Orang tua biasanya sering memerhatikan petunjuk, sekecil apa pun, untuk mengetahui kepribadian sang buah hati. Apakah anak bisa tumbuh cerdas? Apakah anak punya selera humor yang baik? Sampai apakah anak cenderung ekstrovert atau introvert.
Dilansir dari Psychology Today, menurut Dr. Marti Olsen Laney dalam buku The Hidden Gifts of the Introverted Child, temperamen manusia sudah tertanam sejak lahir. Artinya, meskipun kita dapat tumbuh dan berubah seiring waktu, apakah kita punya kepribadian ekstrovert dan introvert ini bisa dilihat sejak kecil.
Menurut Laney, anak-anak mulai menunjukkan tanda-tanda introversi atau ekstroversi bahkan sejak usia empat bulan. Berikut ini beberapa tanda bahwa anak adalah seorang introvert. Yuk, simak!
(naq/naq)