Genap 2 Tahun Sejak Pertama Kali Diumumkan, Ini Perjalanan Kasus Virus Corona di Indonesia

Martatillah Nikita Karin | Beautynesia
Kamis, 10 Mar 2022 19:00 WIB
Ilustrasi virus corona/Foto: Pexels/CDC

Memasuki bulan Maret, genap 2 tahun sudah sejak pertama kali kasus corona pertama diumumkan di Indonesia. Berbagai macam kondisi harus kita hadapi mulai dari new normal, adaptasi kebiasaan baru, hingga kebijakan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) dan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat atau PPKM.

Nah, Beuties, selama 2 tahun pandemi COVID-19 melanda Tanah Air, apa saja rentetan peristiwa yang terjadi serta kebijakan-kebijakan apa yang ditetapkan oleh pemerintah? Yuk, simak perjalanan kasus virus Corona di Indonesia berikut ini!

Pasien Pertama Resmi Diumumkan

Pandemi Covid-19/ Foto: Freepik.com/benzoix

Tanggal 2 Maret 2020, presiden Joko Widodo resmi mengumumkan bahwa terdapat warga negara Indonesia (WNI) yang terpapar dan positif virus corona. Warga tersebut merupakan seorang ibu dan putrinya yang diduga terpapar saat ada kontak erat dengan warga Jepang. Meskipun secara resmi diumumkan pada 2 Maret 2020, namun berdasarkan informasi yang berhasil dilansir dari detikNews, sebetulnya virus corona sudah masuk ke Indonesia sejak minggu ketiga bulan Januari.

Pada saat itu, pemerintah dan masyarakat belum sepenuhnya menyadari bahaya dan bagaimana cepatnya penyebaran virus Corona. Pandu Riono, epidemiologi UI menuturkan bahwa pemerintah kurang bertindak cepat dan tidak ada peringatan dini mengenai masuknya virus corona ke Indonesia pada saat itu.

Pernyataan WHO


Tenaga Kesehatan dengan APD/foto: CNN Indonesia/Ajeng Dinar

Pada 9 Maret 2020, WHO resmi mengumumkan bahwa penyebaran virus corona tergolong sebagai pandemi. Istilah pandemi merujuk pada suatu kondisi di mana wilayah penyebaran sebuah virus berada dalam jangkauan luas.

Artinya, bukan terlihat dari derajat keganasan suatu penyakit melainkan dari luas wilayahnya. Faktanya, virus corona bisa menimbulkan gejala ringan bahkan tidak bergejala, kecuali pada kelompok rentan seperti lansia dan orang-orang yang memiliki penyakit bawaan.

PSBB Jakarta

10 April 2020, Gubernur Jakarta Anies Baswedan mengumumkan Pembatasan Sosial Berskala Besar atau PSBB untuk wilayah Jakarta. Melansir dari CNN Indonesia, kegiatan yang dibatasi saat masa PSBB 10 April 2020 di antaranya adalah diliburkannya sekolah dan perkantoran kecuali bagi tempat usaha yang berisi daftar kebutuhan pokok masyarakat, tempat ibadah ditutup, dan pembatasan kegiatan yang menyebabkan kerumunan. PSBB ini berlangsung selama 14 hari terus dilakukan evaluasi kembali.

Panic Buying


Kelangkaan Stok/foto: CNN Indonesia/Nyoman Hendra Wibowo

Hal yang paling dirasakan masyarakat pada awal masa pandemi COVID-19 adalah kesulitan untuk mendapatkan masker dan peralatan medis lain seperti sarung tangan, hand sanitizer, hingga obat-obatan. Kebutuhan yang tinggi tidak diimbangi dengan produksi yang memadai menjadi penyebab kelangkaan di pasar.

Kala itu, penggunaan masker medis hanya diprioritaskan bagi tenaga kesehatan. Sedangkan bagi masyarakat umum, jika ingin membeli masker medis harus merogoh kocek cukup dalam karena harganya yang sangat mahal. Apakah kamu termasuk salah satu yang kesulitan mendapatkan masker medis waktu itu, Beauties?

(naq/naq)