Deretan Negara yang Membantu Padamkan Karhutla di Indonesia
Beauties, kabar tentang kebakaran hutan dan lahan yang parah di Indonesia serta dampak dari asap tebal akibatnya masih terus terdengar hingga saat ini. Asap tersebut mengganggu masyarakat setempat, bahkan menyebar hingga ke negara-negara lain.
Kondisi itu pun mengkhawatirkan banyak negara hingga mereka berusaha ikut turun tangan dalam pemadaman titik-titik api. Bukan hanya negara yang terdampak asap saja, tapi ada pula negara-negara lainnya yang ingin ikut membantu dalam menangani karhutla yang terjadi di sebagian besar wilayah Kalimantan.
Daftar Negara yang Membantu Menangani Karhutla di Indonesia
JGSDF CH-47, Helikopter Jepang bantu tangani karhutla Kalimantan/ Foto: x.com/@ModJapan_en
Melansir dari CNN Indonesia, sejumlah negara menyediakan pesawat udara untuk membantu menangani dampak bencana karhutla, Beauties, yaitu Australia, Rusia, Amerika Serikat, Ukraina, Selandia Baru, Laos, Vietnam, Kanada, Jepang, dan Malaysia.
Kementerian Perhubungan (Kemenhub) melalui Direktorat Jenderal Perhubungan Udara telah memproses 35 izin khusus penggunaan pesawat udara registrasi asing.
Lukman F. Laisa, selaku Direktur Jenderal Perhubungan Udara Kemenhub, menyampaikan bahwa 35 izin diberikan kepada 11 pemegang Air Operator Certificate (AOC) dari delapan negara. AOC tersebut antara lain Ersa Eastern Aviation, Genesa Dirgantara, Falcon Patriot Utama, Pegasus Air Service, Whitesky Aviation, Smart Cakrawala Aviation, Elang Nusantara Air, Intan Angkasa Air Service, Volta Pasifik Aviasi, Dabi Air Nusantara, dan Derazona Air Service.
“Negara asalnya dari Australia, Rusia, Amerika Serikat, Ukraina, Selandia Baru, Laos, Vietnam, dan Kanada," Lukman mengonfirmasi di Jakarta, Senin (31/8/2026). Sementara pesawat yang terlibat mencapai 36 helikopter.
Pesawat juga menerima izin khusus dapat dipindahkan (reposisi) ke lokasi lain yang terdampak bencana agar respons lebih cepat terhadap kondisi karhutla yang bisa berubah sewaktu-waktu. Pemberitahuan terkait reposisi akan disampaikan operator kepada Direktorat Jenderal Perhubungan Udara dalam waktu 1 x 24 jam.
Selain itu, Jepang mengerahkan tiga unit helikopter CH-47 untuk bantu tangani karhutla. Mengutip dari DetikNews, helikopter dijadwalkan akan tiba di Indonesia pada 10 September. Sementara Malaysia telah menerima izin untuk memasuki wilayah udara Indonesia untuk melakukan operasi penyemaian awan di sepanjang perbatasan bersama mereka.
***
Mau jadi bagian dari Buzznesia Community di mana kamu bisa ikutan berbagai online dan offline event seru yang diadakan oleh Buzznesia/Beautynesia? Komunitas ini terbuka untuk umum, baik perempuan dan juga laki-laki, kami juga memiliki komunitas khusus untuk kamu yang masih berstatus mahasiswa/mahasiswi. Yuk, gabung ke Buzznesia Community. Caranya DAFTAR DI SINI!