Basarnas: Seluruh Korban Tewas Kecelakaan Kereta di Bekasi adalah Perempuan Dewasa

Nadya Quamila | Beautynesia
Selasa, 28 Apr 2026 15:00 WIB
Jumlah Korban Meninggal Capai 14 Orang
Foto: Rifkianto Nugroho/detikFoto

Kecelakaan kereta di Stasiun Bekasi Timur, Bekasi, Jawa Barat, melibatkan kereta api jarak jauh (KAJJ) Argo Bromo Anggrek dan KRL Commuter Line lintas Cikarang, meninggalkan luka mendalam. Peristiwa ini terjadi pada Senin (27/4) malam.

Kabar terbaru, Kabasarnas Marsekal Madya Muhammad Syafii menyebut seluruh korban tewas akibat tabrakan Kereta Api Jarak Jauh Argo Bromo dengan KRL merupakan perempuan dewasa.

"Saya melihatnya tidak ada (korban anak), semuanya sudah masuk kategori [perempuan] dewasa," ujarnya dalam konferensi pers di Stasiun Bekasi Timur, Selasa (28/4), dikutip dari CNN Indonesia.

Proses evakuasi telah dihentikan pada pukul 08.00 WIB. Syafii mengatakan seluruh korban tewas saat ini telah diserahkan ke rumah sakit untuk proses identifikasi.

"Pukul 08.00 WIB operasi evakuasi sudah selesai. Seluruh Tim SAR kita sudah kembalikan ke homebase masing-masing. Saya pastikan sudah tidak ada korban yang kita temukan," tuturnya.

Kecelakaan kereta antara KAJJ dan KRL terjadi pada Senin (27/4) malam, tepatnya sekitar pukul 9 malam WIB. Dari narasi yang beredar di media sosial, banyak korban sedang dalam perjalanan pulang ke rumah setelah bekerja seharian. Diketahui bahwa bagian depan KA jarak jauh menembus gerbong perempuan KRL.

Jumlah Korban Meninggal Capai 14 Orang

Petugas mengecek kondisi dua kereta yang tabrakan di Stasiun Bekasi Timur, Bekasi, Selasa (28/4/2026) dini hari.

Foto: Rifkianto Nugroho/detikFoto

Berdasarkan data terbaru, jumlah korban meninggal dunia mencapai 14 orang. Sementara itu, puluhan lainnya mengalami luka-luka.

"Update 08.45 WIB: 14 meninggal dunia, 84 korban luka, proses penanganan masih berlangsung," kata VP Corporate Communication KAI Anne Purba dalam keterangan tertulis, Selasa (28/4/), dikutip dari detikcom.

Sementara itu, seluruh penumpang KA Argo Bromo Anggrek yang berjumlah 240 orang berhasil dievakuasi dalam kondisi selamat. Dari sisi petugas, tidak terdapat korban jiwa.

Kronologi KRL Tertabrak KAJJ

Kecelakaan diduga diawali kecelakaan pertama di perlintasan dekat Stasiun Bekasi Timur. Awalnya, ada mobil taksi listrik yang lebih dulu tertemper KRL pada jalur atau rel ke arah Jakarta.

Taksi itu tertemper KRL karena melintang di atas rel. Tabrakan itu sehingga mengganggu perjalanan.

"Jadi KRL-nya itu ada taksi yang menemper KRL di JPL (jalur perlintasan langsung) lintasan dekat Bulak Kapal ya. Yang membuat KRL-nya terhenti," kata Manajer Humas KAI Daop 1 Jakarta, Franoto Wibowo, saat dihubungi, Senin (27/4).

Akibat insiden kecelakaan yang pertama, ada KRL menuju ke Cikarang yang berhenti di Stasiun Bekasi Timur. KRL kedua tersebut berada di jalur yang sama dengan KA Argo Bromo Anggrek. Tak lama berselang, KA Argo Bromo Anggrek menabrak bagian belakang KRL arah Cikarang tersebut.

"KRL berhenti, di belakangnya ada Kereta Argo Bromo," imbuhnya.

Benturan dilaporkan cukup keras hingga menyebabkan kerusakan parah pada rangkaian kereta. Bahkan, bagian depan KA jarak jauh disebut menembus gerbong perempuan KRL.

***

Mau jadi bagian dari Buzznesia Community di mana kamu bisa ikutan berbagai online dan offline event seru yang diadakan oleh Buzznesia/Beautynesia? Komunitas ini terbuka untuk umum, baik perempuan dan juga laki-laki, kami juga memiliki komunitas khusus untuk kamu yang masih berstatus mahasiswa/mahasiswi. Yuk, gabung ke Buzznesia Community. Caranya DAFTAR DI SINI!

(naq/naq)
Komentar
0 Komentar TULIS KOMENTAR
Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama memberikan komentar.