pahala dan menyempurnakan ibadah selama bulan suci. 

***

Mau jadi bagian dari Buzznesia Community di mana kamu bisa ikutan berbagai online dan offline event seru yang diadakan oleh Buzznesia/Beautynesia? Komunitas ini terbuka untuk umum, baik perempuan dan juga laki-laki, kami juga memiliki komunitas khusus untuk kamu yang masih berstatus mahasiswa/mahasiswi. Yuk, gabung ke Buzznesia Community. Caranya DAFTAR DI SINI!

(ria/ria)
Komentar
0 Komentar TULIS KOMENTAR
Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama memberikan komentar.

RELATED ARTICLE