Britney Spears Akhirnya Buka Suara Alasan Cukur Habis Rambutnya pada 2007
Melalui memoar berjudul The Woman In Me, Britney Spears akhirnya mengungkap alasan mencukur seluruh rambutnya pada 2007 silam.
Memoar pelantun lagu "Baby One More Time" akan menceritakan suka dan duka serta berbagai berita menggemparkan yang terjadi sepanjang kariernya yang menjadi sorotan publik. Termasuk soal alasan Britney memotong rambutnya yang menghebohkan publik pada 2007.
Dilansir dari Insider, ketika Britney mencukur habis rambutnya pada Februari 2007, ia juga mengalami berbagai insiden. Seperti menabrak mobil fotografer dengan payung dan mengemudi sembari memangku bayinya.
Di tahun sebelumnya, Britney mengajukan gugatan cerai dari suaminya Kevin Federline. Mantan suaminya itu memperjuangkan dan dianugerahi hak asuh penuh atas kedua putra mereka.
Karena sorotan, tekanan, dan pemberitaan yang beredar, mencukur rambutnya hingga habis adalah cara Britney untuk menunjukkan perlawanan.
"Saya sering mendapatkan sorotan saat tumbuh dewasa," bunyi kutipan dalam memoar The Woman in Me yang dibagikan eksklusif kepada majalah People.
"Saya telah diperhatikan dari atas hingga bawah, ada orang yang memberi tahu saya apa pendapat mereka tentang tubuh saya, sejak saya masih remaja. Mencukur rambut dan bertingkah adalah cara saya melawan," ungkapnya.
Britney Spears Curhat soal Tekanan yang Dialami di Memoarnya
Britney Spears/Foto: dok. Instagram @britneyspears
Spears ditempatkan di bawah "konservatori sementara" pada tahun 2008 setelah beberapa kali menjalani rehabilitasi dan dimasukkan ke rumah sakit jiwa dua kali.
Pengaturan hukum, yang memberi ayah Britney, Jamie Spears, dan seorang pengacara kendali atas harta milik Spears, aset keuangan, dan beberapa masalah pribadi, berlangsung selama 13 tahun hingga Hakim Brenda Penny mengakhirinya pada November 2021.
Dalam memoarnya, Britney juga menulis tentang hidup di bawah aturan konservatori yang sebelumnya ia sebut 'abusive'.
"Saya harus memanjangkan rambut dan mengembalikan bentuk tubuh saya. Saya harus tidur lebih awal dan meminum obat apa pun yang mereka suruh untuk saya minum," tulisnya dalam kutipan lain yang diterbitkan oleh People.
Britney menulis dalam memoarnya bahwa hal itu membuatnya "muak" karena ayahnya dan pria lain memiliki kendali atas tubuhnya. Ia juga menjelaskan bahwa saat hidup di bawah aturan mereka, dia kehilangan hasratnya untuk tampil di depan umum.
Britney Spears/ Foto: Alberto E. Rodriguez/Getty Images |
"Saya akan melakukan sedikit hal-hal kreatif di sana-sini, tapi hati saya sudah tidak tertarik lagi. Sejauh hasratku untuk menyanyi dan menari, pada saat itu hal itu hampir menjadi lelucon," tulisnya.
"Tiga belas tahun berlalu dan aku merasa seperti bayangan diriku sendiri," papar Britney.
Lebih lanjut, Britney mengaku bahwa ia merasa tidak pantas mendapat perlakuan atas apa yang keluarganya lakukan terhadapnya.
"Mereka ingin saya menjadi liar di atas panggung... dan menjadi robot sepanjang waktu," katanya.
Memoar The Woman In Me akan dirilis pada 24 Oktober mendatang. Di memoar ini, Britney juga membeberkan bahwa ia pernah hamil anak Justin Timberlake, tetapi pada akhirnya terpaksa menjalani aborsi.
***
Ingin jadi salah satu pembaca yang bisa ikutan beragam event seru di Beautynesia? Yuk gabung ke komunitas pembaca Beautynesia, B-Nation. Caranya DAFTAR DI SINI!
Britney Spears/ Foto: Alberto E. Rodriguez/Getty Images