Duh, Ini 5 Ungkapan Orang yang Sering Mengabaikan Mental dan Emosional Orang Lain

Pratitis Nur Kanariyati | Beautynesia
Jumat, 09 Oct 2026 10:30 WIB
5. “Kamu seharusnya begini..., bukan malah.”
Orang yang sering mengabaikan emosional orang lain/Foto: Pexels.com/Alena Darmel

Dari jutaan manusia di bumi, masih ada orang yang suka mengabaikan emosional dan mental orang lain. Mereka kerap dilabeli sebagai individu dengan kecerdasan emosional (EQ) rendah.

Menurut Verywell Mind, EQ rendah dapat menyulitkan seseorang dalam memahami dan mengelola emosi, sehingga berdampak pada hubungan dan pengalaman hidup. Salah satu indikator utamanya adalah kurangnya kepekaan terhadap orang lain.

Orang yang kurang peka biasanya terlihat dari bagaimana ia memberi respons. Berikut 5 ungkapan orang yang sering mengabaikan emosional dan mental orang lain.

1. “Kamu salah.”

Orang yang sering mengabaikan emosional orang lain/Foto: Pexels.com/August de Richelieu

Orang yang cenderung mengabaikan perasaan orang lain sering kali gagal menyesuaikan nada bicara atau menggunakan bahasa yang lebih santun.

Terlepas dari siapa lawan bicaranya, mereka secara terbuka mengungkapkan ketidaksetujuan dan bersikap seolah-olah merekalah yang paling tahu segalanya.

Melontarkan frasa “Kamu salah” tanpa konteks yang jelas hanya akan memperkeruh situasi dan melukai orang lain. Menurut studi dalam PLOS One, orang yang rentan secara emosional cenderung lebih peka terhadap kritik dan masukan negatif. 

2. “Sudah nggak perlu ngeluh, terus jalani aja”

Orang yang sering mengabaikan emosional orang lain /Foto: Pexels.com/Vitaly Gariev

Ungkapan ini sering dimaksud sebagai bentuk dukungan dan motivasi. Namun, di sisi lain justru dapat memicu siklus toxic positivity. Siklus ini cenderung mengabaikan dan tidak memvalidasi perasaan individu yang rentan secara emosional.

Individu yang abai terhadap kebutuhan mental dan emosional tidak cukup peduli tentang perbedaan cara mereka dan orang lain dalam menghadapi masalah.

Orang dengan emosional lebih rentan cenderung membutuhkan jeda berkala untuk mengelola emosi dan mengatasi kecemasan. Hal itu dilakukan saat mereka menghadapi interaksi sosial yang penuh tekanan.

3. “Jangan diambil hati”

Orang yang sering mengabaikan emosional orang lain/Foto: Pexels.com/Liza Summer

Sepintas terdengar seperti ungkapan untuk menenangkan perasaan, tetapi faktanya justru sebaliknya. Ungkapan ini dinilai meremehkan dan kejam, bahkan dalam beberapa kasus bisa terasa seperti bentuk gaslighting.

Menurut terapis Jennifer Litner, Ph.D., pengabaian emosional yang mungkin tidak disengaja lewat frasa “Jangan diambil hati”, tetap dapat memperburuk kondisi emosional penerima pesan.

“Ungkapan itu (Jangan diambil hati) dapat memperparah kondisi kesehatan mental, rasa kesepian dan terisolasi, serta keterputusan yang sudah dialami oleh mereka yang secara emosional rentan dalam hidup,” jelas Litner, pada YourTango.

4.“Kamu membuat semuanya jadi lebih sulit daripada yang seharusnya”

Orang yang sering mengabaikan emosional orang lain/Foto: Pexels.com/RDNE Stock project

Kalimat ini sering diucapkan oleh individu yang suka mengabaikan perasaan orang lain. Menilai orang secara negatif hanya karena mengekspresikan diri apa adanya adalah tindakan yang tidak menghargai dan menyinggung perasaan.

Setiap orang memiliki coping mechanism yang berbeda dalam menghadapi tekanan. Salah satunya dengan mengekspresikan diri secara bebas tanpa dihakimi. Mereka hanya perlu ruang untuk meregulasi emosi, sebelum akhirnya mengambil keputusan tanpa ragu.

5. “Kamu seharusnya begini..., bukan malah.”

Orang yang sering mengabaikan emosional orang lain/Foto: Pexels.com/Alena Darmel

Selain mengatakan orang salah secara blak-blakan, orang yang tidak peka secara emosional juga suka memberikan kritik tanpa mempertimbangkan perasaan orang lain. Mereka tidak bertanya terlebih dahulu dan menggunakan bahasa yang lebih halus untuk mengurangi dampak kritik bagi orang yang sensitif.

Itulah lima ungkapan orang-orang yang sadar atau tanpa sadar mengabaikan emosional lawan bicara. Semoga kamu bukan salah satunya, ya!

***

Mau jadi bagian dari Buzznesia Community di mana kamu bisa ikutan berbagai online dan offline event seru yang diadakan oleh Buzznesia/Beautynesia? Komunitas ini terbuka untuk umum, baik perempuan dan juga laki-laki, kami juga memiliki komunitas khusus untuk kamu yang masih berstatus mahasiswa/mahasiswi. Yuk, gabung ke Buzznesia Community. Caranya DAFTAR DI SINI! 

(ria/ria)
Komentar
0 Komentar TULIS KOMENTAR
Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama memberikan komentar.

RELATED ARTICLE