Sejak genosida yang dilakukan oleh tentara Israel pada Oktober 2023 lalu, masyarakat dunia, termasuk Indonesia melakukan boikot terhadap produk-produk yang berafiliasi dengan Israel. Serangan tersebut tak kunjung berhenti, korban di Gaza berjatuhan setiap harinya. Terlebih, Rafah yang menjadi satu-satunya kota aman untuk mengungsi pun turut dibantai habis.
Masyarakat dunia pun kembali murka, termasuk Indonesia yang belum berhenti mendukung Palestina. Boikot produk-produk yang diduga mendukung genosida ini kembali digaungkan di media sosial agar tetap berhenti untuk membeli dan memakai produk-produk tersebut. Lalu, dampak apa saja yang terjadi atas pemboikotan produk-produk Israel sejauh ini?
(dmh/dmh)