Gunung Merapi Muntahkan Guguran Lava Sejauh 1,8 Km, Warga Setempat Diharapkan Waspada!
Berdasarkan laporan Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kebencanaan Geologi (BPPTKG), aktivitas vulkanik kembali terjadi di Gunung Merapi pada Minggu (8/10).Â
Gunung tertinggi keenam di Jawa Tengah ini mengeluarkan guguran lava pijar dengan jarak maksimum 1,8 kilometer, yang terjadi pada pukul 18.00 hingga 24.00 WIB.Â
"Teramati 32 kali guguran lava ke arah Kali Bebeng dengan jarak luncur maksimum 1,8 kilometer," tulis keterangan BPPTKG di Instagram Storiesnya.Â
Lalu, teramati juga 7 kalo guguran lava ke arah Kali Boyong dengan jarak luncuran 1,5 kilometer dan terdengar 1 kali suara guguran dari Pos Babadan intensitas suara kecil.Â
Untuk kegempaan, diketahui terjadi 148 guguran, 248 hybrid, 1 vulkanik dangkal, dan 1 tektonik.Â
Potensi Bahaya dan Imbauan untuk Masyarakat
Gunung Merapi/Foto: AFP via Getty Images/DEVI RAHMAN
Beauties, guguran lava dan awan panas dari Gunung Merapi ini memiliki potensi bahaya di sektor selatan-barat daya, melipui Sungai Boyong sejauh maksimal 5 km, Sungai Bedog, Krasak, dan Bebeng sejauh maksimal 7 km. Lalu, pada sektor tenggara, meliputi Sungai Woro sejauh maksimal 3 km dan Sungai Gendol 5 km. Sedangkan, lontaran material vulkanik bila terjadi letusan eksplosif dapat menjangkau radius 3 km dari puncak.Â
Karena ini, masyarakat diimbau agar tidak melakukan aktivitas apapun di daerah yang berpotensi bahaya. Masyarakat setempat perlu mengantisipasi gangguan akibat abu vulkanik dan erupsi Gunung Merapi serta mewaspadai bahaya lahar terutama saat terjadinya hujan di sekitaran gunung.Â
***
Ingin jadi salah satu pembaca yang bisa ikutan beragam event seru di Beautynesia? Yuk gabung ke komunitas pembaca Beautynesia B-Nation. Caranya DAFTAR DI SINI!
Pilihan Redaksi |