Eks Pangeran Andrew Ditangkap oleh Kepolisian Inggris, Terkait Skandal Epstein?

Nadya Quamila | Beautynesia
Jumat, 20 Feb 2026 13:15 WIB
Fakta Penangkapan Eks Pangeran Andrew
Fakta Penangkapan Eks Pangeran Andrew/Foto: instagram.com/royalfamily_windsor

Tepat di hari ulang tahunnya, eks Pangeran Andrew atau Andrew Mountbatten-Windsor ditangkap oleh pihak kepolisian Inggris pada Kamis (19/2) waktu setempat di kediamannya.

Adik Raja Charles III tersebut ditangkap atas dugaan pelanggaran jabatan publik saat ia menjabat sebagai utusan perdagangan Inggris. Namun, pada malam harinya, polisi Inggris membebaskan Andrew setelah ditahan beberapa jam. 

Penangkapan Andrew ini terjadi di tengah laporan bahwa mantan pangeran tersebut telah berbagi informasi rahasia dengan Epstein saat menjabat sebagai utusan perdagangan Inggris. Sebagai informasi, nama Andrew terlibat dalam kontroversi dalam kasus Jeffrey Epstein, pebisnis kaya yang tersangkut kasus pelecehan seksual anak di bawah umur.

Penangkapan Andrew ini bisa dibilang pukulan telak bagi kerajaan Inggris, Beauties. Raja Charles III menyatakan sangat prihatin atas kasus ini dan menekankan bahwa hukum harus ditegakkan. Ia mendukung proses hukum yang sedang berjalan terhadap adiknya tersebut.

Andrew menjadi anggota keluarga kerajaan senior Inggris pertama yang ditangkap dalam hampir 400 tahun terakhir. Kasus serupa terakhir kali terjadi pada 1649, ketika Charles I dieksekusi karena pengkhianatan selama Perang Saudara Inggris.

Fakta Penangkapan Eks Pangeran Andrew

Buntut Skandal Pangeran Andrew, Raja Charles III Didesak Bongkar Fakta Baru Kasus Epstein/Foto: instagram.com/royalfamily_windsor

Fakta Penangkapan Eks Pangeran Andrew/Foto: instagram.com/royalfamily_windsor

Pihak kepolisian Inggris mengatakan mereka sedang meninjau klaim bahwa Andrew berbagi informasi sensitif dengan terpidana pelaku kejahatan seksual Jeffrey Epstein saat menjabat sebagai duta besar, dilansir dari CNN. Selain menahan Andrew, kepolisian juga telah melakukan penggeledahan di kediamannya di kawasan Sandringham, Norfolk, Inggris bagian timur.

Andrew telah membantah semua tuduhan terhadapnya. Pria berusia 66 tahun itu bersikeras bahwa ia tidak pernah menyaksikan atau mencurigai perilaku apa pun yang dituduhkan kepada mendiang Epstein. Ia belum berkomentar secara terbuka tentang tuduhan pelanggaran jabatan publik yang baru-baru ini dilayangkan kepadanya.

Dilansir dari The New York Times, polisi Inggris belum merilis detail spesifik investigasi terkait penangkapan Andrew, Beauties. Tapi sejumlah dokumen yang dirilis oleh Departemen Kehakiman Amerika Serikat bulan lalu menunjukkan bahwa mereka mungkin sedang menyelidiki apakah Andrew secara tidak pantas berbagi dokumen pemerintah yang bersifat rahasia dengan Jeffrey Epstein.

Nama Andrew termasuk yang paling ramai dibicarakan terkait kasus pelecehan Jeffrey Epstein. Virginia Roberts Giuffre, salah satu korban Epstein, mengatakan bahwa pengusaha itu telah memperdagangkan dirinya kepada Andrew pada 2001, ketika Giuffre berusia 17 tahun. Pada 2021, Giuffre mengajukan gugatan perdata terhadap Pangeran Andrew di pengadilan federal di New York. Tuduhannya berisi bahwa Pangeran Andrew telah melakukan kekerasan seksual terhadapnya sebanyak tiga kali saat ia berusia 17 tahun.

Buntut kasus kontroversial yang terus menyeret namanya, Andrew kehilangan semua gelar kerajaannya pada 2025. Keputusan ini diambil demi menjaga reputasi dan integritas monarki Inggris.

***

Mau jadi bagian dari Buzznesia Community di mana kamu bisa ikutan berbagai online dan offline event seru yang diadakan oleh Buzznesia/Beautynesia? Komunitas ini terbuka untuk umum, baik perempuan dan juga laki-laki, kami juga memiliki komunitas khusus untuk kamu yang masih berstatus mahasiwa/mahasiswi. Yuk, gabung ke Buzznesia Community. Caranya DAFTAR DI SINI!

(naq/naq)
Komentar
0 Komentar TULIS KOMENTAR
Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama memberikan komentar.