Duh! Jadi Tuan Rumah Olimpiade 2024, Kota Paris Malah Diserang Kutu Busuk

Ghina Yasmin Priasthy | Beautynesia
Jumat, 06 Oct 2023 11:00 WIB
Ruam Kulit menjadi Penyebab Gigitan Kutu Busuk di Paris
Ruam Kulit/ Foto: freepik.com/Freepik

Paris, kota metropolitan yang ikonis dengan seni, mode, dan kultur, kini sedang berhadapan dengan serangan kutu busuk. Dalam beberapa bulan terakhir, turis yang mengunjungi kota Paris melaporkan telah mengalami hal yang kurang menyenangkan ketika menginap di hotel dan berkendara menggunakan transportasi umum.

Banyak dari turis-turis tersebut memposting video di media sosial dan memperlihatkan kutu-kutu busuk yang berkeliaran di dalam transportasi umum kota Paris. Mereka juga mengalami ruam pada kulit setelah menginap di beberapa hotel.

Pemerintah Kota Paris Melindungi Turis & Warga Lokal ketika menggunakan Transporatsi Umum

Salim Dahou, biocide technician from the company Hygiene Premium, comes out of the bathroom after preparing the insecticide against bedbugs in L'Hay-les-Roses, near Paris, France, September 29, 2023. REUTERS/Stephanie Lecocq

Kutu busuk serang Paris/ Foto: REUTERS/STEPHANIE LECOCQ

Otoritas kota Paris telah mengambil tindakan untuk mengatasi masalah serangan kutu busuk ini. Melansir dari CNBC Indonesia, untuk mengurangi efek panjang dari serangan kutu busuk di area publik, pemerintah akan memberikan edukasi dan penyuluhan pada semua operator transportasi umum agar dapat memberi pelayanan terbaik dan memberikan pertolongan pertama bagi para turis atau warga lokal.

Tidak hanya memperhatikan area publik, pemerintah setempat juga menghimbau warga untuk secara rutin memeriksa setiap sudut rumah dan menutup semua celah juga retakan yang dapat menjadi pintu masuk bagi serangga ini.

Selain itu, kampanye penyuluhan telah dilakukan untuk membuat warga Paris lebih sadar tentang serangan serangga dan mengajak mereka untuk melaporkan masalah kutu busuk kepada pihak berwenang.

Ruam Kulit menjadi Penyebab Gigitan Kutu Busuk di Paris

Ruam Kulit/ Foto: freepik.com/Freepik

Merangkum dari DetikJabar, kutu ini biasa bersarang di pakaian, kasur dan barang bawaan seperti furnitur bekas. Serangga ini yang bersarang di kasur, akan keluar pada malam hari untuk menghisap darah manusia.

Pemerintah juga menyarankan agar semua warga yang membawa barang bekas dari luar seperti kasur atau furnitur harus memeriksa kebersihannya. Apabila seseorang terkena gigitan kutu busuk ini, maka dampak pada kulit akan terasa gatal, terdapat ruam pada sekitar gigitan kutu, alergi dan lecet.

Perlu diperhatikan bahwa selain terdapat dampak fisik, gigitan kutu busuk juga memiliki dampak mental seperti kecemasan, gangguan tidur, tekanan psikologi dan depresi.

Gigitan serangga ini tidak berbahaya, tetapi seseorang yang terkena gigitan harus segera ditangani untuk mendapatkan perawatan medis supaya mendapatkan penanganan yang semestinya.

Sebenarnya, belum dapat dipastikan awal kemunculan kutu busuk ini. Namun, kota Paris telah menghadapi serangan kutu sejak musim panas tahun ini.

Warga Lokal Gencar Membeli Obat Pembasmi Serangga

Obat Pembasmi Serangga/ Foto: freepik.com/Freepik

Warga lokal dengan gencar membeli obat pembasmi serangga hingga negara mengeluarkan estimasi biaya setara dengan 500 USD, tetapi tidak berhasil. Penyebab inilah yang sekarang membuat negara Perancis ketar-ketir, karena sebagai tuan rumah, mereka khawatir tidak dapat mengatasi permasalahan ini sebelum penyelenggaraan Olimpiade Musim Panas yang akan dijadwalkan di tahun 2024 mendatang.

***

Ingin jadi salah satu pembaca yang bisa ikutan beragam event seru di Beautynesia? Yuk, gabung ke komunitas pembaca Beautynesia, B-Nation. Caranya DAFTAR DI SINI!

(dmh/dmh)
Komentar
0 Komentar TULIS KOMENTAR
Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama memberikan komentar.

RELATED ARTICLE