Dapat Kritik, Film Animasi Niu Lai Malah Rajai Box Office China
Film animasi China Niu Lai tengah menjadi sorotan setelah berhasil mencatat pencapaian tak terduga di box office, Beauties. Film ini sempat mendapat kritik karena kualitas animasinya dinilai kurang memukau jika dibandingkan dengan film-film produksi besar. Namun, berbagai komentar justru membuat Niu Lai semakin ramai diperbincangkan dan menarik perhatian penonton.
Mengutip BBC, Niu Lai hanya meraup 7.705 yuan atau sekitar US$1.140 dalam 10 hari pertama setelah dirilis. Akan tetapi, pendapatannya kemudian meningkat tajam hingga menembus 11,4 juta yuan. Pencapaian itu bahkan membuat film ini mampu bersaing dengan sejumlah film blockbuster Hollywood, seperti The Odyssey dan Spide-Man: Brand New Day.
Hingga Senin (17/8), lonjakan minat penonton secara tiba-tiba membuat pendapatan Niu Lai mencapai lebih dari 14,9 juta yuan atau sekitar US$2,2 juta. Jika tren ini terus berlanjut, film yang mengangkat kisah unik tentang hewan tersebut diperkirakan dapat meraup sekitar 18,4 juta yuan dalam 30 hari dan mencatat salah satu performa box office terbaik tahun ini.
Di balik kesuksesannya di box office, seperti apa cerita yang dihadirkan Niu Lai? Yuk, simak selengkapnya!
Bagaimana Cerita Film Niu Lai?
Menceritakan apa film Niu Lai?/Foto: IMDb.com
Niu Lai berfokus pada seekor anak sapi muda yang hidup dalam perlindungan dan kemudian menemukan dirinya berada dalam sebuah perjalanan mimpi yang nyata,. Dalam perjalanan itu, ia bertemu dengan seekor burung lark yang kemudian menjadi sahabatnya. Keduanya menjalani berbagai pengalaman yang mengajarkan tentang cinta, keberanian, serta ketekunan yang perlahan mengubah cara mereka menghadapi berbagai hal, Beauties.
Di Balik Film Animasi Niu Lai, Ada Tim Ibu dan Anak
Di balik film animasi Niu Lai, ada tim ibu dan anak/Foto: Magnific.com
Meski kualitas animasi Niu Lai mendapat kritik, karya ini justru mendapat pujian karena dianggap menjadi penawar di tengah maraknya konten AI yang kini mendominasi media sosial. Proses produksinya hanya dikerjakan oleh dua orang yang merupakan tim ibu dan anak, yaitu sutradara Xin Yumeng dan penulis skenario Sun Lifang.
Sun Lifang mempelajari penulisan skenario secara autodidak untuk mewujudkan proyek ini, Beauties. Ia juga mengisi suara seluruh karakter perempuan, sementara Xin Yumeng menangani karakter laki-laki. Selain menyutradarai, Yumeng menggunakan komputer bekas untuk mengerjakan animasi, penyuntingan, dan berbagai kebutuhan produksi lainnya.
Melansir The Independent, dalam wawancara radio untuk Entrepreneurial Youth Talk, Yumeng mengungkapkan bahwa ia dan sang ibu tidak ingin kesempurnaan visual mengalahkan cerita yang ingin mereka sampaikan. Menurutnya, jika seluruh energi mereka difokuskan pada ketelitian rendering, film ini mungkin tidak akan pernah selesai dibuat.
Meski hadir dengan visual sederhana dan mendapat berbagai kritik, Niu Lai tetap berhasil menarik perhatian publik. Tingginya antusiasme bahkan membuat sejumlah bioskop menambah jadwal pemutaran. Kritik yang sempat diterima menjadi bumerang karena rasa penasaran publik berhasil membawa Niu Lai melesat di box office China, Beauties.
***
Mau jadi bagian dari Buzznesia Community di mana kamu bisa ikutan berbagai online dan offline event seru yang diadakan oleh Buzznesia/Beautynesia? Komunitas ini terbuka untuk umum, baik perempuan dan juga laki-laki, kami juga memiliki komunitas khusus untuk kamu yang masih berstatus mahasiswa/mahasiswi. Yuk, gabung ke Buzznesia Community. Caranya DAFTAR DI SINI!