Patah hati memang terasa menyakitkan dan melelahkan, seolah waktu berhenti, sementara hidup orang lain terus berjalan. Banyak orang bilang, “nanti juga sembuh sendiri, tunggu waktu saja”. Namun saat kamu sedang berada di tengah rasa kehilangan, kalimat itu sering terdengar hampa. Kamu mungkin bertanya-tanya, apakah waktu benar-benar bisa menyembuhkan, atau kamu hanya diminta bertahan tanpa kepastian?
Pertanyaan ini ternyata juga menarik perhatian dunia sains. Psikologi dan neurosains mencoba memahami bagaimana otak dan emosi manusia memproses kehilangan. Untuk menjawab benarkah waktu bisa menyembuhkan patah hati, simak apa yang sebenarnya terjadi di tubuh dan pikiranmu saat kamu terluka secara emosional berikut.
(dmh/dmh)