Cara Atur Keuangan dengan Baik Agar Nggak Berujung Terpaksa Berutang, yuk Mulai Biasakan dari Sekarang!

Meuthia Khairani | Beautynesia
Sabtu, 19 Nov 2022 12:30 WIB
Cara mengatur keuangan agar tidak berutang/Foto: Pexels/RODNAE Productions

Siasat mengatur keuangan dapat dilakukan dengan berbagai cara. Salah satunya adalah sebisa mungkin menghindari kebiasaan meminjam uang orang atau menunggak pembayaran untuk hal-hal penting.

Daripada utang membuat pertemanan dan hubungan kekeluargaanmu dengan si peminjam menjadi rusak, lebih baik mencegah berutang melalui cara-cara berikut ini, Beauties!

  1. Menyiapkan Uang Darurat

Mengutip Forbes, kamu harus menyiapkan dana darurat atau ‘utang nganggur’, yakni menyimpan uang yang tidak boleh dipakai sama sekali kecuali dalam keadaan yang benar-benar darurat dan mencekik. Jumlahnya paling tidak bisa setara dengan pendapatan atau jumlah pengeluaranmu dalam enam bulan. Ini penting untuk dilakukan agar ketika mengalami keadaan kepepet atau lesunya keuangan pada saat pandemi seperti beberapa tahun lalu, dana untuk makan dan keperluan penting sehari-hari masih tetap memadai.

2. Dahulukan Kebutuhan, Bukan Keinginan

Mungkin kamu sudah sering mendengar atau membaca kalimat di atas ini. Ya, dilansir dari GCFGlobal, kamu perlu berpikir dan menimbang-nimbang sebelum membeli sesuatu. Apakah kamu benar-benar membutuhkan barang tersebut? Kamu harus tegas pada diri sendiri untuk menahan keinginan dan lebih mengutamakan pemakaian uang untuk hal-hal penting terlebih dahulu.

3. Pantau Transaksi Keuanganmu

Melansir IVA Plan, cobalah membuat daftar pemasukan dan pengeluaranmu per bulan atau per hari. Dari situ kamu bisa meminimalkan pengeluaran dan mencoba cara baru untuk menambah pemasukan agar tidak seperti peribahasa ‘lebih besar pasak daripada tiang’.

4. Gunakan Kartu Kredit dengan Bijak


Cara mengatur keuangan agar tidak berutang/Foto: Freepik/Freepik

Jika kamu menggunakan kartu kredit, kartu member di salon atau pusat perbelanjaan yang menjanjikan promo dan diskon di tanggal-tanggal tertentu, kamu tetap perlu memilah kebutuhan dan menahan godaan untuk terus menggunakannya.

Prinsip yang harus kamu pegang adalah jika kamu tidak mampu membeli sesuatu tanpa kartu kredit, maka usahakan untuk tidak membelinya.

(fip/fip)