Bukan Sekadar Estetik, Ini 4 Manfaat Menggunakan Lampu Warm Light di Kamar Tidur

Anggita Kusmadewi | Beautynesia
Selasa, 18 Aug 2026 18:00 WIB
2. Membantu Tubuh Bersiap Memasuki Waktu Istirahat
Ilustrasi kamar tidur yang gelap dengan satu lampu bernuansa warm light/Foto: Magnific/pvproductions

Setelah seharian beraktivitas, kamar biasanya jadi tempat untuk melepas penat sebelum tidur. Karena itu, pencahayaan yang digunakan pada malam hari juga perlu dibuat senyaman mungkin.

Lampu warm light dengan warna kekuningan menjadi salah satu pilihan yang terasa lebih lembut dibandingkan cahaya putih terang. Ruangan pun bisa terlihat lebih hangat tanpa terasa terlalu menyilaukan.

Selain memberi kesan cozy dan estetik, warm light juga cocok digunakan saat malam ketika tubuh mulai bersiap untuk beristirahat. Yuk, lihat beberapa manfaat lampu warm light di kamar tidur yang bisa kamu pertimbangkan sebelum memilihnya, Beauties!

1. Membantu Menciptakan Suasana Lebih Rileks

Ilustrasi kamar tidur dengan lampu warm light bernuansa kuning lembut/Foto: Pexels/Đậu Photograph

Lampu warm light bisa membuat suasana kamar terasa lebih lembut saat malam. Cahaya kuning, amber, atau oranye juga memberi kesan hangat dibandingkan lampu putih yang terang.

Cahaya dengan warna hangat dan tingkat terang yang rendah dapat membantu menciptakan suasana lebih rileks sebelum tidur. Jadi, lampu kamar tidur tidak harus menyala terang ketika aktivitas malam sudah mulai selesai.

Kamu bisa mematikan atau meredupkan lampu utama, lalu menyalakan warm light sebagai penerangan tambahan. Kamar tetap terlihat cukup terang, tetapi suasananya terasa lebih kalem.

2. Membantu Tubuh Bersiap Memasuki Waktu Istirahat

Ilustrasi kamar tidur yang gelap dengan satu lampu bernuansa warm light/Foto: Magnific/pvproductions

Menjelang malam, tubuh perlahan mulai masuk ke waktu istirahat. Proses ini berkaitan dengan ritme sirkadian, yaitu pola alami tubuh yang membantu mengatur waktu untuk aktif dan tidur.

Cahaya juga ikut berperan sebagai salah satu sinyal bagi tubuh dalam mengenali waktu. Menurut Sleep Foundation, cahaya hangat seperti kuning dan oranye memberi pengaruh yang lebih kecil pada ritme sirkadian dibandingkan cahaya biru. Karena itu, warna lampu untuk kamar tidur juga perlu diperhatikan saat malam.

Hal yang sama disampaikan dr. Pranshu Adavadkar, MD, dokter spesialis yang bersertifikat resmi dalam menangani gangguan tidur. Menurutnya, kamar sebaiknya tetap gelap saat tidur, tetapi jika membutuhkan penerangan, cahaya merah atau amber bisa menjadi pilihan.

3. Membuat Kamar Terasa Lebih Hangat dan Nyaman

Ilustrasi perempuan membaca buku di kamar dengan pencahayaan warm light yang lembut/Foto: Magnific/senivpetro

Pernah merasa kamar terlihat berbeda hanya karena mengganti warna lampu? Cahaya yang lebih hangat memang bisa membuat ruangan terlihat lebih estetik dan terasa makin cozy.

Saat malam hari, suasana kamar akan terasa lebih hangat dengan pencahayaan yang lembut. Cahayanya tidak terlalu terang, tetapi tetap membuat kamar terasa nyaman.

Lampu warm light juga cocok digunakan untuk menemani waktu santai sebelum tidur. Kamu bisa menggunakannya saat membaca buku atau sekadar menikmati suasana kamar.

4. Membantu Mengurangi Paparan Cahaya yang Terlalu Terang di Malam Hari

Ilustrasi perempuan berada di kamar dengan lampu bernuansa hangat dan redup/Foto: Magnific/magnific

Saat suasana mulai gelap, tubuh secara alami meningkatkan produksi melatonin, yaitu hormon yang membantu menimbulkan rasa kantuk dan mengatur pola tidur. Karena itu, tingkat terang lampu di kamar juga perlu diperhatikan.

Namun, cahaya yang terlalu terang di malam hari bisa menghambat pelepasan melatonin. Efek ini terutama berkaitan dengan cahaya biru dari layar elektronik dan beberapa jenis lampu.

Melansir Cleveland Clinic, sebuah penelitian pada 2016 menemukan bahwa orang yang terpapar cahaya saat tidur rata-rata tidur sekitar 10 menit lebih sedikit setiap malam. Mereka juga lebih sering melaporkan rasa lelah dan kantuk pada siang hari. Meski begitu, penelitian tersebut belum membuktikan bahwa paparan cahaya menjadi penyebab langsung berkurangnya waktu tidur.

Jadi, warm light dengan tingkat terang yang rendah bisa digunakan jika kamu masih ingin beraktivitas sebelum tidur. Setelah waktunya tidur, sebaiknya matikan lampu kamarmu. 

Pilihan lampu ternyata bisa ikut menentukan suasana kamar saat malam hari. Beauties sendiri lebih suka lampu putih terang atau warm light yang lembut? Kalau kamu lebih suka nuansa hangat dan cozy, warm light bisa jadi pilihan tepat untuk mengubah suasana kamar.

***

Mau jadi bagian dari Buzznesia Community di mana kamu bisa ikutan berbagai online dan offline event seru yang diadakan oleh Buzznesia/Beautynesia? Komunitas ini terbuka untuk umum, baik perempuan dan juga laki-laki, kami juga memiliki komunitas khusus untuk kamu yang masih berstatus mahasiswa/mahasiswi. Yuk, gabung ke Buzznesia Community. Caranya DAFTAR DI SINI!

(naq/naq)
Komentar
0 Komentar TULIS KOMENTAR
Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama memberikan komentar.