Cashless Bikin Boros? Ini 4 Cara Tetap Hemat di Era QRIS

Shinta Khoiru Nikmah | Beautynesia
Kamis, 29 Jan 2026 13:00 WIB
Pembayaran menggunakan QRIS/ Foto: Freepik.com/freepik

Sejak kehadiran  QRIS,  transaksi non-tunai makin terasa dekat dengan kehidupan sehari-hari. Cukup buka ponsel, scan, dan bayar kamu tanpa repot perlu menunggu uang kembalian atau antre lama.

Meski praktis, cepat, dan modern, kemudahan tersebut banyak membuat orang mulai mengeluh satu hal yang sama, yakni pengeluaran jadi lebih besar dan sulit dikontrol. Tanpa disadari, cashless sering membuat kita lebih impulsif dalam berbelanja.

Lalu, apakah benar sistem pembayaran cashless bikin boros? Tidak selalu. Masalahnya bukan pada QRIS atau dompet digitalnya, melainkan pada cara kita menggunakannya. Dengan strategi yang tepat, transaksi non-tunai justru bisa membantu kita lebih hemat dan teratur.

Berikut empat cara agar tetap hemat di era QRIS.

1. Sadari Efek “Tidak Terasa Keluar Uang”


Menyadari efek keluarnya uang/ Foto: Freepik.com/tirachardz

Salah satu alasan utama mengapa cashless terasa lebih boros adalah karena tidak ada uang fisik yang berpindah tangan. Saat membayar dengan uang tunai, kita bisa melihat lembaran uang berkurang, sehingga rasa kehilangan uang lebih terasa. Sebaliknya, transaksi digital hanya membutuhkan satu klik atau scan, sehingga otak tidak memproses pengeluaran itu sebagai sesuatu yang signifikan.

Langkah pertama untuk tetap hemat adalah menyadari efek psikologis ini. Anggap setiap pembayaran cashless sebagai uang sungguhan yang keluar dari dompet.

Biasakan mengecek notifikasi pembayaran dan total saldo setelah transaksi. Dengan begitu, kamu tetap punya kesadaran bahwa setiap scan QRIS adalah pengeluaran nyata, bukan sekadar angka di layar.

(sim/sim)