Akibat Kencangnya Konser Taylor Swift di Seattle, Memicu Gempa Magnitudo 2,3

Camilla Anindita | Beautynesia
Kamis, 03 Aug 2023 21:00 WIB
Perbandingan Antara Swift Quake dan Beast Quake
Imbas konser Taylor Swift di Seattle memicu gempa/Foto: Instagram/@taylorswift

Konser Taylor Swift masih berlangsung hingga saat ini. Namun, sudah ada banyak kejadian menarik selama tur musik yang bertema The Eras Tour tersebut.

Saat konser diselenggarakan di Lumen Field, Seattle, Amerika Serikat pada 22 dan 23 Juli 2023 kemarin ternyata bisa memicu aktivitas seismik yang setara dengan gempa bumi Magnitudo 2,3.

Taylor Swift pun menyadari akan energi fansnya. Ia pun membagikan cuplikan konser tentang gemuruh fans pada akun Instagram milik pribadinya, @taylorswift pada Senin (25/7).

Iya, Beauties tidak salah dengar jika konser Taylor Swift ini bisa menghasilkan gempa. Pernyataan ini disampaikan langsung oleh seismolog Jackie Caplan-Auerbach yang menyebut gempa tersebut dengan nama “Swift Quake”.

Namun, aktivitas seismik seperti ini bukan yang pertama kali. Sebelumnya, pada tahun 2011 pernah kejadian serupa yang sebutannya ialah “Beast Quake”. Dilansir dari laman CNN, “Beast Quake” terjadi pada saat para penggemar Seattle Seahawks beraksi dan bergemuruh terhadap hasil pertandingan NFC melawan New Orleans Saint.

Mengapa Bisa Terjadi Aktivitas Seismik atau Gempa Saat Konser Taylor Swift di Seattle?

Swift Quake/Foto: CNN/Jackie Caplan-Auerbach
Swift Quake/Foto: CNN/Jackie Caplan-Auerbach

Publik pasti bertanya-tanya dan penasaran mengapa bisa terjadi aktivitas seismik atau “Swift Quake” saat konser Taylor Swift berlangsung di Seattle.

Jadi, Caplan-Auerbach yang juga berprofesi sebagai profesor geologi di Universitas Washington Barat ini mengukur aktivitas seismik melalui seismograf ketika Swift bernyanyi di panggung.

New York Times melaporkan bahwa sebanyak 70.000 Swifties, sebutan penggemar Taylor Swift menghadiri konser di Seattle. Mereka terlihat bernyanyi dan menari mengikuti alunan suara sang penyanyi. Belum lagi dengan sound system beserta musik pengiring yang juga bisa termasuk ke dalam faktor terjadinya gempa kecil tersebut.

Konser itu dimulai pukul 19.00 hingga 22.00 waktu setempat. Diketahui ada dua puncak aktivitas seismik yang terjadi yakni pada pukul 19.30 dan 21.30 waktu setempat. Namun, belum diketahui lagu apa yang menyebabkannya. Bisa saja lagu-lagu yang menimbulkan semangat tinggi seperti Love Story, Bad Blood, Shake It Off, dan juga Anti-Hero.

Saat konser selesai, selama dua malam konser The Eras Tour di Seattle memiliki pola sinyal seismik yang hampir sama. Ada dua puncak tertinggi pada waktu yang sama.

Perbandingan Antara Swift Quake dan Beast Quake

Imbas konser Taylor Swift di Seattle memicu gempa/Foto: Instagram/@taylorswift

Perbandingan Antara Swift Quake dan Beast Quake

Swift Quake vs Beast Quake/Foto: CNN/Jackie Caplan-Auerbach
Swift Quake vs Beast Quake/Foto: CNN/Jackie Caplan-Auerbach

Dilansir dari detikEdu, bila dibandingkan dengan “Beast Quake”, Caplan-Auerbach menjelaskan bahwa kali ini Swifties yang berhasil menjadi pemenangnya dari penggemar Seahawks. Ia pun berkata bahwa gempa dari konser Taylor Swift dua kali lebih kuat dari “Beast Quake”.

Yang membedakan keduanya ialah durasi guncangan. Selama pertandingan NFC, penggemar hanya bisa bersorak sorai dan bergemuruk saat touchdown. Itu pun hanya berlangsung selama beberapa detik saja.

Namun, untuk konser Taylor Swift, gemuruh para penonton bisa terjadi kapan saja dan secara acak. Caplan-Auerbach sampai harus mengumpulkan kurang lebih 10 jam mengenai data-data yang berkaitan dengan konser agar bisa mencari tahu penyebabnya.

“Bila diperhatikan, ternyata guncangan tersebut bisa berasal dari irama hingga sound system dari musik tersebut. Itu sudah menjadi energi yang masuk ke dalam tanah. Oleh karena itulah, guncangan seismik itu muncul ke permukaan,”kata Caplan-Auerbach.

***

Ingin jadi salah satu pembaca yang bisa ikutan beragam event seru di Beautynesia? Yuk gabung ke komunitas pembaca Beautynesia B-Nation. Caranya DAFTAR DI SINI!

(ria/ria)
Komentar
0 Komentar TULIS KOMENTAR
Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama memberikan komentar.

RELATED ARTICLE