Dijuluki 'Vampir Energi', 6 Tipe Orang Ini Bisa Bikin Kamu Lelah Secara Emosional, Duh!

Retno Anggraini | Beautynesia
Selasa, 31 Jan 2023 20:00 WIB
Tipe-tipe vampire energi yang harus dihindari/Foto: Freepik.com

Beauties, apakah kamu merasa ada seseorang dalam hidup kamu yang membuat kamu merasa lelah secara emosional hanya dengan berada di dekat mereka saja? Atau kamu mungkin mengenal seseorang yang membuat kamu merasa cemas, kesal, atau stres saat kamu bersama mereka?

Orang-orang seperti ini disebut sebagai 'vampir energi' karena mereka menyedot energi emosional orang di dekatnya sampai habis. Namun, tidak semua orang yang membuat kamu merasa lelah bisa disebut vampir energi. Untuk mempermudah kamu, berikut 6 jenis vampir energi sebagaimana dilansir dari psych2go.

The Issue Maker


The issue maker/Foto: Freepik.com

Jenis vampir energi yang umum dijumpai adalah The Issue Maker, yaitu orang yang suka bergosip dan menciptakan konflik. Mereka suka menimbulkan masalah agar mereka bisa menjadi pusat perhatian dan mendapatkan simpati orang lain karena mereka cenderung lebih memerhatikan diri mereka sendiri. Sebuah studi tahun 2018 oleh Northrup bahkan menunjukkan bahwa banyak vampir energi memiliki kesamaan dengan mereka yang didiagnosis dengan gangguan kepribadian antisosial, borderline, atau narsistik.

The Freeloader


The Freeloader/Foto: Freepik.com/creativeart

Jenis vampir energi berikutnya yang mungkin pernah kamu temui adalah jenis The Freeloader. Sama seperti namanya, vampir energi jenis ini sering 'mengganggu' kamu di sekolah atau pun di tempat kerja.

Contohnya seperti teman satu grup yang pemalas atau manajer yang memberikan pekerjaan berat untukmu. Menurut Tessa West, profesor psikologi NYU, The Freeloader dikenal memilih target yang terlalu sopan atau terlalu lemah untuk melawan mereka.

The Self-Victimizing


The self-victimizing/Foto: Freepik.com/stefamerpik

Sebuah artikel oleh Berkley Well-Being Institute menggambarkan tipe vampir energi yang mengorbankan diri sebagai tipe orang yang tidak tahu bagaimana bertanggung jawab atas tindakan mereka atau mengakui kesalahan mereka. Sebaliknya, mereka justru menyalahkan orang lain atas apa pun yang salah dalam hidup mereka dan sering mengharapkan orang lain untuk menjaga mereka.

Sikap ini membuat mereka tampak seperti orang munafik bagi semua orang kecuali diri mereka sendiri. Kebutuhan mereka yang terus-menerus agar kamu memihak mereka dan menegaskan pola pikir ini dapat menguras emosi. 

(naq/naq)