Cegah Depresi, Instagram Resmi Sembunyikan Fitur "Likes"

Esra Dopita | Beautynesia
Jumat, 15 Nov 2019 09:30 WIB
Cegah Depresi, Instagram Resmi Sembunyikan Fitur
https://oss.beautynesia.id/photo/temporary/c2cb03b72f1ad4fa785d59c747fc1fb6.jpeg
Instagram beralasan penyembunyian like ini akan mengurangi kompetisi mengejar jumlah likes di Instagram.

Media sosial Instagram tampaknya serius mewujudkan fitur menyembunyikan jumlah like dalam unggahan penggunanya yang kini tengah diuji coba. Setelah melakukan uji coba di beberapa negara, platform berbagi foto dan video pendek itu kini memperluas pengujian fitur tersebut secara global, termasuk Indonesia. 

Dalam pengujian ini, jumlah like yang ada pada unggahan Instagram, baik foto maupun video akan disembunyikan dari semua orang, kecuali pemilik akun. Pemilihan pengguna yang masuk program uji coba ini dilakukan secara acak. 


Foto: Istimewa

Pengguna yang mendapat uji coba penyembunyian likes akan mendapat notifikasi berupa pop-up yang menerangkan perubahan pada bagaimana pengguna melihat suka (like). 

Instagram beralasan penyembunyian like ini akan mengurangi kompetisi mengejar jumlah like di Instagram, sehingga pengguna akan lebih fokus pada konten yang diunggah, bukan sekadar adu banyak like


Foto: Istimewa

Tak hanya itu, dengan menyembunyikan jumlah like, dianggap bisa mencegah atau mengurangi kecemasan pada pengguna Instagram

"Idenya adalah mencegah depresi akibat Instagram, mencegah persaingan, dan memberi orang lebih banyak ruang untuk fokus dalam berhubungan dengan orang yang mereka cintai dan hal-hal yang menginspirasi mereka," kata Adam Mosseri, CEO Instagram, dalam konferensi Wired25 di San Francisco, beberapa waktu lalu. 


Tuai Pro-kontra


Foto: Istimewa

Namun, keputusan ini mendapatkan pro-kontra dari para pengguna Instagram, terutama kalangan influencer atau selebgram. Sejumlah influencer yang mementingkan jumlah like untuk mendapat keuntungan merasa resah, bahkan dirugikan dengan keputusan itu.  

Sebuah penelitian yang dilakukan HypeAuditor mengungkapkan, beberapa influencer Instagram mengalami penurunan jumlah like di negara yang melakukan uji coba sembuyikan fitur like.


Foto: Istimewa

Berdasarkan data, HypeAuditor ditemukan influencer dengan jumlah pengikut 5.000 hingga 20 ribu mengalami penurunan jumlah like sebanyak 3-15 persen. Di Brasil, terjadi penurunan jumlah like secara drastis. Influencer dengan 100 ribu hingga 1 juta pengikut kehilangan 28,33 persen jumlah like

Hanya di Jepang, influencer dengan 1.000 hingga 5.000 atau 100 ribu sampai 1 juta pengikut mengaku jumlah like mereka meningkat sekitar enam persen. 

Sebelumnya, uji coba ini dimulai di Kanada pada April, lalu diperluas ke Italia, Irlandia, Brasil, Selandia Baru, Australia, juga Jepang. 


(kik/kik)
CERITA YUK!
Theme of The Month :

Theme of The Month :

Theme of The Month :

Theme of The Month :

Theme of The Month :

Komentar
0 Komentar TULIS KOMENTAR
Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama memberikan komentar.

RELATED ARTICLE