sign up SIGN UP

Canggih! Jepang Bikin Masker yang Menyala Jika Terpapar Virus Corona, Simak Faktanya di Sini!

Tim Redaksi CNN Indonesia | Beautynesia
Selasa, 14 Dec 2021 14:00 WIB
Canggih! Jepang Bikin Masker yang Menyala Jika Terpapar Virus Corona, Simak Faktanya di Sini!
caption
Jakarta -

Pandemi COVID-19 sudah hampir dua tahun melanda seluruh dunia. Diketahui kasus global COVID-19 sudah melampaui 270 juta kasus di pertengahan Desember ini. Selama hampir dua tahun ini pula, ada begitu banyak inovasi yang dilahirkan oleh para ilmuwan dalam melawan virus corona, mulai dari vaksin, obat-obatan, dan yang terbaru adalah masker yang bisa menyala jika terpapar virus corona.

Yup, baru-baru ini tim ilmuwan dari Universitas Prefektur Kyoto di Jepang sedang mengembangkan masker yang bisa menyala jika terpapar jejak virus corona. Bukan rahasia lagi bahwa Jepang adalah negara yang selalu menghasilkan inovasi-inovasi canggih, tak terkecuali dalam situasi pandemi COVID-19 ini.

Kabarnya, paparan virus corona pada masker akan bersinar ketika terkena sinar UV. Lebih lanjut, masker bersinar tersebut diketahui menggunakan antibodi yang diekstraksi dari telur burung unta.

Wanita dengan masker di tengah pandemi coronaIlustrasi menggunakan masker/Foto: Freepik

Penggunaan antibodi burung unta dalam menciptakan masker tersebut bukan tanpa alasan. Burung unta dianggap dapat menghasilkan beberapa jenis antibodi atau protein yang berbeda untuk menetralisir benda asing dalam tubuh.

Sebelumnya, pada Februari 2020, tim ilmuwan Jepang tersebut telah melakukan serangkaian eksperimen, yakni mencoba menyuntikkan virus corona yang tidak aktif dan tidak berbahaya ke seekor burung unta betina. Diketahui eksperimen tersebut berhasil mengekstraksi sejumlah besar antibodi dari telur.

Kemudian, tim ilmuwan tersebut menciptakan filter khusus yang ditempatkan di dalam masker wajah. Filter tersebut dapat dikeluarkan dan disemprot dengan pewarna fluoresen yang mengandung antibodi virus corona dari telur burung unta. Filter akan bersinar jika terdapat virus saat disinari cahaya ultraviolet (UV).

Cara Memilih Masker yang Tepat untuk Hindari Virus CoronaIlustrasi menggunakan masker/ Foto: beautynesia

Tim ilmuwan tersebut akhirnya melakukan percobaan pada 32 orang yang terinfeksi virus corona selama 10 hari. Hasilnya, mereka mendapati bahwa semua masker yang dikenakan orang-orang tersebut bersinar di bawah sinar UV.

Berdasarkan hasil tersebut, tim ilmuwan berharap masker yang mereka kembangkan dapat menjadi cara yang mudah untuk mendeteksi apakah seseorang terjangkit virus corona atau tidak. Mereka juga diketahui tengah menunggu persetujuan pemerintah untuk menjual masker tersebut tahun depan.

Lantas, bagaimana proses tim ilmuwan dalam mengembangkan masker tersebut? Yuk, cari tahu lewat menonton video di sini ya!

***

[Gambas:Youtube]

Ingin jadi salah satu pembaca yang bisa ikutan beragam event seru di Beautynesia? Yuk, gabung ke komunitas pembaca Beautynesia, B-Nation. Caranya DAFTAR DI SINI!

(naq/naq)

Our Sister Site

mommyasia.id