Berdayakan Anak dengan 5 Cara Ini untuk Hindari Perbandingan yang Tidak Sehat

Retno Anggraini | Beautynesia
Selasa, 08 Oct 2024 22:30 WIB
2. Membatasi Penggunaan Media Sosial
Cara memberdayakan anak untuk menghindari perbandingan yang tidak sehat/Foto: Freepik.com

Tanpa disadari, banyak anak-anak yang ketika tumbuh dewasa sering kali memiliki rasa iri pada orang lain yang pandai dalam segala hal mulai dari akademis hingga non-akademis. Hal ini pun masih berlaku hingga sekarang karena perbandingan telah mencapai titik tertinggi sepanjang masa di era media sosial.

Orangtua pun kerap kali membandingkan anak-anak mereka dengan yang lain hingga akhirnya membuat anak merasa rendah diri, padahal ini merupakan hal berbahaya yang harus orangtua hindari.

Penting bagi orangtua untuk mendorong anak-anak bagaimana caranya agar mereka berpikir positif tentang diri mereka sendiri dan mengembangkan harga diri. Dilansir dari Hindustan Times, berikut 5 cara yang bisa membantu anak melihat sisi positif dalam diri mereka.

1. Memprioritaskan Tujuan Diri

Cara memberdayakan anak untuk menghindari perbandingan yang tidak sehat
Ilustrasi/Foto: Freepik.com

Setiap orang memiliki impian, tujuan, dan ambisinya masing-masing. Selain itu, nilai yang kita peroleh dalam mencapai impian tersebut pun juga berbeda. Jadi, cobalah meminta anak untuk menulis apa yang mereka inginkan dan mengapa mereka menginginkannya. Hal ini akan mengajarkan anak betapa pentingnya untuk memprioritaskan tujuan diri.

2. Membatasi Penggunaan Media Sosial

Cara memberdayakan anak untuk menghindari perbandingan yang tidak sehat/Foto: Freepik.com

Ajari anak untuk rehat sejenak dari media sosial dengan memberikan penjelasan betapa pentingnya untuk tidak selalu mengetahui apa yang terjadi di media sosial. Tetapkan batasan dan tentukan periode tertentu untuk menggunakan media sosial. Saat menggunakan media sosial, ingatkan anak bahwa konten yang dibagikan di sana sering kali merupakan hal yang belum tentu mencerminkan kehidupan seseorang yang sebenarnya.

3. Waspadai Hal yang Membuat Emosi Anak Menjadi Tidak Stabil

Cara memberdayakan anak untuk menghindari perbandingan yang tidak sehat
Ilustrasi/Foto: Freepik.com/a3pfamily

Bukan hanya media sosial saja yang bisa merendahkan harga diri anak, orangtua juga wajib mencari tahu hal atau situasi apa saja yang bisa membuat emosi anak menjadi tidak stabil untuk menjaga kesehatan mental dan emosional anak. Orangtua bisa mengajarkan anak untuk mengambil langkah-langkah pencegahan membandingkan diri setelah orangtua menyadari keadaan yang mungkin menyebabkan anak merasa rendah diri atau mengganggu emosional mereka.

4. Fokus pada Hal-Hal Positif

Cara memberdayakan anak untuk menghindari perbandingan yang tidak sehat/Foto: Freepik.com

Kita cenderung sering mengabaikan hal-hal positif dan fokus pada hal-hal negatif dalam hidup kita. Ajarkan anak untuk menuliskan semua hal positif dan kekuatan yang mereka pikirkan tentang diri mereka.

Mengajarkan anak untuk bersikap rendah hati boleh saja, tapi orangtua juga harus mengajarkan anak untuk bangga dengan apa yang telah mereka capai dan mengungkapkan rasa terima kasih atas hal-hal tersebut.

5. Gunakan Perbandingan untuk Perubahan

Cara memberdayakan anak untuk menghindari perbandingan yang tidak sehat
Ilustrasi/Foto: Freepik.com/tirachardz

Membandingkan diri sendiri dengan orang lain tidak selamanya buruk. Orangtua bisa mengajarkan pada anak bahwa perbandingan bisa menjadi katalisator untuk perubahan. Ketika anak menginginkan sesuatu karena melihat temannya, ajarkan mereka untuk menjadikan teman tersebut sebagai inspirasi sang anak untuk mendapatkan apa yang mereka inginkan. Namun, ajarkan anak untuk memilikinya dengan kapasitas diri mereka.

Semua orang tidak bisa menghindari saat di mana mereka berada di fase merasa rendah diri dan membandingkan diri dengan orang lain, termasuk anak. Jika anak tidak diingatkan, ini bisa memengaruhi kesehatan mental anak karena terus-menerus melihat gambaran kehidupan orang lain yang terlihat sempurna. Namun, orangtua juga perlu memberitahu anak bahwa membandingkan diri bisa menjadi dorongan positif agar anak berkembang menjadi lebih baik.

***

Ingin jadi salah satu pembaca yang bisa ikutan beragam event seru di Beautynesia? Yuk gabung ke komunitas pembaca Beautynesia, B-Nation. Caranya DAFTAR DI SINI!

(naq/naq)
Komentar
0 Komentar TULIS KOMENTAR
Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama memberikan komentar.

RELATED ARTICLE