Duh! 5 Kalimat yang Sering Diucap Orang Benar-Benar Malas

Natasha Riyandani | Beautynesia
Kamis, 13 Aug 2026 12:00 WIB
3. “Aku tidak pandai dalam hal itu”
Ilustrasi/ Foto: Magnific.com/KamranAydinov

Beauties tentu pernah mendengar seseorang berkata, “Besok saja”, “Lagi nggak mood”, atau “Lihat nanti saja deh, gimana hasilnya”. Kalimat-kalimat seperti ini mungkin terdengar biasa saja saat mengobrol, tetapi jika terlalu sering diucapkan, maka dapat mencerminkan cara seseorang dalam menghadapi tanggung jawab sebenarnya.

Menurut ilmu psikologi, kalimat-kalimat itu cenderung sering diucapkan oleh orang malas. Kalimat ini muncul berulang kali akibat kebiasaan menunda, di mana menjadi alasan atau pembenaran atas sikapnya tersebut.

Lantas, kalimat apa saja yang sering diucapkan oleh orang yang benar-benar malas? Dilansir dari Your Tango, berikut rangkuman informasinya.

1. “Aku kerjakan nanti”

Ilustrasi/ Foto: Magnific.com/jcomp

Kalimat seperti “Aku kerjakan nanti” atau “Nanti saja, aku kerjakan belakangan” merupakan ciri khas dari kebiasaan menunda-nunda pekerjaan. Mereka sering kali menghindari tugas karena merasa tidak nyaman, cemas, atau kewalahan saat harus mengerjakannya.

Jika dilakukan terus-menerus, kebiasaan ini dapat membuat pekerjaan menumpuk, membuang waktu, serta menciptakan rasa cemas yang lebih besar di kemudian hari. Akibatnya, pekerjaan diselesaikan sekaligus secara asal-asalan agar cepat selesai.

Menurut psikolog Fuschia Sirois, PhD, kebiasaan menunda-nunda dapat berpengaruh buruk bagi kesehatan. Itu karena dapat meningkatkan stres dan kecemasan yang lebih tinggi.

2. “Aku sedang tidak ingin melakukannya”

Ilustrasi/ Foto: Magnific.com/ansilia

Ketika sedang tidak termotivasi atau bersemangat, orang-orang malas sering berkata “Aku sedang tidak ingin melakukannya” atau “Aku lagi nggak mood” sebagai alasan untuk menunda pekerjaan.

Kalimat yang memakai perasaan atau suasana hari sering menjadi tameng bagi orang yang sedang malas. Mereka menunggu motivasi atau semangat datang lebih dulu sebelum melakukan suatu hal. Padahal, semangat sering kali muncul setelah kita memulainya.

Jika alasan tersebut terus digunakan untuk menghindari tanggung jawab, maka bisa memengaruhi produktivitas maupun komitmen terhadap orang lain.

3. “Aku tidak pandai dalam hal itu”

Ilustrasi/ Foto: Magnific.com/KamranAydinov

Orang yang benar-benar malas sering berkata “Aku tidak pandai dalam hal itu” untuk menghindari tanggung jawab. Kalimat ini sering diucapkan sebagai jalan pintas, di mana mereka enggan mendapat beban kerja baru dan berharap ada orang lain yang mengambil alih pekerjaan.

Selain itu, mereka juga cenderung menghindari proses belajar yang melelahkan atau membutuhkan usaha keras untuk tanggung jawab baru

Mereka mungkin hanya ingin menyelesaikan pekerjaan yang wajib saja sehingga menghindari tanggung jawab yang lain, terutama ketika mengerjakan banyak pekerjaan yang tidak memberikan imbalan tambahan.

4. “Itu terlalu banyak pekerjaan”

Ilustrasi/ Foto: Magnific.com/KamranAydinov

Orang malas sering kali menghindari sesuatu yang harus mengeluarkan energi dan lebih memilih memprioritaskan kenyamanan mereka sendiri, bahkan ketika orang lain mengandalkannya. Oleh karena itu, nggak jarang kita mendengar orang malas mengatakan “Itu terlalu banyak pekerjaan” untuk menghindari tanggung jawab.

Mereka menggunakan kalimat ini sebagai tameng agar tidak diberikan tugas di luar pekerjaan utama mereka. Rasa kurang percaya diri dan tidak mampu menyelesaikan tugas yang rumit kerap membuat mereka memilih mundur sebelum mencobanya, dengan alasan pekerjaannya terlalu banyak.

5. “Memang begitulah aku...”

Ilustrasi/ Foto: Magnific.com/magnific

Tidak dapat dimungkiri bahwa orang yang malas itu sering kali kesulitan melakukan introspeksi diri. Mereka mungkin terlalu fokus membela atau membenarkan perilaku mereka sendiri sehingga tidak melihat kekurangannya, dengan mengatakan “Memang begitulah aku...” atau “ya, aku orangnya memang seperti ini” tanpa berusaha untuk berubah.

Dalam psikologi, kecenderungan ini berkaitan dengan konsep fixed mindset (pola pikir statis), di mana seseorang percaya bahwa karakter dan kemampuan mereka sudah mutlak dan tidak bisa diubah.

***

Mau jadi bagian dari Buzznesia Community di mana kamu bisa ikutan berbagai online dan offline event seru yang diadakan oleh Buzznesia/Beautynesia? Komunitas ini terbuka untuk umum, baik perempuan dan juga laki-laki, kami juga memiliki komunitas khusus untuk kamu yang masih berstatus mahasiswa/mahasiswi. Yuk, gabung ke Buzznesia Community. Caranya DAFTAR DI SINI!

(ria/ria)
Komentar
0 Komentar TULIS KOMENTAR
Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama memberikan komentar.

RELATED ARTICLE