Bukan Iklan Mahal, Ini 5 Alasan Video UGC Justru Lebih Diminati di Era Sekarang

Maura Valysha Carmelie | Beautynesia
Kamis, 12 Mar 2026 07:30 WIB
5. Mengurangi Ad Fatigue & Mengalahkan Blind-Spot Iklan
UGC membantu brand menghindari ad fatigue. Video user generated content tampil lebih natural sehingga tidak terasa seperti iklan yang memaksa/Foto: freepik.com/stockking

Kalau kamu pikir iklan yang megah dan produksi super mahal masih jadi raja di dunia digital marketing, pikir ulang, deh! Di era sekarang, video UGC (User Generated Content) alias konten video yang dibuat oleh user atau pelanggan nyata, justru jadi primadona dalam strategi konten dan pemasaran.

Bukan tanpa alasan, ya! Banyak riset global membuktikan bahwa UGC punya keunggulan besar dibandingkan iklan tradisional yang dibuat di studio mahal. Kalau kamu ingin tahu kenapa video UGC bisa jadi favorit audiens dan brand di seluruh dunia, berikut ini 5 alasan utamanya yang super penting buat strategi digital kamu!

1. Autentik dan Membangun Kepercayaan

Video UGC menghadirkan konten autentik yang lebih dipercaya konsumen dibanding iklan tradisional. Inilah alasan UGC efektif membangun trust dan kredibilitas brand/Foto: freepik.com/New Africa

Beauties, salah satu hal utama yang buat video UGC dicintai adalah keasliannya. Konten ini dibuat oleh orang biasa yang menunjukkan pengalaman nyata mereka dengan produk atau layanan, bukan oleh aktor, bukan oleh skrip iklan. Hal ini sangat krusial karena konsumen sekarang lebih percaya pada rekomendasi sesama manusia daripada iklan yang dibuat brand sendiri.

Menurut data global yang dikutip dari Kontentino, 92% konsumen mengatakan mereka lebih percaya UGC dibanding iklan tradisional. Hal ini jadi penting karena audiens saat ini punya “radar” untuk melihat konten yang dibuat hanya untuk jualan. UGC terasa lebih jujur, lebih manusiawi, dan lebih dekat sehingga buat orang berhenti scroll dan mulai percaya.

2. Engagement Lebih Tinggi

UGC marketing terbukti menghasilkan engagement lebih tinggi di media sosial. Video UGC lebih relatable, natural, dan efektif menarik perhatian audiens digital/Foto: freepik.com/splitov27

UGC video bukan sekadar lebih dipercaya, tetapi juga lebih banyak diklik, disukai, dan dibagikan dibanding konten iklan yang dibikin profesional.

Menurut Opencart, video UGC dapat menghasilkan hingga 10x lebih banyak view di YouTube dibanding video brand. Konsumen juga 2,4x lebih mungkin melihat UGC sebagai konten authentic daripada iklan biasa. Ini karena UGC muncul secara natural di feed pengguna, sehingga terasa seperti konten teman, bukan iklan yang dipaksakan.

3. Lebih Hemat Biaya & Skalabel

Dibanding iklan mahal, video UGC jauh lebih hemat biaya dan mudah diproduksi. Strategi ini efektif untuk brand yang ingin scalable marketing/Foto: freepik.com/luca9257

Beauties, buat iklan tradisional itu bisa super mahal! Kamu perlu sutradara, kru, model, lokasi, dan edit profesional. Di sisi lain, video UGC bisa dibuat hanya dengan smartphone, bahkan tanpa biaya produksi besar!

Ini artinya, biaya produksi jauh lebih rendah dibanding iklan tradisional sehingga konten bisa dibuat banyak, cepat, dan beragam. Hasilnya, brand bisa uji banyak konten tanpa mengeluarkan banyak dana tapi tetap mendapatkan hasil kuat!

4. Konversi & ROI Lebih Tinggi

Video UGC mampu meningkatkan conversion rate dan ROI marketing. Konsumen lebih terdorong membeli karena konten terasa jujur dan relevan/Foto: freepik.com/stockking

UGC bukan hanya unik dan hemat biaya tapi juga mendorong pengambilan keputusan pembelian lebih baik daripada iklan tradisional.

Menurut Opencart, UGC sering menghasilkan click-through rate (CTR) yang lebih tinggi. Konsumen yang melihat UGC jadi lebih cepat melakukan pembelian karena mereka merasa konten itu relevan dan terpercaya. Hal ini dikarenakan video UGC merasa seperti rekomendasi dari “teman online”, bukan alasan marketing yang dibuat pabrik.

5. Mengurangi Ad Fatigue & Mengalahkan Blind-Spot Iklan

UGC membantu brand menghindari ad fatigue. Video user generated content tampil lebih natural sehingga tidak terasa seperti iklan yang memaksa/Foto: freepik.com/stockking

Beauties, sudah bukan rahasia lagi kalau kita sering scrolling tanpa sengaja melewatkan iklan tradisional yang terlalu sering muncul. Fenomena ini menurut Ayvidz disebut sebagai ad fatigue, dimana audiens sudah terlalu jenuh dengan iklan yang monoton. Di sinilah UGC unggul karena:

  1. Video UGC tidak terasa seperti iklan yang dipaksakan
  2. Lebih menarik karena variatif dan manusiawi
  3. Lebih mudah memicu percakapan dan keterlibatan emosional

Oleh karena itu, konten UGC sering terasa lebih “ringan” tapi jadi lebih menempel di kepala audiens yang pada akhirnya buat brand tetap relevan di timeline mereka.

Beauties, dunia digital marketing terus berubah tapi satu hal yang tetap konsisten: kita sebagai manusia lebih percaya kisah nyata daripada skrip pemasaran. UGC menawarkan hal tersebut, cerita yang asli, terpercaya, dan akan terus berkembang.

Jadi, Beauties, jangan heran kalau sekarang banyak brand meninggalkan iklan mahal di studio dan beralih ke video UGC yang authentic, relatable, dan powerful. Karena pada akhirnya, audiens bukan hanya ingin dilihat, tapi ingin dipahami. 

***

Mau jadi bagian dari Buzznesia Community di mana kamu bisa ikutan berbagai online dan offline event seru yang diadakan oleh Buzznesia/Beautynesia? Komunitas ini terbuka untuk umum, baik perempuan dan juga laki-laki, kami juga memiliki komunitas khusus untuk kamu yang masih berstatus mahasiswa/mahasiswi. Yuk, gabung ke Buzznesia Community. Caranya DAFTAR DI SINI!

(dmh/dmh)
Komentar
0 Komentar TULIS KOMENTAR
Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama memberikan komentar.