1. Rich Brian
Kultur musik hip hop mungkin tidak terlalu semarak di Indonesia, tapi cukup mendarah daging di Amerika Serikat. Itulah salah satu faktor yang membuat Rich Brian diterima baik di Amerika. Selain itu, gaya nge-rap-nya memang patut diacungi jempol. Dengan gayanya yang sangat Asia, kemampuannya itu pun diakui oleh sejumlah rapper top di Amerika Serikat.
Di awal kemunculannya, penyanyi Indonesia kelahiran 1999 ini memakai nama Rich Chigga dengan lagu 'Dat $tick' yang ditulis pada tahun 2016. Ia kini berada di bawah naungan label 88 Rising. Rich Brian kemudian bermukin di Amerika Serikat untuk mengembangkan karier musiknya. Terbaru, Rich Brian baru saja merilis album berjudul 'The Sailor'. Album tersebut berisi 12 lagu, salah satunya berjudul 'Kids' yang video klipnya mengambil latar tempat di Jakarta.
2. Niki
Nicole Zefanya atau Niki Zefanya yang kini dikenal dengan nama panggung Niki lebih dulu dikenal di kancah musik internasional daripada di tanah kelahirannya sendiri. Meski begitu, sejak belia ia telah menjadi penyanyi pembuka konser musisi dunia, seperti konser Taylor Swift di Jakarta pada 2014 dan tur konser Halsey di Asia pada 2018.
Dara kelahiran tahun 1999 ini bergabung dengan label musik 88rising yang juga menaungi Rich Brian. Label yang berbasis di Amerika Serikat tersebut tertarik mengontrak Niki karena terkesima dengan bakat Niki yang diunggah lewat YouTube.
Di bawah naungan 88rising, Niki telah merilis single berjudul 'See u Never', 'Chilly', dan 'I Like U' pada 2017. Niki juga merilis mini album internasional perdana bertajuk 'Zephyr' pada 2018. Menariknya, Niki rupanya berteman dengan rapper dari girl group dan boy group K-Pop, lho. Tebak siapa? Lisa Blackpink dan Jackson GOT7.
5. Joey Alexander
Nah, bukan hanya penyanyi solo saja yang go internasional, musisi instrumental pun juga. Adalah Joey Alexander, pianis jazz asal Bali yang disebut The New York Times sebagai ‘sensasi dalam semalam’ setelah tampil di acara Gala 2014.
Remaja kelahiran tahun 2003 ini belajar musik sejak belia. Di usia 7 tahun Joey sudah menguasai teknik improvisasi piano. Pada usia 15 tahun Joey sudah memenangi banyak penghargaan internasional termasuk mendapat nominasi Grammy tahun 2016 dan albumnya 'My Favorite Things' pernah masuk ke jajaran Chart Billboard 200. Kini Joey ada di bawah naungan Motema Music, label musik independen yang berbasis di New York, Amerika Serikat.
6. Speaker First
Beralih ke musisi Indonesia yang berformat band, ada Speaker First, grup band rock 'n' roll yang beranggotakan Mahattir Alkatiry (vokal), Beny Barnady (gitar), dan Bony Barnady (gitar). Band asal Bandung ini resmi bergabung dengan label BMG pada 28 Mei lalu.
Sejak dibentuk pada tahun 2002, Speaker First telah tampil di banyak panggung internasional, seperti Woodstock 2017 di Polandia, Liverpool Sound City Festival 2018 dan Musexpo 2018 di Los Angeles, Amerika. Saat ini mereka tengah menyiapkan materi baru untuk album yang akan dirilis secara global. Yuk, mari kita tunggu karya mereka.
7. White Shoes and The Couples Company
Sejak tahun 2007, White Shoes and The Couples Company telah menjalin kontrak dengan label musik Mintry Fresh yang berbasis di Chicago. Atas prestasi tersebut, mereka bahkan masuk dalam daftar Museum Rekor Indonesia (MURI). Band asal Jakarta yang beraliran pop/funk/jazz ini dibentuk tahun 2002 dengan personil Sari (vokal), Rio (gitar akustik), Saleh (gitar melodi), Ricki (bass), Mella (keyboard), dan John (drum).