Benarkah Kreativitas Membantu Meningkatkan Kepercayaan Diri pada Anak?

Pratitis Nur Kanariyati | Beautynesia
Sabtu, 04 Jul 2026 17:30 WIB
Benarkah Kreativitas Membantu Meningkatkan Kepercayaan Diri pada Anak?
Kreativitas meningkatkan kepercayaan diri anak/Foto: Magnific.com/Cookie_studio

Tahukah Beauties kalau kreativitas punya dampak yang besar terhadap tumbuh kembang anak? Salah satunya adalah mendukung kepercayaan diri. Penelitian yang diprakarsai perusahaan seni populer, Crayola mengungkapkan hal tersebut.

Studi (2024) ini menemukan bahwa kreativitas meningkatkan kepercayaan diri anak-anak yang berusia 6 hingga 12 tahun, dengan persentase 92 persen. Kreativitas tidak hanya membantu anak mengekspresikan diri tetapi juga membangun ketahanan untuk menghadapi segala situasi di masa depan.

“Aktivitas kreatif membantu anak-anak mengenali bakat uniknya dan mengembangkan keyakinan yang lebih dalam pada kemampuan mereka,” kata Cheri Sterman, direktur di Crayola Education.

Mengulik lebih dalam tentang hubungan kreativitas dan kepercayaan diri anak, bagaimana pendapat para ahli terapis anak? Berikut penjelasannya.

Hubungan Kreativitas dan Kepercayaan Diri Menurut Ahli

Anak-anak yang sedang menuangkan kreativitasnyaFoto: Magnific.com/Freepik

Temuan Crayola nyatanya selaras dengan pendapat beberapa psikolog dan terapis anak, menukil Parents. Caitlin Slavens, pendiri praktik MamaPsychologists dan ahli dalam perkembangan anak menuturkan bahwa ada hubungan yang kuat antara kreativitas dan kepercayaan diri pada anak-anak.

“Ketika seorang anak melukis, menulis cerita, atau memecahkan masalah dengan cara yang unik, mereka membuktikan pada dirinya sendiri bahwa ia mampu. Setiap keberhasilan kreatif, sekecil apa pun, membangun kepercayaan anak pada kemampuan mereka,” katanya.

Di samping itu, terapis pendidikan dan pelatihan pengasuhan anak, sekaligus pendiri Cognition SF, Melissa Holman-Kursky mengatakan, “kreativitas membutuhkan kepercayaan diri, dan kepercayaan diri membutuhkan kreativitas.”

Menurutnya, kreativitas sejati melibatkan kemampuan untuk menghasilkan ide-ide orisinal, dan kepercayaan diri untuk mencobanya, mengambil risiko kegagalan, melakukan penyesuaian, dan mencoba lagi.

Jika anak-anak memiliki kreativitas tanpa rasa percaya diri, mereka mungkin tidak akan mencoba sama sekali, atau mereka mungkin mencoba dan menyerah setelah percobaan pertama tidak berjalan sesuai harapan.

Penting untuk Tidak Menghakimi Momen Kreatif yang Dilakukan Anak

Anak-anak yang sedang menuangkan kreativitasnya/Foto: Magnific.com/Freepik

Kreativitas Beauties di masa kecil pernah diremehkan, atau Beauties sendiri pernah menghakimi hasil kreativitas orang lain? Jika pernah, jangan lakukan itu lagi, ya!

Dalam membangun kepercayaan diri, anak membutuhkan ruang kreatif yang tidak menghakimi. Ketika anak merasa bebas untuk berkreasi tanpa dihakimi, mereka mengembangkan rasa bangga terhadap karyanya, yang pada gilirannya memperkuat dan meningkatkan rasa percaya diri.

Ingat, inti dari kreativitas bukanlah mengkhawatirkan ‘apakah ini akan berhasil?’ atau ‘apakah ini jawaban yang tepat?’ Tidak seperti aktivitas terstruktur, kreativitas tidak memiliki jawaban yang pasti antara benar dan salah.

Kebebasan berkreasi memberi anak kesempatan untuk bertanggung jawab atas karyanya dan belajar dari kesalahan tanpa takut gagal. Seiring waktu, pengalaman-pengalaman yang ada menumbuhkan rasa percaya diri yang dapat diterapkan di masa depan.

Bagaimana peran orang tua dalam hal ini? “Orang tua harus terlibat dan menunjukkan ketertarikan serta rasa ingin tahu mereka terhadap ide anak, memberikan komentar yang membangun seperti ‘bagaimana jika’ dan ‘saya senang melihatmu mencoba hal itu’,” jelas Cheri Sterman.

Kalimat pancingan seperti 'bagaimana jika' membantu memperluas cara pandang anak dan merangsang pemecahan masalah. Sedangkan komentar positif seperti 'saya senang melihatmu mencoba hal itu' adalah salah satu bentuk menghargai proses, bukan hanya hasil.

Jadi, ini tentang ikut campur, tetapi melakukannya dengan cara yang suportif. Meyakinkan anak-anak bahwa solusi sempurna tidak harus datang secara instan. Yang terpenting adalah usaha dan inovasi.

***

Mau jadi bagian dari Buzznesia Community di mana kamu bisa ikutan berbagai online dan offline event seru yang diadakan oleh Buzznesia/Beautynesia? Komunitas ini terbuka untuk umum, baik perempuan dan juga laki-laki, kami juga memiliki komunitas khusus untuk kamu yang masih berstatus mahasiswa/mahasiswi. Yuk, gabung ke Buzznesia Community. Caranya DAFTAR DI SINI!

(ria/ria)
Komentar
0 Komentar TULIS KOMENTAR
Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama memberikan komentar.

RELATED ARTICLE