Kegiatan bersih-bersih Pantai Loji yang berada di Kampung Cibutun, Desa Sangrawayang, Kabupaten Sukabumi, mendadak viral di media sosial.
Pasalnya, Kepala Desa (Kades) Sangrawayang dikabarkan menolak aksi yang digagas oleh Pandawara Group. Lantas, bagaimana awal mula ketegangan antara Pandawara Group dan Kades Sangrawayang bisa terjadi? Simak informasinya di bawah ini!
Awal Mula Ketegangan Antara Pandawara Group dan Kades Sangrawayang
Pandawara Group merupakan sekelompok pemuda asal bandung yang banyak mendapatkan apresiasi dari berbagai kalangan karena konten bersih-bersih sungai dan pantainya dari sampah. Kelompok ini sebelumnya mengajak khalayak untuk mengikuti aksi bersih-bersih Pantai Loji lewat akun Instagram @pandawaragroup pada Sabtu, (30/9).
Dalam video tersebut, terlihat tumpukan sampah di sepanjang pesisir Pantai Loji. Bahkan, Pandawara Group sampai memberikan gelar pada pantai itu sebagai "Pantai Terkotor No. 4 di Indonesia".
Ajakan tersebut mendapat respons yang luar biasa dari warganet, terbukti dengan jumlah likes dan komentar yang masing-masing mencapai 291 ribu dan 5 ribu lebih. Akan tetapi, kabarnya Kepala Desa Sangrawayang, Muhtar, tidak menghendaki kegiatan yang rencananya akan berlangsung pada tanggal 6-7 Oktober tersebut.