Layaknya fenomena gunung es, kasus kekerasan seksual yang terjadi lebih tinggi daripada yang dilaporkan. Pasalnya, korban kekerasan seksual sering kali enggan melaporkan kekerasan yang dialaminya. Ya, bagi korban, berani bersuara, melapor, hingga memperjuangkan keadilan bagi dirinya bukan hal yang mudah untuk dilakukan, meskipun itu adalah haknya.
Salah satu faktor yang menyebabkan korban enggan bersuara adalah reviktimisasi atau victim blaming, yaitu situasi ketika korban disalahkan. Selain itu, korban juga sering dianggap sebagai sosok yang 'kotor' hingga memalukan jika alami kekerasan seksual. Padahal, korban adalah korban, dan yang seharusnya menanggung rasa malu hingga sanksi sosial adalah pelaku, bukan sebaliknya.
Akhirnya, korban mengurungkan diri untuk speak up dan tidak mendapat keadilan.
Keresahan-keresahan tersebut dituangkan aktris Arawinda Kirana dalam film pendek besutannya yang bertajuk Diam. Melalui akun Instagramnya, @arawindak, perempuan yang membintangi film Yuni membagikan trailer dari Diam. Di film ini, Arawinda tidak menjadi pemeran melainkan penulis dan sutradara.