Beauties, dalam upaya menekan angka penyebaran virus covid-19 pemerintah Indonesia mengadakan vaksinasi gratis yang telah dimulai sejak awal tahun 2021 lalu. Tapi saat itu hanya usia remaja, dewasa, hingga lanjut usia yang bisa melakukan vaksin covid-19. Menjelang akhir tahun 2021 ini, akhirnya pemerintah resmi mulai memberikan vaksin anak-anak usia 6-11 tahun.
Bagi para orangtua, meyakinkan mereka untuk melakukan vaksin covid anak tak jarang sulit untuk dilakukan. Hal ini karena anak-anak belum memiliki kesiapan mental hingga penalaran yang matang seperti orang dewasa. Tapi kamu nggak perlu khawatir, Beauties. Ternyata ada lho sederet cara yang bisa dilakukan untuk membujuk mereka agar mau diberi vaksin.
Simak sederet kiatnya lewat artikel berikut ini!
Pastikan Orang Tua Memahami Soal Vaksin
Cara membujuk anak agar mau melakukan vaksin covid-19/freepik/senivpetro |
Langkah pertama untuk merayu anak melakukan vaksin adalah dengan dimulai dari orangtua itu sendiri, Beauties. Peran orangtua sangatlah penting dan jadi salah satu kunci agar anak mau divaksinasi. Seperti dikutip dari UNICEF, sebelum mengajak anak untuk melakukan vaksin, sebaiknya orangtua memahami terlebih dahulu pemahaman soal vaksin bagi anak-anak.
Sebelum menjelaskan ke anak soal vaksinasi, orangtua disarankan untuk mencari tahu informasi terkini seputar vaksin. Terutama terkait vaksin khusus anak-anak. Cara ini bisa memudahkan para orangtua untuk memberikan penjelasan pada anak sekaligus persiapan bagi mereka saat anak-anak melakukan vaksin nantinya.
Ajak Anak untuk Berdiskusi
Cara membujuk anak agar mau melakukan vaksin covid-19/freepik/tirachardz |
Selanjunya, jangan ragu untuk mengajak anak berdiskusi soal vaksinasi covid-19. Sebelumnya coba tanyakan terlebih dahulu pemahaman anak soal virus corona dan pentingnya vaksin, Beauties. Pemahaman awal anak sangat diperlukan agar orang tua bisa mengerti dari mana memulai untuk melakukan diskusi soal vaksinasi.
Masih dilansir dari UNICEF, mendengarkan penjelasan dari anak soal vaksinasi juga penting dilakukan agar orang tua memahami kekhawatiran dan ketakutan apa yang dialami anak-anak soal pandemi maupun vaksin. Jangan ragu tawarkan ke si kecil untuk berdiskusi dan bercerita tentang apa saja yang mereka rasakan ya, Beauties.
Berikan Contoh pada Mereka
Cara membujuk anak agar mau melakukan vaksin covid-19/freepik/freepik |
Pernah dengar istilah kalau anak adalah peniru yang andal? Anggapan ini bisa kamu gunakan sebagai salah satu cara untuk merayu mereka agar mau melakukan vaksin. Dikutip dari detikEdu, Ari Pratiwi selaku dosen Psikologi Universitas Brawijaya memberikan pandangan soal peran orangtua yang telah melakukan vaksin sangat penting untuk mengajak anak melakukannya juga.
"Di usia anak 6-11 tahun anak-anak paling mudah meniru. Jadi kalau orang tua sudah vaksin dan tidak ada gejala KIPI, anak tidak takut," jelas Ari. Orang tua sebagai teladan bagi anak, saat mereka telah melakukan vaksin, anak-anak pun akan lebih percaya diri untuk ikut mendapatkan vaksinasi.
Bantu Siapkan Psikologis Anak
Cara membujuk anak agar mau melakukan vaksin covid-19/freepik/tirachardz |
Kiat lainnya agar anak mau divaksinasi adalah dengan mempersiapkan psikologis mereka terlebih dahulu, Beauties. Usia 6-11 tahun pada anak-anak cenderung belum memiliki kematangan dalam mental sekaligus berpikir. Hal ini pun bisa rentan bagi mereka untuk mudah termakan hoaks ataupun berita negatif soal vaksin yang belum tentu kebenarannya.
Oleh karenanya, peran orang tua sangat penting untuk bisa membujuk anak-anak agar punya keberanian dan keyakinan melakukan vaksin. Salah satu caranya seperti dilansir dari CNN Indonesia, dengan tidak menakut-nakuti mereka. Memupuk keberanian sebelum vaksin dan memberikan reward saat anak telah selesai melakukannya juga bisa dilakukan.
Menemani Mereka Saat Vaksinasi
Cara membujuk anak agar mau melakukan vaksin covid-19/freepik/freepik |
Tak hanya mempersiapkan anak sebelum vaksinasi, saat melakukannya peran orangtua juga diperlukan, Beauties. Salah satunya menemani mereka saat menjalani proses vaksinasi. Dukungan dan pendampingan orangtua penting dilakukan agar mental anak semakin siap. Momen ini bisa dilakukan dengan menemaninya secara langsung ataupun tak langsung, lho.
Saat anak melakukan vaksinasi di sekolah dan kamu tak bisa menemaninya secara langsung, pastikan untuk memberikan pemahaman soal alur vaksin kepada anak. Seperti alur pendaftaran, cek kesehatan awal dengan dokter, proses suntik vaksin, observasi, hingga gejala KIPI yang bisa saja dialami. Selamat mencoba!
---------------
Ingin jadi salah satu pembaca yang bisa ikutan beragam event seru di Beautynesia? Yuk, gabung ke komunitas pembaca Beautynesia B-Nation. Caranya DAFTAR DI SINI!