Apa Itu "Popcorn Brain" yang Bikin Sulit Fokus? Pakar Harvard Ungkap Cara Mengatasinya!

Narita Fuji Triani | Beautynesia
Kamis, 09 Apr 2026 07:30 WIB
Cara Mengatasi “Popcorn Brain”
Cara mengatasi “popcorn brain”/Foto: freepik.com/pvproductions

Dunia digital sudah menjadi makanan sehari-hari yang tidak bisa dipisahkan dalam kehidupan. Informasi yang sangat banyak diterima setiap harinya bisa memiliki dampak yang negatif. Dunia digital bisa mengurangi kemampuan seseorang untuk bisa fokus.

Dalam sebuah penelitian psikolog Gloria Mark yang dikutip dari CNBC Make It menunjukkan bahwa perhatian orang saat melihat layar akan menurun dari rata-rata dua setengah menit pada tahun 2004 menjadi rata-rata 47 detik pada tahun 2016 yang sama dengan durasi video-video pendek di media sosial.

Apa Itu “Popcorn Brain”?

Ilustrasi/Foto: freepik.com/freepik

Mengenal popcorn brain/Foto: freepik.com/freepik

Popcorn Brain merupakan suatu kondisi di mana seseorang kesulitan untuk fokus. Otak terasa seperti meletup-letup layaknya popcorn yang diakibatkan kecanduan multitasking elektronik. Istilah popcorn brain ini digunakan pertama kali oleh David M. Levy, seorang peneliti dan ahli kualitas hidup dari University of Washington.

Saat seseorang mengalami popcorn brain, bisa menurunkan tingkat produktivitas, mempengaruhi daya ingat, dan membuat merasa lebih stres. Popcorn brain memang bukan diagnosis medis yang resmi diakui, namun menjadi fenomena budaya yang semakin berkembang. Kita akan lebih sulit untuk melepaskan diri dari gadget, membuat berpikir lambat, dan tidak bisa lepas dari koneksi internet.

Cara Mengatasi “Popcorn Brain”

Cara mengatasi “popcorn brain”/Foto: freepik.com/pvproductions

Cara mengatasi “popcorn brain”/Foto: freepik.com/pvproductions

Untuk mengatasi popcorn brain, dokter Harvard dan pakar stres, Nerukar membagikan 5 cara yang bisa dilakukan untuk bisa melepaskan ponsel dan mengatasi popcorn brain. Yuk, simak, Beauties!

  1. Membatasi menggunakan ponsel tidak lebih dari 20 menit dalam 2 kali sehari untuk scroll media sosial. Di waktu lainnya, gunakan ponsel hanya untuk menelepon, membalas pesan, atau email penting.
  2. Matikan pemberitahuan push dan fitur pop-up.
  3. Jaga jarak smartphone 3 meter dari meja agar fokus bekerja. Saat di rumah, pertimbangkan untuk melakukan hal yang sama, terutama saat bersama keluarga.
  4. Jangan simpan ponsel di meja samping tempat tidur. Hal ini bisa membantu menghindari kamu main ponsel saat akan tidur atau di pagi hari.
  5. Beri tahu orang-orang terkasih atau terpenting untuk menelepon dalam keadaan darurat, dan nyalakan nada dering ketika ada yang menelepon.

“Mengatur ulang otak dan mengatasi keinginan utama untuk menggulir adalah prestasi besar. Pada waktunya, stres kamu akan berterima kasih karena kamu akan memutuskan siapa dan apa yang menarik perhatianmu, bukan perangkat di telapak tanganmu,” kata Nerukar.

Buat kamu yang udah merasakan popcorn brain, meski mungkin awalnya susah dilakukan untuk lepas dari smartphone, tapi cara ini layak kamu coba memulainya, Beauties. Kamu juga perlu memiliki alternatif lain yang lebih bermanfaat saat kamu ingin bermain ponsel, misalnya menulis di buku catatan, mainan fidget, membaca buku, atau olahraga ringan. Selamat mencoba!

***

Mau jadi bagian dari Buzznesia Community di mana kamu bisa ikutan berbagai online dan offline event seru yang diadakan oleh Buzznesia/Beautynesia? Komunitas ini terbuka untuk umum, baik perempuan dan juga laki-laki, kami juga memiliki komunitas khusus untuk kamu yang masih berstatus mahasiswa/mahasiswi. Yuk, gabung ke Buzznesia Community. Caranya DAFTAR DI SINI!

(dmh/dmh)
Komentar
0 Komentar TULIS KOMENTAR
Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama memberikan komentar.